My Destiny & Love

My Destiny & Love
Bab 5


__ADS_3

 


🌸🌸🌸🌸🌸🌸


 


Siang hari disebuh Cafe duduk dua sejoli yang asik menikmati makan siang dengan candaan, celotetan, gelak tawanya, yang cukup yaring dan sering sekali membuat orang sekitar mereka menoleh ke'arah mereka dengan tatapan mata yang keheranan. beda dengan keduanya sejoli itu bicara bukan diitempat yang semestinya mereka pun menyadari yang tidak membalasnya dengan senyuman manis sedikit malu karena tidak bisa mengontrol mulutnya sendiri...


" wii, gue ngerasa bingun kenapa sejak bertemu dengan Pria itu untuk kedua kalinya jantung gue mulai merasakan getaran yang sama persis saat gue dengan mas'Adam ucap armel pada Sara.


Dewi yang sedang mengunyah makanan pun sontak tersedak karena heran dengan sahabat itu Sara pun menatap intens sahabatnya itu ,


sedangkan Armel yang ditatap hanya menompang dagunya denga tatapan yang menerawang jauh ,


"IYa Dewi baru kali ini mendengar armel berbicara soal persannya pada seorang pria, setau tau sara sahabatnya itu masih belum sembuh dari luka lama yang masi membekas dalam hatinya sejak ke'pergian Adam untuk selamanya dan itu membuatnya hidupnya terpukul, jangankan ,Dewi ,fina Sara, mengenalkan pria padanya membahas mengenai saja armen tak pernah mengguberisnya pasti cuek bebek dan sekarang apa dia sendri membicarakan persannya pada seorang pria pastinya Sara sock dong apakah sahabat itu masi waras atau sudah bisa Move'on , dari masalalunya yang begitu pait. tapi kalo ia sara pun sangat senang melihat sahabatnya bisa seperti dulu lagi yang ceria penuh dengan senyuman, merasakan cinta. Batin Dewi.

__ADS_1


"Apa gue enggk salah dengar jangan-jangan lo lagi sakitnya Mel , ucap Dewi sambil tangan kanannya menyentu kening armel,


"Apa sih lo wi, gue sehat gini dibilang sakit', tadi gue baru ketemu klien yang bisa bikin jatung gue berdetak kencang dan baru'kapi ini gue juga heran itu kenapa apa mungki...ucap armel sambil menatap Dewi yang masi bigitu bingung dengan perasaannya sendiri.


"Iya gue heran aja dengerin omongan lo buka paling Enggk suka baahas tentang pria juga lo yang enggak suka ngomongin soal perasaan lo dan sekarang bila kaya gitu ia gue kaget lah. gue jadi penasaran kaya gimana itu pria bisa buat jantung seorang armel yang lama mati bisa berdeyuut. ucap Dewi terkekeh, hehe...


"Gue ngerasa bingun ada gejolak ane dalam tubuh gue itu yang bikin gue bingung dengan hati kecil gue terus berasa ada dorongan kalo dia itu jodoh gue jadi pingin cepet nikah gue , ucap armel.


"Jangan ngawurde lo Mel, udah kesambet se't''n mana si lo orang baru aja ketemu dia dan belum tau dia kaya apa trs gimana kalau malaikat lewat terus denger omongan lo Nikah beneran sama dia. ucap Dewi


"Dewi pun menggeleng-gelengkan kepalanya enggk habis pikir dengan sikap sahabatnya itu kadang" geserek otak nya mungkin karena terlalu lama ngejomlo jadi begini sekali ketemu maen cepet minta nikah aja, Batin Dewi


"Apa lo bilang dia berkarisma laga lo kaya pemaen flim" aja dan apa hot , tinggal nikah aja sama open kompor juga hot, ucap Dewi dengan ledeka,tawa renyah.


Armel " mendelik tajam, sembarang lo kalo ngomong emangnya kalo ngomong sama lo bikin gue naik darah, ucap armel sebel dengan tatapan tajam kearah Sara.

__ADS_1


"Dimata gue cuma Rian yang paling ganteng, ucap Dewi.


" HAlaaaah, sok Bucin loh "cibir armel yang enggak terimah.


"Iya mendingan gue lah ada yang di sayangin ,kalo lo ada enggk..? ucap Dewi


"Armel mencibirkan bibinya kesal kalau saja bukan ditempat umum mungkin saja arml sudah menjambak rambut Dewi sekarang , saking keselnya punya sahabat tapi bikin naik darah aja...batin armel


itu si Sara juga belom punya ,ucap armel dengan nada penuh kesal.


"Kan Sih Sara ebggk ada disini kenapa Lo bawah dia sih dan sekarang gue kan lagi ngomong sama lo , ucap Dewi dengan waja cutek nya , yang makin membuat armel menatap sinis Dewi.


"Dewi terbahak, dengan tawarnya merasa puas melihat Waja sahabatnya yang menahan amarahnya yang kalo membahas tentang seratus jomblonya. memang sangat menyenangkan dan menghibur bagi Dewi tidak bagi armel yang sudah kesel setenga mati.


" males gue curhat sama lo mendingan gue jabut lama-lama gue disini ngomong sama lo ntar gue kena setruk.ucap armel sambil berajak dari tempat duduknya melangka pergi ninggalin Dewi yang masi terkekeh sendiri...

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2