My Sister

My Sister
10


__ADS_3

Acara pernikahan berjalan dengan lancar walaupun harus di tunda beberapa menit karena Juleha masih harus di rias.


" Saya terima nikah dan kawinnya Siti Juleha binti almarhum bapak Wanto Kusuma dengan mas kawin uang Lima Milyar rupiah dibayar tunai " Ujar Julian lancar menjawab ijab qobul sambil menjabat tangan wali hakim.


" Sah " jawab para tamu undangan serempak.


"Sah " jawab Ibu Minah dari telfon video call yang menyaksikan ijab qobul pernikahan dadakan putri sulungnya. Ibu Minah menangis haru dan juga sedih karena tidak bisa hadir secara langsung diacara pernikahan dadakan putrinya itu.


" Alhamdulillah "


Kemudian dilanjutkan dengan doa dan tanda tangan surat pernikahan. Juleha Masuk dan hadir setelah ijab qobul selesai ucapakan. Dia tampak cantik dengan kebaya putih yang senada dengan pakaian Julian sang mempelai pria. Walaupun pernikahan ini dadakan tapi pernikahan ini sah secara agama dan negara. Juleha dituntun oleh Mommy Maya untuk duduk disamping Julian putranya. Juleha segera mengambil tangan Julian untuk menciumnya sebagai bakti pertamanya sebagai istri sejak ijab qobul usai .


" Dear. Jangan bengong, usap kepala istrimu " ujar Mommy Maya saat melihat Julia terbengong terpesona melihat Juleha dalam balutan kebaya pengantinnya.


" Ah.." Julian salah tingkah Karena ketahuan terpesona dengan Juleha yang tampak sangat cantik dan juga anggun dalam satu waktu.


" Sabar pak, tahan sampai nanti malam ya ." Celetuk penghulu yang masih memegang mic. Sontak saja para tamu tertawa dibuatnya ada juga yang ikutan pengantin baru itu.


Wajah Juleha dan juga Julian memerah karena malu digoda mereka.


" Ibu doakan semoga pernikahan kalian langgeng sampai maut memisahkan dan juga jadilah istri yang patuh nak, sekarang kamu milik suamimu jadi kamu patuhlah ke suami mu. dan juga buat nak Julian selamat datang di keluarga kami tolong jaga dan sayangi putri Ibu Juleha. Jika ada masalah bicara dan selesaikan baik-baik, baik buruknya kalian harus saling membimbing satu sama lain . " Pesan Ibu Minah kepada anak dan menantunya yang baru menikah itu lewat telepon video call.


" Iya Bu " jawab Juleha terharu dan juga sedih karena kini dia menjadi seorang istri orang walaupun dadakan serta tidak ada keluarganya yang ada dihari pernikahannya ini.


Sedangkan Julian hanya memang anggukkan kepalanya saja.


Kedua pengantin baru itu segera menandatangani surat menikah mereka dan untuk surat menikah masih menyusul karena di buku nikah ada foto Elsa sebagai mempelai wanita bukan Juleha. Setelah menandatangani surat pernikahan keduanya di naik ke atas pelaminan agar para tamu bisa bersalaman untuk mengucapkan doa selamat untuk pernikahan mereka.


" Selamat untuk pernikahan kalian nak, semoga langgeng sampai tua seperti mommy dan Daddy " Ujar Mommy bahagia karena akhirnya pernikahan terlaksana dengan lancar.

__ADS_1


" Selamat datang di keluarga Martin Juleha panggil saja kami berdua Mommy dan Daddy seperti Julian memanggil kami " lanjut Daddy Rendra .


" Terimakasih em.. Daddy" Juleha malu-malu Karena diterima di keluarga besar suaminya.


Kemudian mereka mengambil foto keluarga sebentar karena masih ada tamu yang mau mengucapkan selamat kepada mereka.


" Selamat Bro, Brian seorang diri naik keatas pelaminan Julian dan Juleha memberi selamat kepada pengantin baru dan ikuti oleh para tamu lainnya yang memberi ucapan selamat dan doa kepada pengantin baru itu.


Selama Dua jam lebih akhirnya pernikahan selesai karena acara resepsi pernikahan keduanya harus ditunda dulu karena keluarga Juleha tidak ada dan rencananya dua hari setelah pernikahan keluarga Martin akan ke Probolinggo untuk menemui Ibu dan keluarga Juleha .


.


.


Kedua pengantin baru itu kini berada didalam satu mobil untuk kembali pulang ke rumah keluarga Martin tetapi Juleha meminta ke Suami barunya itu untuk mampir dulu ke Kostnya Nurul untuk mengambil barang-barang miliknya disana.


Acara pernikahan berjalan dengan lancar walaupun harus di tunda beberapa menit karena Juleha masih harus di rias.


" Saya terima nikah dan kawinnya Siti Juleha binti almarhum bapak Wanto Kusuma dengan mas kawin uang Lima Milyar rupiah dibayar tunai " Ujar Julian lancar menjawab ijab qobul sambil menjabat tangan wali hakim.


" Sah " jawab para tamu undangan serempak.


"Sah " jawab Ibu Minah dari telfon video call yang menyaksikan ijab qobul pernikahan dadakan putri sulungnya. Ibu Minah menangis haru dan juga sedih karena tidak bisa hadir secara langsung diacara pernikahan dadakan putrinya itu.


" Alhamdulillah "


Kemudian dilanjutkan dengan doa dan tanda tangan surat pernikahan. Juleha Masuk dan hadir setelah ijab qobul selesai ucapakan. Dia tampak cantik dengan kebaya putih yang senada dengan pakaian Julian sang mempelai pria. Walaupun pernikahan ini dadakan tapi pernikahan ini sah secara agama dan negara. Juleha dituntun oleh Mommy Maya untuk duduk disamping Julian putranya. Juleha segera mengambil tangan Julian untuk menciumnya sebagai bakti pertamanya sebagai istri sejak ijab qobul usai .


" Dear. Jangan bengong, usap kepala istrimu " ujar Mommy Maya saat melihat Julia terbengong terpesona melihat Juleha dalam balutan kebaya pengantinnya.

__ADS_1


" Ah.." Julian salah tingkah Karena ketahuan terpesona dengan Juleha yang tampak sangat cantik dan juga anggun dalam satu waktu.


" Sabar pak, tahan sampai nanti malam ya ." Celetuk penghulu yang masih memegang mic. Sontak saja para tamu tertawa dibuatnya ada juga yang ikutan pengantin baru itu.


Wajah Juleha dan juga Julian memerah karena malu digoda mereka.


" Ibu doakan semoga pernikahan kalian langgeng sampai maut memisahkan dan juga jadilah istri yang patuh nak, sekarang kamu milik suamimu jadi kamu patuhlah ke suami mu. dan juga buat nak Julian selamat datang di keluarga kami tolong jaga dan sayangi putri Ibu Juleha. Jika ada masalah bicara dan selesaikan baik-baik, baik buruknya kalian harus saling membimbing satu sama lain . " Pesan Ibu Minah kepada anak dan menantunya yang baru menikah itu lewat telepon video call.


" Iya Bu " jawab Juleha terharu dan juga sedih karena kini dia menjadi seorang istri orang walaupun dadakan serta tidak ada keluarganya yang ada dihari pernikahannya ini.


Sedangkan Julian hanya memang anggukkan kepalanya saja.


Kedua pengantin baru itu segera menandatangani surat menikah mereka dan untuk surat menikah masih menyusul karena di buku nikah ada foto Elsa sebagai mempelai wanita bukan Juleha. Setelah menandatangani surat pernikahan keduanya di naik ke atas pelaminan agar para tamu bisa bersalaman untuk mengucapkan doa selamat untuk pernikahan mereka.


" Selamat untuk pernikahan kalian nak, semoga langgeng sampai tua seperti mommy dan Daddy " Ujar Mommy bahagia karena akhirnya pernikahan terlaksana dengan lancar.


" Selamat datang di keluarga Martin Juleha panggil saja kami berdua Mommy dan Daddy seperti Julian memanggil kami " lanjut Daddy Rendra .


" Terimakasih em.. Daddy" Juleha malu-malu Karena diterima di keluarga besar suaminya.


Kemudian mereka mengambil foto keluarga sebentar karena masih ada tamu yang mau mengucapkan selamat kepada mereka.


" Selamat Bro, Brian seorang diri naik keatas pelaminan Julian dan Juleha memberi selamat kepada pengantin baru dan ikuti oleh para tamu lainnya yang memberi ucapan selamat dan doa kepada pengantin baru itu.


Selama Dua jam lebih akhirnya pernikahan selesai karena acara resepsi pernikahan keduanya harus ditunda dulu karena keluarga Juleha tidak ada dan rencananya dua hari setelah pernikahan keluarga Martin akan ke Probolinggo untuk menemui Ibu dan keluarga Juleha .


.


.

__ADS_1


Kedua pengantin baru itu kini berada didalam satu mobil untuk kembali pulang ke rumah keluarga Martin tetapi Juleha meminta ke Suami barunya itu untuk mampir dulu ke Kostnya Nurul untuk mengambil barang-barang miliknya disana.


__ADS_2