
Vino pun mengajak aku untuk pergi ke teras luar, disini sangat dingin sekali. tak tau betapa dinginnya. tak lama kemudian Vino memberikan jaketnya dan memakaikan kepadaku. Pelayan dipesta tak sengaja lewat, menawarkan minuman kepada kami. Kami mengambil minuman itu. ternyata ini minuman alkohol.
Semakin malam untuk pesta ini, kebanyakan para undangan pulang dari pesta, kami pun sedikit hampir tidak bisa sadarkan diri tapi kutahan. Vino mengajak ku untuk pulang kerumah, ku iyakan saja mengikuti kemauannya. akhirnya sepanjang jalan dia duduk sangat dekat dengan aku
Semakin tak bisa menahan godaan ini dia memegang tanganku, apa karena efek minum ini yang terlalu banyak??? malam ini dia sangat tampan sekali. tidak tau kenapa aku duduk di pangkuan dia, dan mendekatkan diri lagi.
Vino : Malam ini masih terlalu dini, ayo kita pergi ke sauna yang ada di hotel sana!
__ADS_1
Hanya meng iyakan apa yang dia katakan,mengikuti apa maunya itu. selama dalam mobil Vino mencium ku,tak henti seperti sangat bergairah sekali. apa malam ini akan terjadi. Akhirnya kami pun telah sampai ketempat tujuan, terserah malam ini aku tidak memikirkan siapapun hanya aku dan Vino
~ Tempat Sauna ~
Vino : Ayo turun, kita sudah sampai, nanti sebelum sauna ganti terlebih dahulu pakaian kamu,nanti temuin saya diluar
Ghina : Ba.. baik
Akupun mengganti pakaian yang telah disiapkan, tak lama dari mengganti pakaian ternyata pakaian nya sangat pendek, baju renang.
Vino : Kita belum menyelesaikan apa yang kita lakukan di mobil tadi."membisikkan di telinga ku
__ADS_1
Bibir kami pun saling bersentuhan satu sama lain . tak diherankan ciuman ini sangat lembut, bibir Vino itu seperti anggur yang bisa membuatku terus terusan ketagihan dengan bibirnya ini. kami pun tak kunjung berhenti seperti ini terus selamanya.. dan kami berlanjut meneruskan ini...
~ Dikamar ~
Kami terus terusan tidak ingin berhenti dari ini, coba dipikirkan kecanduan ini bisa bisa buat aku ingin lagi dan lagi... apa yang aku lakukan ini?? bukankah dia suami orang dan juga Professor atau dosen di kampus ku, bagaimana bisa kami terus terusan begini? apa yang dikatakan oleh istrinya nanti kalau tau aku merebut suaminya.
Ghina : Mmmh....
Kami pun terus bercumbu, belum saatnya untuk melanjutkan kelevel selanjutnya... tidak itu belum,nanti aku harus memikirkan kuliah aku. biarlah seperti ini aja dulu. tidak apa yang penting Vino bisa menjadi milikku, tidak ada yang boleh menyentuhnya sedikitpun.. hanya aku yang boleh
__ADS_1
Kami melanjutkan, dengan Vino di dinding kamar dekat pintu, Kamu sudah menjadi milikku Vino. Semua orang kampus tidak boleh tau tentang hubungan ini. aku akan terus disisi nya, dan aku tidak akan takut apapun itu yaitu istri Vino dan orang lain yang berusaha merebut yang sudah menjadi milikku. Malam ini sangat membuat ku semakin bergairah di sini dan tak kan terlupakan, akan terus berlanjut di hari hari berikutnya selamanyaa....