
Anjeli pun bersedih dan melamun , citra pun mendekati Anjeli dan menanyakan bagaimana nanti dengan ibu handa "
citra :" Anjeli "
Anjeli :" citra bagaimana ini aku binggung "
citra :" aku juga binggung Anjeli , bagaimana kamu nanti akan menikah "
Anjeli :" apa....., aku menikah ?"
citra :" iya Anjeli kamu kan di jodohkan dengan Farhan , besok acaranya "
anjeli :" tidak tidak aku tidak mau "
citra :" tidak bisa lah bergitu , kamu kan sendiri menerima nya "
Anjeli :" iya juga , tapi bagaimana aku harus keluar dari sini , ibu aku aja terus mengawasi aku "
tiba tiba bidadari pun datang...
citra :" tanya aja dengan bidadari "
Anjeli :" ( terkejut ) astaghfirullah , bidadari aku terkejut loh "
bidadari :" maaf "
Anjeli :" ohh ya mau apa bidadari kesini "
bidadari :" putri perasaan bidadari kok aneh ya"
Anjeli :" aneh , aneh kenapa ?"
bidadari :" seperti nya dunia manusia dan dunia langit akan saling berhadapan "
Anjeli :" maksudnya "
bidadari :" Dunia manusia dan dunia langit ingin merebut kamu putri "
__ADS_1
Anjeli :" apa..., merebut aku , emang nya mau apa "
bidadari :" orang tua kamu yg ada di dunia manusia itu adalah raja dunia manusia "
Anjeli :" kok bisa "
bidadari :" besok Langit akan berwarna hijau dan gelap "
Anjeli :" kalau Langit ini berubah menjadi gelap , manusia di dunia ini akan mati tanpa cahaya "
bidadari :" aku takutnya kamu yg harus sendiri menghadapi ini semua putri "
tiba tiba Farhan datang...
Farhan :" kan ada aku , aku akan selalu menjaga kamu "
bidadari :" tidak pangeran, kamu tidak bisa . membantu putri "
farhan :" kenapa ?"
bidadari :" karna ini adalah tugas putri , jadi putri harus menghadapi nya sendiri "
bidadari :" okee aku akan menghantarkan kamu ke Medan perang dimana di sana ada ayah Handa , ibu handa dan ayah Anjeli, dan ibu Anjeli , kamu harus bisa melawan mereka "
Anjeli :" tapi tidak mungkin aku melawan orang tua aku sendiri "
bidadari :" permisi ( pergi )
Anjeli :" bagaimana ini citra "
citra :" kamu percaya aja Dengan hati kamu , pasti hati kamu akan menolong kamu "
keesokan harinya telah di mulai lah perperangan antar dua dunia , seluruh langit berubah menjadi awan gelap , semua manusia merasa kedinginan , bidadari pun datang menjemput Anjeli untuk ke Medan perang.
bidadari :" kamu siap Anjeli "
Anjeli :" aku siap , ayo kita pergi "
__ADS_1
mereka pun pergi dan sampai tepat waktu di sana sudah banyak korban jiwa , Anjeli pun marah melihat prilaku kedua orang tuanya , disana seluruh raja berkumpul dan juga teman-teman nya .
Anjeli :" astaghfirullah bidadari , sudah banyak korban jiwa yg mati "
bidadari :" iya putri , itu mereka putri "
Anjeli :" ayah , ibu "
ayah Anjeli :" Anjeli "
ayah handa : " putri "
Anjeli :" tega ayah dan ibu seperti ini , mana hati nurani kalian , aku tidak nyangka memiliki keluarga yg mengambil banyak nyawa orang "
ayah Anjeli :" bukan bergitu anjeli "
ayah handa :" iya putri bukan bergitu "
anjeli :" sudah cukup ..., kalau gitu sekarang aku juga akan ikut mati , itu kan yg kalian mau "
ibu handa :" jangan putri "
ibu Anjeli :" jangan nak , kami menyesal "
Anjeli :" kalian baru menyesal sekarang , sudah Melihat banyak korban jiwa disini ."
ayah Handa :" kami semua minta maaf putri , ayah Handa dan ayah mu minta maaf "
ayah Anjeli :" iya Anjeli , ayah minta maaf ya "
citra :" Anjeli maaf kan ,lah mereka semua "
bidadari :" iya putri maaf kan lah "
Anjeli :" ya sudah anjeli maafin , tapi kalian jangan mengulang kembali seperti ini lagi "
ayah Handa : " iya putri "
__ADS_1
keluarga Anjeli pun mereka saling maafin , tapi tugas Anjeli masih banyak lagi Anjeli harus menghadapi takdir yg membuat nya harus bersedih sepanjang hari .