My Secret Face

My Secret Face
47


__ADS_3

Arum segera menghubungi dokter,dokter dan di ikuti


dua suster.doktet pun mengecek keadaan vionita


perlahan mata vionita sedikit demi sedikit membuka.


'' Syukurlah pasien sekarang telah dari koma nya,namun


pasien masih di wajib kan untuk dirawat,karena keadaan


pasien masih belum stabil.'' kata dokter kepada arum.


Dokter pun memberi obat kepada arum untuk vionita


setelah kepergian dokter dan suster,arum pun menatap


vionita yang masih sedikit melihat.


'' Vio..kamu bisa dengar ibu kan nak?.''


arum menatap mata vionita dan mengusap wajahnya


'' I..i.ibu.'' ucap vionita terbata bata.


'' Sudah jangan di paksakan,tunggu dulu kamu stabil dulu


ya.'' arum dengan tersenyum,


Setelah itu arum mengambil handphone,namun


yang mengangkat bukan sahabat nya tetapi lissy.


'' Ibu gimana keadaan vionita sekarang!!.'' rusuh lissy


Arum hanya bergeleng geleng kepala,mendengar


lissy yang rusuh menanyakan vionita.


'' Alhamdulillah,vionita sekarang sudah sadar.''


'' Syukur deh bu,yaudah nanti sepulang kuliah aku


kesana.''


'' Oh iya lissy.ibu kamu kemana..?kok hp nya ada di kamu.''arum heran karena hp nya ada di anaknya.


'' Mamah aku pergi arisan,soalnya tadi buru buru.sampai


hp nya ketinggalan.''

__ADS_1


'' Yaudah kalau begitu,ibu tutup ya sambungannya.''


akhirnya pun arum menutup sambungannya.


Saat akan kembali ketempat vionita,arum di kaget kan


vionita berusaha akan duduk namun tubuh nya masih


lemas membuat dia tidak bisa.


Melihat itu arum bergegas membantu anak semata


wayangnya,membantu untuk duduk dan menyenderkan


kepalanya di lapisi bantal.


'' Sebentar dulu ya,ibu ambilkan minum dulu.''


arum yang akan mengambilkan minum untuk


vionita bersebelahan dengan tempat tidurnya.


'' Nih minum dulu.'' menyodorkan air putih kepada


vionita.


Air putih itu masuk ke mulut vionita,dengan sedikit


Memegang kepala nya yang masih sakit dan pusing


menyuruh vionita tiduran kembali,arum pun menghela


nafas.


Di kampus


Lissy sedikit pusing karena dia belum menyelesaikan


skripsi,lissy ke kantin untuk membeli minuman untuk


menyegarkan otaknya.


Dia tidak bersama liana,karena liana tidak masuk


lissy tidak tahu kenapa tidak masuk,karena dia


menghubungi nya saja ponselnya tidak aktif.


Setelah lissy keluar dari kantin,lissy pas pasan dengan

__ADS_1


david,lissy meminta maaf kepadanya karena dia tidak


sengaja.


''Aduh maaf ya..kak,soalnya aku buru buru mau ke


rumah sakit.'' ucap lissy.


'' Iya gak apa apa,btw kamu tadi mau ke rumah sakit.


mau jenguk teman kamu kan.''kata david .


'' Iya kak,tadi ibu nya bilang kalau dia udah sadar.''


'' Yaudah kalau gitu kamu ikut kakak aja kesana,soalnya


mau lihat dia juga,boleh kan.?'' david memastikan


kepada lissy dia untuk ikut kesana.


'' Ya boleh lahk.kan kakak bayar semua fasilitas rumah sakit.''


'' Jadi kalau aku yang enggak bayar,aku gak boleh dong.''


canda david membuat lissy bungkam.


'' Yaudah ayo,jangan dipikirkan.''


lissy pun dengan kaki yang agak kaku pun dengan pelan


pelan mengikuti david.


Di mobil,lissy terdiam hanya mantap yang ada di luar


karena dia baru pertama kali satu mobil bersama pria


apalagi cowok yang populer di kampus nya.


Bagaikan mimpi,lissy senyum senyum sendiri


membuat heran david yang menatap nya sejak


tadi.


'' ekhem.'' deheman david membuat Lissy terperanjat


kaget,membuat dia tersenyum malu.


Hi Guys,AkU GAk BISA UPDATE BANYA MOHON MAAf.

__ADS_1


Dan JUGA AuTHoR BARU MUNCUL.


__ADS_2