My Destiny & Love

My Destiny & Love
Bab 4


__ADS_3

Β 


🌞🌞🌞🌞🌞🌞


Β 


SIANG'HARI YANG CERAH...


Β 


Β 


Armel**, sama sekali tidak menyangka bahwa Kliennya hari ini adalah seorang Pria yang pernah dia temui di terminal Bus1tahun yang lalu, armel pun masi mengingat jelas Wajah Pria gateng itu tapi sayang wajanya dingin baget kaya balok es, tapi tunggu dulu mana bocah bayi megemaskan yang waktu itu kemana kok dia datang sendiri apa bayi itu sama mama nya. Aduu mel kenapa juga kok jadi kepoin hidup orang sih, Batin armel


Sebelum Pria itu memberikan kartu namanya, armel tersentak sama sekali tidak menyangka kalau Pria yang ada dihadapannya itu adalah seorang DIREKTUR KING'GRUP sebuah perusahaan besar yang bergerak dalam bidang properti, tekstilt ,tambang dan lain sebagainya.


Armel pun dengan susah panya menenguk ludahnya membaca nama dan jabatan di kartu nama itu.


BARA SAPUTRA

__ADS_1


DIREKTUR ' UTAMA


Oke pak Bara Saputra, ucap armel.


panggil saya Bara saja ,ralat nya cepat , ucap Bara. armel pun diam sesaat karena terkejut namun secepat kilat armel mengontrol ekpresi Waja gugupnya di depan ini adalah kliennya .


Oke pak Bara , jadi apa acaranya Minggu depan,ya Agak mepet ya ucap armel bertanya sambil membuka buku agenda miliknya , untuk mencatat tanggal dan keperluan apa aja yang kliennya minta.


Untuk Hotel sudah saya siapkan dan saya yang handle. saja cuma minta tolong untuk Dekor' ucap Bara dan dianggukin mengerti oleh armel.


Dekor'nya mau yang gimana pak Bara..? tanya armel sambil menatap lawan bicaranya biar pun aura yang dikeluarkan aura wajah tampan tapi Dingin kaya balok es, armel pun mersa megigil tapi harus tetap keprofesionalannya tetep di jaga dan jarang-jarang ada Direktur yang langsung kesini dan duduk di kursinya langsung.


Gimana kalo dibuat seperti, outdoor. tetep berada dalam diruangan ,tapi suasananya akan lebih hijau dan Santai, seperti bertamasya,gak usah terlalu banyak ornamen mewah yang penting kenyamanan saran armel sambil diiringi senyum tipis, bukan kita harus ramah dengan para pelanggan .


Mama saya sudah bunga tulip , ucap Bara.


Armel pun mengangguk tanda mengerti, menulis bunga tulip dalam catatan agenda miliknya.


Apa ada lagi...,? ucap armel

__ADS_1


Enggak Ada, ucap Bara


Oke semuanya sudah saya catat , kalo boleh saya minta nomor pak Bara, ucap armel


Bara mengangguk dan disebutkan lah deretan angka yang sudah dia hafal di dalam kepalanya.ucap Bara


"Nanti saya akan hubungi kalau Dekor sudah selesai dipasang ucap armel setelah menyimpan nomor Bara.


Di rasa sudah selesai ,Bara berajak dari kursinya, saya permisi dulu kalo gitu , ucap Bara..


Armel mengangukan sambil tersenyum ramah.Terimaksi sudah mempercaya acara bapak pada kami , ucap armel


Bata hanya menganguk saja lalu melangkah keluar dari ruangan armel .dan sebenernya bara kesel mendengar dirinya dipanggil bapak memanga setua itukah dirinya, tapi bara juga enggk tau baru kali ini kesel dengan sebutan bapak untuk nya Dia juga enggk tau bukan sebuta itu memamng sudah biasa dirinya dipanggil bapak ..


Armel pun mersa lega setelah kepergian Bara dari ruanganya , karena sedari tadi armel menahan nafas yang dia tahan enggak tau kenapa berdua ngobrol dengan bara tiba-tiba muncul getaran aneh dalam tubuhnya bukan selama ini sudah bisa armel berhadapan lawan jenis yang berbeda tapi untuk kali ini armel dibuat bingung dengan tingkah laku sendiri.


apa mungkin rasa cinta dalam hatinya yang sudah tergugur lama dalam kenangan masa lalunya akan terbuka kembali dengan adanya sang penggati yang baru .ia mungkin saja bigitu yang armel harap untuk bisa melupakan Dia menatap penggatinya karena mau bagai mana pun armel butu hidup normal lanyak wanita lain umumnya bisa mempunyai keluarga kecil itu kebagian dalam hidupnya .. amiiiin ...**batin armel


Bersambung**.....

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak ia gaeess... Like, come ,πŸ™πŸΌπŸ™πŸΌβ˜ΊοΈ


__ADS_2