
Saat dia mengatakan itu, seluruh ruangan jatuh ke dalam keheningan yang dalam.
Hendra sangat kaget hingga hampir menjatuhkan sumpitnya.
Semua orang berpaling untuk melihat Kevin Aliandra hanya untuk menemukannya sedang menatap Kyara Anjani dengan dingin. Mata phoenix panjangnya begitu dingin dan penuh dengan emosi yang kompleks sehingga tidak satupun dari mereka yang bisa mengerti
Tuan Kevin ....
Dia sudah mulai memanggilnya Tuan Kevin. Ada perasaan yang tak terlukiskan namun menyesakkan di dada Si Kevin Aliandra, dia duri di matanya saat ini.
"Tidak apa-apa, jika Tuan Kevin menyukai mereka, Lisa Claudia dapat memberi mu satu lagi!" Bos Biandra memberi Lisa Claudia pandangan setelah dengan cepat mengatakan itu.
Lisa Claudia tampak kaget dan kewalahan oleh reaksi Kevin Aliandra. Dia mengambil petunjuk itu dan mengambil udang lain sebelum menaruhnya di mangkuk Kevin Aliandra. Dia bergerak sedikit di sebelahnya dan menempati kursi di sebelah kanannya.
"Cobalah ini, Tuan Kevin. Udang tumis 'Bar Golden Prancis' Se benar-benar lezat."
Kemudian, dia mengangkat kepalanya dan menatap Kyara Anjani.
Kamu pikir kamu siapa? Pak Kevin memakan udang tetapi menolak untuk minum air nya, apa artinya itu? Itu artinya, Tuan Kevin menyukainya!
Lisa Claudia diliputi kegembiraan.
Kyara Anjani membeku, mulutnya sedikit terbuka. Dia bahkan lupa mengunyah.
__ADS_1
Dia suka udang?
Dia membencinya lebih dari apapun, 5 tahun yang lalu. Bagaimana dia akhirnya menyukainya sekarang?
Dia menatapnya dengan tak percaya. Kevin Aliandra tidak mengatakan apa-apa. Dia hanya mengambil udang dan meletakkannya di mulutnya. Dia benar-benar memakannya!
Kyara Anjani menundukkan kepalanya, senyum pahit terbentuk di bibirnya
5 tahun adalah lebih dari cukup waktu untuk mengubah selera seseorang.
Tapi sekarang bukan saatnya baginya untuk mendapatkan semua sentimental. Kyara Anjani menekan rasa tidak nyaman di hatinya. Ketika dia mengangkat kepalanya sekali lagi, wajahnya dipenuhi dengan senyum yang mekar.
Lisa Claudia hanya mengambil hidangan untuknya.
Tepat saat Kyara Anjani hendak merentangkan lengannya untuk mengambil piring untuk Kevin Aliandra, seseorang tiba-tiba melingkarkan lengannya di bahu.
Kyara Anjani berbalik ke arah orang itu dan menemukan Boss Biandra tersenyum cerah padanya.
"Apakah kamu benar-benar bekerja di 'Bar Golden Prancis''? Apa pekerjaan kamu? Ayo, ngobrol dengan ku."
Saat dia mengatakan itu, Bos Biandra memegang tangan Kyara Anjani dan menyikat tangannya ke kulitnya yang halus.
Hehe, kulit wanita ini benar-benar bagus ....
__ADS_1
Jelas bahwa Bos Biandra dan Lisa Claudia percaya apa yang dikatakan Hendra. Mereka tidak memiliki rasa hormat sama sekali terhadapnya.
Dalam benak Boss Biandra, Tuan Kevin memang melihat terlalu banyak hal. Dia sebenarnya bisa begitu acuh tak acuh terhadap seorang gadis cantik. Tapi tidak apa-apa, jika Pak Kevin tidak tertarik, itu benar.
Dia terbuka untuk menjaga gundik lain.
Hendra yang telah mengawasi mereka dari sisi yang berlawanan menatap Kevin Aliandra. Seperti yang diharapkan, mata Kevin Aliandra sekarang dilatih di tangan Boss Biandra yang sesat.
Jika mata adalah bilah, tangan Bos Biandra pasti sudah menderita seribu luka.
Kyara Anjani perlahan meletakkan sumpitnya. Tepat saat dia akan pindah, Kyara Anjani berdiri dan menampar tangan Boss Biandra.
Di dekati oleh orang tua itu sangat menjijikkan. Kyara Anjani bisa merasakan rambutnya berdiri dengan jijik.
"Apa yang sedang kamu lakukan?!"
Bahkan sebelum dia melepaskan kemarahannya, Lisa Claudia berbicara terlebih dahulu.
Hii reader's...... Jangan lupa Like and vote nya yah.....😘
Next story......🧐🧐🧐🧐
Happy Reading....😊😊😊😊
__ADS_1