My Secret Face

My Secret Face
45


__ADS_3

'' Wah!.kakak hebat ya udah naik pesawat.aku juga


pengen banget naik pesawat,terbang sama burung lihat


awan.'' dengan penuh harapan.


Melihat itu sangat menjadi sedih,karena melihat


gadis kecil yang ia kenal semalam yang begitu


penuh harapan.


'' Nanti suatu saat kamu juga bisa kok naik pesawat.tapi,


tunggu dulu kamu besar,sekarang kan kamu masih kecil.''


Mendengar hellen mengata kan dia masih kecil,gadis


itu berdiri di bebatuan.


'' Saat suatu nanti vivi akan menjadi besar!,buat naik


pesawat sama ibu sama temen vivi!!.'' sontak hellen


menutup kuping nya,karena suara nyaringnya.


' Jadi namanya vivi.'dalam hati hellen.


Sekarang hellen sudah tahu nama gadis itu dan tersenyum,hellen melihat vivi berceloteh menurunkan


vivi dari bebatuan besar,.karena khawatir.


Merasa bosan vivi pun mengajak hellen ketempat


yang indah,seperti perkebunan teh.disana mereka


berdua bermain kejar kejaran.


'' Ayo kak,kalau bisa tangkap aku..huhhuh.gitu aja cemen.'' mengejek hellen yang pura pura kelelahan.


'' Udah kakak nyerah aja deh..'' dengan akting ngos ngosan.


'' Berarti aku menang,hore!! ''.loncat loncat dengan kegirangan.


'' Kena kamu,berarti kamu gak jadi menang.'' spontan


hellen menangkap vivi.


'' Apaan sih kakak curang...turunin vivi.ihh!!.'' merasa vivi


marah hellen malah sengaja tidak melepaskan dari


gendongan nya.


'' Gak mau,'' helen dengan nada mengeyel.


Sontak wajah vivi dan wajah hellen beradu pandangan


melihat mata masing masing,hellen mengagumi vivi


karena wajah nya begitu cantik dan lucu.


Vivi mengagumi hellen karena tatapan matanya


setajam elang dan siapa saja terhipnotis.bahkan


gadis sekecil vivi pun sangat takjub.


'' Kakak pernah hepnotis orang ya.?'' mendengar hellen


itu pun merasa kaget,apa yang keluar dari mulut vivi.


'' Kamu ada ada aja,gadis sekecil kamu tahu hepnotis.''


'' Tahu lahk...aku kan suka nonton berita di rumah mak


zulaika,soalnya mak zulaika suka lihat acara berita.jadi vivi


juga jadi ikutan suka.'' hellen mengeleng geleng kepala


mendengar kan vivi.


'' Berarti kamu juga emak emak dong.''.kata hellen.


'' Ya bukan lahk,aku mah masih kecil...'' vivi dengan bertolak pinggang.


Melihat vivi bertolak pinggang hellen merasa gemas


ingin sekali mecubit dan menciumi pipi tembemnya.


Hellen merasa perutnya keroncongan karena perutnya


belum di isi tadi pagi,hanya minum susu saja.hellen

__ADS_1


bilang kepada vivi yang masih bertolak pinggang.


'' Udah dong vivi jangan marah.nanti kakak kasih sesuatu.''


menaikkan alisnya ke atas.


'' Benar ya,nanti kakak beri sesuatu buat aku.''


'' Iya,nanti kakak kasih sesuatu yang spesial banget,buat


vivi.tapi.vivi harus bantu kakak buat cari makan soalnya


kakak dari pagi belum makan.'' hellen membujuk vivi


untuk mencari makan.


'' Itu mah gampang.'' menjentikan jari nya.


Ternyata ada warung makan yang sangat enak di


kampung vivi,yaitu di warung nenek zulaika yang tadi


di ceritakan vivi.kata vivi warung nenek zulaika sangat


enak.


Menyetujui itu,hellen dan vivi menuju rumah nenek


zulaika.dengan vivi sebagai komando di depan.


Rumah nenek zulaika sudah tampak jelas,ternyata tidak


terlalu jauh juga,ternyata warung nenek zulaika sudah


di penuhi para penggemar nya.


Seketika hellen datang bersama vivi,orang sangat pun


salfok terhadap hellen,apa lagi dengan cewek cewek


yang usia nya sama dengan hellen.


Orang yang melihat kepada nya membuat hellen


malu dan sedikit kaku,ada seorang anak kecil usianya


di atas vivi menghampiri.


'' Vivi,kamu sama itu.? '' dengan membisikan ke vivi


saja,dengan kelakuan bocah.


'' Kamu sama itu?.kamu mah teu jelas.'' membuat


perkataan anak itu membuat vivi tak mengerti.


'' Maksud aku teh,kamu sama siapa?.''


Vivi pun melihat ke arah hellen,'' eta teh kakak,yang


nginep di villa mang darma.'' jelas vivi.


' Aduh kenapa gue jadi obat nyamuk nya dua bocah nih.'


gerutu hellen dalam hatinya.


'' Udah ahk,kamu mah loba tanya.hayu arek makan


gratis gak.yang bayar kakak.''tersenyum kepada hellen.


Vivi pun ke arah nenek zulaika yang sedang membuat


teh manis,vivi memanggil nenek zulaika sampai kaget.


'' Untuk emak gak punya sakit jantung,! '' mengelus dadanya.


Nenek Zulaikha terpengarah ke depan ada seorang


pria tampan,membuat nenek Zulaikha menanyakan


ke vivi.


'' Ari eta siapa.? '' Vivi memutar bola mata nya,karena


tadi temannya dudit.sekarang nenek Zulaikha.


'' Itu tamu yang nginep di villa mang darma.''


jelas vivi dengan ringkasan.


'' Kakak itu mau makan,soalnya tadi pagi belum makan.''


mendengar kata Vivi nenek Zulaikha menyuruh hellen

__ADS_1


ke dalam saja karena merasa spesial,dan baru pertama


kali ada bule makan di warungnya.


'' Yaudah vivi ayo masuk.'' sambil tersenyum ke arah hellen.


'' Emak dudit teu di ajakannya.?''


(nek,dudit gak di ajakin).


'' Ges maneh oge asup.''


( udah kamu juga masuk).


Nenek Zulaikha membawa makanan yang membuat


hellen meneguk air liurnya,melihat makanan yang baru


ia lihat sangat mengugah selera.


'' Sok kasep makan.'' nenek Zulaikha mengambilkan


hellen,vionita dan temannya nasi.


Saat hellen akan makan,vionita dan dudit mengangkat


tangan hendak berdoa,hellen pun merasa malu.


'' Yaudah aa,kalau bukan non muslim mah gak apa apa


makan aja sok.'' nenek Zulaikha mengira kalau hellen


adalah seorang non muslim,karena dia brasal dari barat.


'' Aku juga muslim kok nek,sama kaya nenek juga.''


jelas hellen.


'' Hampura atuh kasep,emak bade ka warung deuinya.''


nenek Zulaikha pun kembali ke warung nya.


Sedang kan bocah dua sudah makan terdahulu


hellen pun mengambil daging ayam dengan abon


kelapa ,saat hellen mencoba,dia merasa melayang.


Dengan rasa yang begitu lezat,dan hellen mengambil


sambel sedikit.karena dja tidak terlalu suka pedas,namun.


saat melihat ke vivi dan temannya memakan buah kecil


seperti berry,namun itu bewarna hijau.


'' Vivi itu apa.? '' hellen menanyakan kepada vivi karena


penasaran.


'' Ini namanya leunca.'' kata vionita menunjukan ke


hellen,dan memakanannya.


Mencoba untuk memakannya,karena penasaran


dan di masukan dalam mulut nya, ternyata rasanya


pahit tapi enak,hellen pun,malah memakan kembali.


'' Kakak bule kw ya,?'' tiba tiba saja dudit melontarkan


perkataan,membuat hellen tersedak.


Vivi pun gercep memberi minum terhadap hellen


yang tersedak,karena ulah dudit teman vivi.


'' Dudit,maneh ngomong naon.sih.''


.' Aneh we,masa ada bule suka leunca.''kata dudit.


'' Aya oge atuh anu suka,jengkol oge pada suka.''


'' Tahu dari mana kamu?.''tanya dudit.


'' Kan di imporan atuh,yang kesini kesana,yang dari sana


kesini.'' membuat hellen berhenti dari tersedak nya.


'' bener kan kak.?''


Hellen hanya mengangguk,makan pun selesai dan hellen

__ADS_1


mendapatkan kabar karena harus segera pulang.


__ADS_2