
Kehangatan palsu yang dia tunjukkan saat ini membuat Kyara Anjani merinding.
Pengakuan bahwa dia akan memberi hanya bisa ditelan kembali.
Jika dia mengakui semuanya sekarang, apakah mereka akan marah dan mengeluarkannya pada ibunya?
Kyara Anjani sangat cemas sehingga tangannya gemetar.
Rifaldi, yang masih tersenyum ramah, bertanya padanya.
"Apa yang akan kamu katakan?"
Saya tidak bisa mengatakannya lagi!
Kyara Anjani menelan ludah.
"Oh, aku ingin bertanya kepada ayah tentang makan malam ini. Apa yang akan aku kenakan? Apakah saudara-saudara ku akan menyukai ku?"
Rifaldi tertawa.
"Kamu bisa mengenakan apa pun yang kamu mau! Kamu adalah putri ku, itu yang penting!"
Sebuah kalimat sederhana yang mengandung makna ganda.
Apakah Rifaldi mencoba menegaskan kembali bahwa dia memang putrinya?
_oOo_
__ADS_1
Kyara Anjani yang patuh mengikuti Rifaldi pulang merasa lesu.
Saat makan malam, ia bertemu saudara-saudaranya yang disebut untuk pertama kalinya. Saudaranya bernama Marshall Lee, dia lebih muda darinya dua tahun. Dia berusia 20 tahun tahun ini, masih kuliah. Dia terlihat sombong sekali, memandangnya seolah-olah dia tidak layak menjadi saudara perempuannya.
Saudari itu bernama Shira Shan. Dia baru berusia 18 tahun dan baru saja
menyelesaikan ujian masuk perguruan tinggi.
Dia terlihat sangat polos, tetapi matanya menghitung, dia seharusnya tidak diremehkan.
Ketika mereka melihatnya, Marshall tertawa keras.
"Jadi, kamu adalah saudari kita yang tumbuh di daerah kumuh? Heh, beri tahu kami, bagaimana kamu membuat Tuan Kevin setuju untuk menikah dengan kamu?"
Dia terdengar sangat menghina.
"Marshall, apakah itu cara yang tepat untuk berbicara dengan kakak perempuan mu?"
Rifaldi melambai padanya.
"Ayah, semua orang bertanya padaku hal yang sama di sekolah. Diketahui bahwa Tuan Kevin belum pernah dekat dengan wanita mana pun sebelumnya. Meskipun saudara perempuan ku ini terlihat baik, dia terlihat sangat miskin. Bagaimana mungkinkah Tuan Kevin jatuh cinta padanya?
Shira angkat bicara, suaranya pelan dan lembut. Meskipun sepertinya dia berbicara untuk Kyara Anjani ......
"Ge, tolong perhatikan cara kamu berbicara. Apa yang akan saudara perempuan kita dapatkan dari berbohong kepada kita? Tuan Kevin harus memiliki alasan sendiri untuk menyukai kita. Saudara!"
(Ge \= Kakak laki-laki.)
__ADS_1
Marshall tertawa.
"Aku tidak tahu tentang itu. Yang aku tahu adalah, saat berita itu meledak, saudari kita ini mengambil 500.000 yuan dari kita." Dia melihat Kyara Anjani.
"Kakak perempuan, jangan beri tahu kami bahwa ini hanya sebuah drama dan bahwa foto-foto itu sebenarnya diambil foto oleh mu?"
Rifaldi dan Fina akhirnya tampaknya merasakan sesuatu.
Mata Kyara Anjani menjadi gelap saat dia menjadi semakin cemas.
Shira tersenyum.
"Ge, gambar-gambarnya benar-benar nyata. Siapa yang berani mengarang kabar tentang Kevin? Jujur, jika orang tidak mempercayainya, kakak perempuan selalu dapat menelepon Tuan Kevin dan memintanya untuk mengklarifikasi semuanya. untuk dia."
Panggil Kevin Aliandra?
Bukankah itu pada dasarnya mencari kematian?
Jantung Kyara Anjani berdetak kencang.
Tamatlah riwayat nya karena tidak mungkin kalau Tuan Kevin mengklarifikasi kan tentang foto-foto itu yang telah di buat-buat oleh Kyara Anjani dan Arabella Felicia....
Dewasa sekali saudari perempuan nya bisa berpikiran sampai ke situ yang merujuk kepada riwayat Kyara Anjani.
Hii reader's...... Jangan lupa Like and vote nya yah.....😘
Next story......🧐🧐🧐🧐
__ADS_1
Happy Reading....😊😊😊😊