
2 tahun yang lalu...
Pada hari itu jam 10 malam papa baru pulang dari kerjaannya. tidak wajar karena bau badan nya seperti orang yang sedang mabuk . saat itu mama pun menunggu kepulangan papa, ketika pulang sewajarnya seorang istri menyambut suami pulang.
Saat itu pun papa kayak orang yang sedang depresi jelas mama ku. berlaku baik dan mempertanyakan dari manakah kenapa baru pulang jam segini. tidak senang saat ditanya seperti itu papa pun membentak mama
Mama Ghina : Pa kenapa pulangnya malam sekali, ini bau minuman lagi. papa habis darimana? apa papa mabuk? ada masalah apa dikantor,istirahat dulu, pasti capek kan?
Papa Ghina : Udah lah banyak tanya lagi, aku capek lagian kamu juga gak bakal bisa bantu... Kamu itu selalu menyusahkan!...Dasar gak tau malu!!!... menyingkir sana...
Mama pun terdiam saat itu juga. yang pasti pada saat itu perusahaan papa sedang mengalami pasang surut keuangan dikarenakan pemegang saham yang biasa di perusahaan papa tidak bisa lagi dan langsung pindah ke perusahaan lain.
__ADS_1
Tidak bisa dipungkiri lagi. ketika mereka ingin pergi tidur tak disangka saat itu handphone papa berbunyi ternyata sms dan disitu mengatakan bahwa dia ingin agar papa segera membayar hutang nya secepatnya. mama yang membuka pesan itu.
Mama pun tidak menyangka kalau papa harus meminjam uang dari rentenir bank itu. kalaupun harus berdebat yang pasti akan nyerah gak mau berdebat. bukan hanya itu saja beberapa hari kemudian kejadian demi kejadian yang tidak terpikirkan akan terjadi.
Pada saat pulang mama dimarahi terus terusan oleh papa. papa menyangka kalau mama yang meminjam uang untuk keperluan belanja atas nama papa . padahal itu sama sekali tidak ada.jumlah yang banyak. dan paling parah menuduh mama berselingkuh.melampiaskan semuanya.
Itupun papa harus berjuang mempertahankan perusahaan mati matian. masih saja mama yang menjadi pelampiasan, saat itu aku masih remaja.aku sudah mengerti dan terus terusan mendengar pertengkaran mama dan papa.
__ADS_1
Rasanya dirumah ini tidak ada lagi kehangatan malahan yang ada rumah membeku oleh batu es. kalian tau sendiri seperti apa jika seorang anak mendengar orangtua nya bertengkar dan berketerusan tak henti.
Ingin sekali berteriak, menangis. saat itu aku keluar dari dalam kamar dan bicara sama papa untuk berhenti terus membentak mama. tolong berhenti!! bisakah kita seperti dulu lagi menjadi keluarga saling menyayangi,aman,damai dan tentram tanpa ada pertengkaran
Aku dengar sekali persis papa berteriak mengusir mama dikarenakan emosi papa terus terusan seperti ingin membantai siapa pun disekitarnya dan tak mau disalahkan atas apa yang telah diperbuatnya itu. papa mengira mama akan sangat berbahaya jika berada di dekatku.
Itu sama sekali dengan kebohongan yang besar. apa yang sudah mama perbuat. tidak ada sedikitpun, karena mama adalah seperti malaikat pelindung aku. selalu menghibur aku dulu masih kecil.
Kepergian mama membuat aku kesepian, ditinggal sendirian oleh papa yang bersikeras mempertahankan perusahaannya itu. Sama sekali ini bukan keluarga yang harmonis lagi seperti dulu... dan aku rindukan itu semua...
__ADS_1