My Love My Friend

My Love My Friend
Chapter-03


__ADS_3

Vinka pov


Sesampai nya di rumah aku pun langsung bergegas menemui ibu ku yang tengah memasak di dapur, sungguh lega hati ini saat bertemu dengan nya.


" masak apa mah..? "


" mamah masak ayam goreng sayang " aku hanya menganggukan kepala saja, tanda bahwa aku mengerti.


" sana kamu mandi vin, bau juga " hahah ejek mamah ku.


" apaan sih mamah.., orang masih wangi gini " aku pun langsung bergegas menuju kamarku, ku buka baju seragam ku dan bergegas masuk kekamar mandi.


" ahhh seger nya " gumam ku setalah selesai dengan aktivitas mandiku, setelah selesai memakai pakaian santai, aku pun berbaring di atas tempat tidurku yang berukuran cukup besar, aku mengambil alat komunikasi berbentuk persegi panjang itu di dalam tas sekolahku, yang sejak siang aku tidak memain kan nya.


" *yang udah pulang belum? "


" jangan lupa makan iya!"


" tadi kamu pulang sama siapa*? "


Pesan chat dari ferdi pacar ku, itu hanya beberapa yang aku baca masih terdapat banyak sekali pesan masuk dari nya, namun aku enggan untuk menjawab nya.


Tiba tiba panggilan masuk muncul di layar hp ku, yah siapa lagi kalo bukan ferdi. Dulu aku suka sama dia hubungan kami pun sudah berjalan 3 tahun namun makin kesini sifat nya berubah terlalu berlebihan menurutku yang membuatku tidak nyaman lagi dengan dia. Akhirnya aku pun mengangkat panggilan dari nya.


" kemana aja kamu..? " belum aku berbicara satu pata kata pun dia sudah langsung seperti itu.


" aku nggak kemana kemana "


" bohong!! kenapa ngga bales chat aku, telpon nggak di angkat, selingkuh kamu ya..?"


" aku sibuk, udah ah males aku berurusan sama kamu, aku cape mau istrahat " langsung ku tutup panggilan nya. Dan memilih turun untuk makan malam bersama mamah, dan juga adik ku. Aku sendiri adalah anak keempat dari 5 bersaudara, 3 kakak ku sudah berumah tangga, tinggal hanya aku, mamah dan juga adik ku saja, namun sesekali, kakak kakak yang sangat aku sayangi itu pun sering berkunjung kerumah ku. Sedangkan ayah ku sendiri sudah meninggal saat aku masih kecil.

__ADS_1


" udah matang iya mah?, yu kita makan "


" udah sayang, sana kamu panggil ade mu! "


" iya mah " aku pun pergi kekamar adiku, dan jujur aku dan adiku itu tidak pernah akur, untuk menganggap kita adalah kakak beradik saja tidak.


Cklekkk


" ra kata mamah... " belum aku selesai berbicara zahra sudah melemparku dengan bantal tidurnya


" kalo masuk tuh ketok dulu..!! "


" biasa aja dong nggak usah pake ngelempar bantal segala..!! " sungguh biadab adik ku itu, Tidak ingin terus bertengkar dengannya aku pun memilih langsung pergi ke meja makan. Makan malam pun dimulai dengan keadaan tenang, setelah selesai makan aku pun kembali pergi kekamar ku.


" ini orang lama lama bikin aku gila " sudah terdapat 100 panggilan tidak terjawab, siapa lagi kalo bukan ferdi.


" aku mau tidur dulu, selamat malam " aku hanya mengirimkan pesan singkat kepadanya agar dia tidak lagi menghubungi ku.


" yank kamu kenapa sih berubah..? "


" iya udah sok tidur mimpi indah juga..! " ahhhhh akhirnya aku bisa tidur dengan nyenyak.


Author pov


Keesokan harinya


" vik besok berangkat bareng gue iya! "


" iya "


" iyaelah cuek amat lo vik"

__ADS_1


" bodo " vikri langsung mematikan ponsel nya, dia sedang tidak ingin berurusan lebih panjang dengan sahabat nya itu.


" kamu jam segini baru pulang habis kemanah!!!" baru saja vikri ingin memejamkan mata namun tiba tiba terdengar suara teriakan sang ayah, yang seperti nya sedang marah, vikri pun langsung bangun dari tempat tidur nya dan melihat apa yang telah terjadi. Dan benar saja ayah nya tengah marah, marah besar kepada adik laki laki nya. Pantas saja ayahnya marah ternyata sejak kemarin adik nya baru pulang dengan keadaan kacau balau seperti itu.


" gue nggak kemana mana ko, minggir gue mau tidur!! " tamparan keras di dapatkan vikram dari ayah nya.


" udah yah..! " vikri pun mencoba melerai ayah dan adiknya itu


" nggak usah sok belain gue!!!!, apa ayah mau tampar gue, sok tampar aja tampar,bunuh gue sekalian, supaya ayah puas " hahahah tawa nya sinis.


" dasar anak tidak tau diri " satu lagi tamparan mendarat dipipi vikram.


" udah ram lo masuk kekamar ".


" nggak usah nyuruh nyuruh gue, yang boleh nyuruh gue itu ibu, tapi sekarang ibu pergi, pergi entah kemana dan itu semuah gara gara ayah!!! " bentakan vikram cukup membuat ayahnya semakin hilang kendali, vikram pun mendapatkan tamparan keras sekali lagi, namun kali ini vikri tidak tinggal diam.


" dengan kalian kaya gini apa kalian bisa bawa ibu pulang lagi..!!! " habis sudah kesabaran vikri.


" kita semua salah tidak ada dari kita yang benar semuanya salah, kalo kalian mau ibu kembali bukan kaya gini caranya " mereka pun terdiam mendengar ucapan vikri tadi.


" gue cape ka, gue mau tidur dulu "


" iya udah sana lo tidur ram "


" yah vikri tau perasaan ayah gimana, tapi ini juga bukan salah dari vikram yah, kita bisa ko bikin ibu pulang lagi "


" iya nak, makasih ya kamu mau maafin ayah "


" sekarang ayah tidur ini udah malam " vikri mengantar ayah nya kekamarnya, setelah itu dia pun kembali kekamarnya.


" kenapa masalah nya semakin besar? "

__ADS_1


" ibu dimana, apakah ibu nggak kangen sama aku dan vikram " gumamnya sambil menutup mata.


__ADS_2