My Sister

My Sister
1


__ADS_3

Perjalanan menuju ke kost-kostan tempat Nurul dan Juleha tinggal penuh keheningan tanpa ada satupun diantara Julian dan Juleha yang memulai untuk berbicara untuk memecahkan keheningan diantara mereka. Wajar keduanya orang asing yang mendadak jadi suami dan istri tanpa ada perkenalan atau pendekatan sebelumnya.


" Alamat Kost-kostan teman elo itu dimana ?" Tanya Julian tentang alamat kost yang akan mereka datangi ke Juleha.


" Sudah dekat kok, bentar lagi sampai " jawab Juleha kaku .


Memang kost-kostan Mbak Nurul gak jauh dari hotel tempat mereka menikah tadi cuma butuh 20 menit jalan kaki dan 5 menit menaiki mobil. Akhirnya tak berapa lama kemudian keduanya sampai di depan kost-kostan Nurul dan Juleha tinggal.


Didepan Kost terlihat Nurul juga yang baru sampai di depan kostnya karena tadi izin pulang terlebih dahulu setelah mendapatkan telepon dari Juleha yang mengabarkan dirinya akan menikah. Sebagai orang yang dekat dan juga tinggal bersama dengan Juleha, Nurul kaget dengan kabar pernikahan Juleha yang mendadak itu. Nurul meminta izin untuk pulang terlebih dahulu keatasanya dengan alasan kepentingan keluarga setelahnya mengakhiri telepon dengan Juleha. Nurul kepikiran dengan pernikahan dadakan Juleha dan memutuskan untuk pulang dan menunggu Juleha di kost-an mereka agar bisa mendapatkan ceritanya lebih rinci tentang pernikahan dadakan yang dialami Juleha.


" Mobil siapa?" Tanya Nurul dalam hati saat melihat mobil mewah yang belum dia lihat didepan kostnya.


CLEK !


Juleha langsung turun dari dalam mobil itu setelah mobil mewah milik Julian berhenti didepan Kost tempatnya tinggal selama dua hari itu.


" Juleha !!" Seru Nurul kaget saat melihat Juleha keluar dari dalam mobil mewah itu.


" Mbak Nurul pulang kerja atau ada barang yang ketinggalan? " tanya Juleha saat melihat Nurul sudah berada di Kostnya dengan memakai setelan baju kerja yang tadi dipakai .


Juleha berjalan mendekati Nurul yang masih terlihat kaget melihat kedatangan Juleha dengan mobil mewah itu. Tak lama kemudian Julian keluar dari dalam mobil nya dan berjalan mendekati Juleha dan Nurul.

__ADS_1


Julian sedikit berdehem kecil saat berada diantara dua perempuan itu. Juleha yang menyadari bahwa ada Suami baru itu disampingnya Segera memperkenalkannya ke Nurul.


" Mbak kenalkan ini Julian suamiku, Julian kenalkan ini Mbak Nurul tetangga aku di Probolinggo dia sudah aku anggap sebagai kakakku sendiri " ujar Juleha saling memperkenalkan Nurul dan Julian.


" Saya Nurul, tetangga Juleha, " ujar Nurul dengan sopan memperkenalkan dirinya setelah beberapa detik yang lalu sempat kaget dengan kemunculan Julian .


" Saya Julian aldriano Martin, Suaminya Jul.. " balas Julian memperkenalkan dirinya juga tapi dia lupa siapa nama istri yang baru dinikahinya itu siapa tadi namanya Juliet, Apa July . Makanya dia hanya menyebut Jul.


" Mbak Nurul, leha ingin mengambil barang-barang milik leha. mulai hari ini leha akan tinggal dengan suami leha dan keluarganya." Ujar Juleha mengatakan alasannya datang bersama suami barunya itu.


"Kamu langsung pindah kerumah suamimu Leh? "Tanya Nurul memastikan lagi karena masih kaget mendengar berita jika tetangga yang dianggap sebagai adiknya itu kini telah menikah.


" Iya mbak, leha ingin ambil baju-baju leha dan tinggal bersama keluarga suami juga nantinya, terus nanti dua hari lagi akan pulang ke Probolinggo sebentar untuk mengambil surat pindah dan isi data dibuku pernikahan mbak ." Jawab Juleha menjelaskan kembali .


" Bagiamana cerita sebenarnya Leh, kamu sampai menikah secara mendadak begini ?" Tanya Nurul yang masih ingin tau tentang pernikahan mendadak yang dialami oleh Juleha dan tentunya sambil membantu Juleha mengemasi barang-barang nya kedalam tas.


" Aku juga gak menyangka juga mbak bisa sampai mendadak Menikah begini apalagi aku belum kenal betul mas Jul dan juga keluarganya. Tadi pagi aku kan izinnya mau jalan-jalan saja ke keluar sama mbak, terus aku ingat juga jika ada diskon di tempat kerja Mbak Nia, jadinya aku pergi ke tempat kerja Mbak Nia. hehehe Alhamdulillah dapet diskon banyak disana... " Ujar Juleha menjelaskan secara detail tentang pernikahan dadakan nya itu.


" Hah ! Kamu hati-hati aja Jul jika sudah tinggal disana. " Ucap Nurul setelah mendengarkan penjelasan terinci mengenai pernikahan dadakan Juleha.


" Mbak mendengar cerita kamu ini , mbak merasa keluarga suami kamu itu orang baik, tapi kita gak tau kan hati manusia seperti apa. Kamu kalau ada apa-apa hubungi mbak ya, Jul. Jangan kamu simpan masalah sendiri. Terus ya pesan mbak buat kamu, Jul jangan berhubungan dulu sama suami kamu jika masih belum ada rasa cinta. Bukannya mbak mencoba melarang kamu Jul, memang itu kewajiban seorang wanita yang sudah bersuami harus melayani dalam hal apapun termasuk perihal ranjang " ujar Nurul menasehati Juleha sedikit memberi petuah walaupun dirinya belum ada pengalaman menikah.

__ADS_1


" Pokoknya jaga diri kamu saja Jul. Bukan maksud mbak buat nakutin kamu, tapi takutnya mantan calon istrinya suami kamu itu balik lagi ke suamimu terus mereka kembali lagi dan nanti kamu terbuang karena sudah tidak dibutuhkan lagi karena mereka menikah dan kamu hanya dianggap penganti saja. Enak disuami kamu nanti kalau kalian sampai berpisah kayak gitu.. kasian kamu juga Jul terus bagaimana jika kamu nanti hamil dan suami kamu itu balik ke mantannya . " Lanjut Nurul berapi-api memberi petuah biar Juleha tidak dimanfaatkan oleh suaminya itu.


Juleha hanya menggelengkan kepalanya saja mendengarkan nasehat dari Nurul. Ya tentu saja Juleha dan Julian tidak akan langsung berhubungan intim dulu karena mereka sudah sepakat sebelum ijab qobul untuk saling mengenal diri masing-masing sampai adanya perasaan cinta hadir diantara mereka.


"Iya mbak, Leha pasti akan jaga diri disana nanti, Mbak Nurul tenang saja. Mbak tidak lupa kan kalau leha ini bisa silat dari SMP" ujar Juleha kepada Nurul agar tidak memikirkan hal yang bukan-bukan . Juleha dari SD kelas 6 sudah ikut kegiatan silat  sampai SMA kelas 2. Juleha juga pernah ikut kompetisi silat walaupun gak sampai tingkat internasional karena dia kalah tanding pas ditingkat nasional.


"Ah hahaha.. mbak lupa kamu bisa silat Jul," ucap Nurul sambil tertawa kecil karena lupa jika Juleha ini seorang pesilat.


Mereka berdua akhirnya keluar dari kost karena sudah selesai membereskan barang-barang milik Juleha, enggak banyak cuma dua tas saja seperti saat Juleha datang ke Jakarta Du hari lalu.


"Maaf lama menunggu " ujar Juleha meminta maaf ke Julian yang menunggu diteras .


" Sudah selesai mengepak Barang-barang milik mu ?" Tanya Julian saat melihat Juleha datang bersama Nurul dengan tas di tangannya.


" Sudah, barang bawaan aku cuma ini saja " jawab Juleha agak kaku karena  belum terbiasa.


" Ayo kita pulang, Mommy sudah menelfon dari tadi " ajak Julian untuk segera pulang karena dirinya sudah sangat lelah dan juga sang mommy selalu menelfonnya menanyakan keberadaan mereka karena belum sampai kerumah mereka.


" Mbak Nurul, leha pamit ya. Nanti leha mampir lagi kesini atau mbak Nurul bisa datang ke tempat leha " pamit Juleha ke Nurul karena suami barunya itu mengajaknya untuk segera pulang ke rumah Julian.


" Hati-hati ya Leh, masnya saya nitip leha ya jaga dia baik-baik " ujar Nurul  ke Julian agar menjaga Juleha  dengan baik.

__ADS_1


Julian hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawabannya kemudian mengambil barang-barang milik Juleha untuk dia bawa dan dimasukkan kedalam bagasi mobil mereka. Sedangkan Juleha hanya melihat dan mengikuti suaminya itu masuk kedalam mobil.


__ADS_2