
"Jangan panggil dia seperti itu! Dia adalah ibuku!" Kyara Anjani tidak tahu harus berbuat apa. Dia hanya bisa memeluk ibunya saat menghadapi Anita Chastine.
Dia tidak bisa menerima .... Dia tidak bisa percaya bahwa wanita yang membesarkan nya selama bertahun-tahun adalah ....
Sesaat berlalu tanpa bicara.
Rifaldi memecah kesunyian yang tegang lebih dulu.
"Baiklah, kita akan bicara tentang memanggil polisi nanti. Hari ini, aku dan .... ibu mu ada di sini untuk membawamu pulang."
Rumah?
Rumah ada di mana pun ibunya berada.
Kyara Anjani tidak bisa menerima semuanya. Dia menggelengkan kepalanya dengan menantang.
"Tidak! Aku hanya akan berada di tempat ibu ku berada!"
Mendengar itu, mata Fina Chastine memerah. Bahunya bergetar ketika dia menunjuk dengan marah pada Kyara Anjani.
"Kamu .... Kamu ...! Bagaimana kamu bisa tidak tahu berterima kasih? Apakah kamu tahu seberapa keras aku mencari anak perempuan ku, selama ini? Setiap malam? Setiap malam sebelum tidur, aku akan memikirkan di mana putri ku dan jika dia mengalami kehidupan yang sulit! Ayahmu dan aku mencarimu selama 22 tahun, bagaimana kau bisa melakukan ini pada kami? "
Kyara Anjani mengertakkan giginya sambil menatapnya.
__ADS_1
Memiliki kehidupan yang begitu keras membuatnya memiliki hati yang keras. Meskipun dia mungkin terlihat santai di luar, dia sangat dingin dan tenang di dalam. Dia adalah tipe yang tidak bisa menginvestasikan perasaan untuk orang lain dengan mudah.
Sejujurnya, dia tidak bisa membuat dirinya bahkan memiliki sedikit simpati untuk Fina Chastine, saat ini.
Ekspresi wajah Kyara Anjani yang tidak terganggu pada saat itu membuat Fina Chastine semakin kesal.
"Baiklah! Aku tidak akan menyalahkan mu! Tapi keadaan hubungan kita saat ini adalah kesalahan wanita itu! Aku akan memanggil polisi dan menahan nya ! "
Setelah mengatakan itu, Fina Chastine mengeluarkan teleponnya dan memutar nomor.
Kyara Anjani panik. Dia bergegas menuju Fina Chastine.
"Tidak! Jangan lakukan itu!"
Rifaldi melangkah maju.
"Itu sudah cukup, salah satu dari kamu adalah ibu dan yang lainnya adalah putrinya, jangan memperlakukan satu sama lain seperti itu. Kyara Anjani, kamu harus pulang bersama kami. Ibu mu akan memperlakukan kamu dengan baik, jadi kalian berdua pasti akan mengembangkan ikatan yang kuat di kemudian hari. Adapun apa yang terjadi di sini ...... "
Kyara Anjani memandang Rifaldi dengan sepasang mata yang ngotot.
Rifaldi menghela nafas.
"Fina, masalah ini telah berlalu. Jangan bicara tentang memanggil polisi atau yang lainnya ...."
__ADS_1
"Tidak! Dia yang memisahkan aku dari putriku! Aku ....."
"Fina!" Rifaldi tiba-tiba merendahkan suaranya dengan berbahaya saat dia memelototinya.
Fina Chastine akhirnya terdiam, membuang muka dengan marah.
Kekhawatiran Kyara Anjani akhirnya bisa diatasi.
Melihat dua orang di depannya, dia tahu dia tidak punya pilihan
Jika dia tidak mengikuti mereka, Fina Chastine pasti akan menyeret ibunya ke pengadilan.
Dia tahu apa yang mereka inginkan, jadi dia hanya bisa membuat keputusan yang terbaik untuknya dan ibunya.
Dia memanggil sahabatnya, Arabella Felicia untuk datang dan merawat ibunya. Setelah mengucapkan beberapa kata menghibur kepada ibunya, dia mengikuti Rifaldi dan Fina Chastine.
Ketika dia duduk di dalam mobil mewah, dia melihat tempat tinggal sederhana yang dia sebut rumah selama 22 tahun terakhir. Dia berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia akan mengembalikannya di masa depan.
Ketika mobil berbelok, tiga orang di dalam mobil tidak tahu bahwa Fina Chastine mama telah mendorong Arabella Felicia pergi dan mengejar mobil seperti orang gila. Tidak ada yang tahu berapa lama dia terus mengejar mereka.
Hii reader's...... Jangan lupa Like and vote nya yah.....😘
Next story......🧐🧐🧐🧐
__ADS_1
Happy Reading....😊😊😊😊