
vionita,yang di sebut itu pun jantung nya berdegup
hellen pun menghampiri nya .
"oh iya boleh minta nomor wa nya," sambil membuka
henphone nya.
"sore,gue lupa nomor ",dengan nada dingin dan lalu pergi
melajukan motor nya.
hellen melihat itu pun geleng geleng kepala,baru pertama kali nya ada perempuan yang cuek kepadanya.
hellen masuk dalam rumah dan du kaget kan oleh clotsa.
"habis dari mana kak?",dengan senyuman manis nya
"kakak,tadi nganterin orang ",ucap hellen dengan menekuk kepala nya.
"kok kaya murung gitu sih mukanya",clotsa penuh bertanya dan menyelidik kakaknya.
"kakak,baru kali ini di cuekin cewek dek".menghela nafasnya.
"hahhahaha,"ketawa clotsa begitu kencang dan sampai melemparkan bantal yang ada di sopa ke pada wajah
hellen.
"dek apa apaan sih!,sampai segitu nya kamu".
__ADS_1
dengan wajah kesal.hellen lalu masuk kekamar
di kamar, hellen merebahkan dan merenungi tiba tiba
dia membayangkan,tadi bersama vionita.hellen tidak
tahu kalau yang tadi bersamanya wanita yang selalu ia
buly di kampus,saat asik asik dengan lamunannya.
hellen di ganggu oleh suara ponsel yang berdering,
dan mengangkatnya.
📲"apaan derren?,"
tiba tiba telepon hellen di matikan,membuat hellen mendelikan matanya,karena dia kesal kelapada saudara sepupunya.lalu dia bergegas pergi ke tempat ruangan kerja.walaupun seperti itu hellen pria tanggung jawab.
jam menunjukan 19:18,vionita langsung pergi ke tempat kerja nya,kerena tidak mungkin pulang dulu ke rumah.karena waktunya akan memasuki jam kerja.
sampai di supermarket,dia melihat 3 perempuan yang selalu di bully di kampus nya,tetapi itu hanya di kampus
tidak di luar.vionita memarkirkan motornya dekat dengan
mobil 3 cewek kutil itu,karena mereka salah memarkirkan
vionita menghampiri ke tiga cewek itu.
"permisi mbak." sapa vionita dengan ramah tanpa buka masker.tapi ketiga cewek itu bukan di jawab ramah
__ADS_1
tapi dengan nada tungi.
"heh ,siapa lo ngatur ngatur gue!",dengan nada merendahkan.
"bukan nya ngatur ngatur,tapi mbak salah parkir.kalau mobil di pojok sana parkirnya." jelas vionita
perempuan yang satunya membuka tas akan mengambil sesuatu,ternyata itu sebuah beberapa uang merah dan menghampiri vionita.
"lo butuh ini kan!" menyodorkan uang di depan muka vionita.tapi vionita menolak dengan halus.
"maaf ya mbak,saya gak butuh uang..karena saya bukan pengemis",
"alah,gak usah munafik lho sebenarnya orang kaya lo itu cari alasan kan"
"heran ya saya dengan kalian,kalian ini orang nya kaya berpendidikan tapi dari tingkah laku kalian gak kaya orang berpendidikan kan. tau gak,kalian itu miskin akhal tahu gak.saya gak ada waktu ngomong cewek rendahan kaya kalian",vionita dengan santai nya.
3 cewek itupun merah padam dan kesal,vionita masuk keruang ganti,vionita lupa belum mengabarkan bu arum
saat membuka whatsapp,banya notifikasi masuk.
dia melihat david mengirim chat,dengan emoji hanya ❤hati.vionita pun tersenyum menghela nafas
tiba tiba saja ucapan hellen terngingang di pikirannya.
dia memukul kepalanya,saat sudah ganti pakaian dan mengabarkan ibunya vionita kemeja kasir.
"kakak cantik!",vionita mendengar ada seseorang yang memanggilnya,tapi vionita tidak asing suara itu.
MAAF SEMUANYA KALAU ADA KESALAHAN DALAM NOVEL AUTHOR
__ADS_1