
~ Keesokan harinya
Tak terasa hari sudah pagi, berangkat dari tempat tidur,memandang keluar jendela .tak kusangka sketsa gambar cowok itu masih ter pasang dalam bingkai foto di kamar ku. lihat jam dinding astaga aku ada kelas pagi hari ini mata kuliah manajemen ,secepat mungkin siap siap berangkat ke kampus.
Aduh gawat kalau sampai aku terlambat, terpaksa gak di absen bisa bisa nanti gak dibolehin masuk kelas lagi oleh bu desy, aku pun secepat kilat membawa mobil. sepanjang perjalanan aku teringat yang dikatakan Angel bawa hari ini ada dosen baru akan datang.
Sesampai di kampus
~ Kampus ~
Lari dengan tergesa gesa, untuk sampai ke kelas jangan sampai telat, jangan jangan kelas sudah mulai gawat sudah hidup ku. Sesampai di kelas, aku mengetuk pintu kelas dan membuka pintu
Vino : Kamu terlambat! Silahkan keluar dari kelas saya
Ketika masuk kelas, suara ini terdengar familliar. bukan bu dessy tapi Vino lelaki yang aku temui di kafe pada malam itu .aku pun berbicara
Ghina : Maaf pak, saya terlambat." dengan muka sedih campur tak bisa berkata apa apa
Vino pun terkejut melihat ke arah ku, ekspresi itu sama apa yang aku rasakan.
__ADS_1
Vino : Nanti selesai dari mata kuliah,kamu jangan pulang dulu. temui saya. "dengan tegas .
Mata kami pun saling bertatapan, tak lama dari itu Vino pun membiarkan aku duduk, beginikah semuanya terasa canggung
Vino : Silahkan kamu duduk
Ghina : Terima kasih pak." menundukkan kepala
Aku pun langsung duduk, selama pelajaran nya aku tidak tau kemana pikiran ku pergi, terus berpikir bagaimana nanti harus bicara dengan nya setelah beberapa minggu tak ada kabar dari nya sudah lama, bagaimana apakah nanti ada yang salah. kacau semua pikiran ku. Sekarang aku harus fokus saja, daripada nilai ku harus jelek
Vino : Ghina, jangan pulang dulu, saya ingin membicarakan keterlambatan kamu tadi
Ghina : I.. iya pak
Semua yang lain sudah pada keluar, ya dan juga banyak juga yang habis mata kuliah nongkrong di sekitar kampus.
Vino : Ghina, so... sorry banget aku gak kasih kabar sama kamu selama ini,aku tadi kaget tau bahwa kamu itu..
__ADS_1
Pembicaraan Vino langsung kupotong
Ghina : bahwa aku Mahasiswa kamu, dan kamu adalah dosen yang ngajar di kampus aku, gitu?" dengan nada kecewa
Aku bicara tidak ada maksud untuk teriak sama Vino, tapi itu semua sudah lama banget kami gak ketemu. Aku kecewa. Cowok yang selama seminggu ini yang masuk kedalam pikiranku, yang membuat pikiran ku juga kacau. Kalau dia gak ingin cerita tentang masalah dia gak apa-apa tapi dia seperti kasih harapan yang besar ke aku
Gak tau aku yang terlalu berharap atau memang gak ada kemungkinan buat hubungan antara Mahasiswa dan Dosen itu terjadi, dan semua itu adalah mustahil.
Vino : gini Ghin, selama ini aku banyak banget masalah di rumah, nanti aku jelasin semuanya ke kamu.
Ghina : gak usah kamu jelasin lagi Vin... oh iya sorry bukan Vino harusnya aku panggil tapi Pak Vino, tapi Pak Vino maaf ya selama di kampus saat bapak mengajar saya jangan pernah untuk bersikap sudah mengenal saya lama, dan beda memperlakukan saya dengan teman lainnya. " nada teriak
Aku pun keluar dari ruangan itu, dan langsung pulang kerumah mengendarai mobil
__ADS_1