MY SOULMATE IS NINE TAILED GIRLS

MY SOULMATE IS NINE TAILED GIRLS
0029


__ADS_3

Gelap senyap penuh jeritan dan teriakan yang mengisi lorong lorong sel penjara bawah tanah. Laki laki berambut pirang tak henti hentinya berteriak meringis kesakitan ,sebuah pukulan cambuk mendarat tepat di sekujur tubuhnya, kedua tangannya yang kekar di gantung di atas tiang Besi, darah segar mengalir deras dari tangan dan tubuhnya....


"Kau gak pantas hidup lagi luis bugghhhh"


Ucap sosok berambut hitam yang tak lain adalah richardson...


"Cihhh harusnya kau yang tak pantas hidup"


Ucap Luis dengan suara serak...


"Bugggg diam kau,saat ini juga aku akan membunuhmu buggg"


Richardson melayangkan cambukan dengan keras pada tubuh luis


"Awww ishh hen-tikan kau boleh mengambil istanaku asalkan jangan membunuhku, aku tak ingin meninggalkan Graziela istriku"


Cicit luis, nadanya terdengar serak ....


"Graziela ,ohh rupanya kau masih mencintainya ya sepupuku tersayang namun sayang istri tercintamu sudah mati di tanganku Ahahahaaaaaaa"


Richardson berteriak seperti kesetanan bahkan suaranya terdengar mengerikan... Wajar saja kalau richardson bertingkah seperti itu karena dia adalah seorang Lady killer....


"Dasar licik,beraninya kau bunuh istriku"


Umpat lucas dengan pelan...


"Gue emang licik ,jadi sebaiknya gue bunuh elo sekarang"


Bisik richardson di telingan luis


Tanpa richardson sadari,Nicolas yang sedari tadi mendengar Perbincangan richadrson dan luis,Memutuskan untuk mendengarkan percakapan itu dengan seksama namun tanpa terlihat.nicolas bersembunyi di balik tembok.tepat di sebelah sel tahanan luis..


"Cihhh kurang ajar jadi selama ini yang menyambut kedatanganku bukan Luis yang asli melainkan oranglain terus dia siapa dong"


Gumam nicolas dalam hati,ia berpikir sejenak..........


Richardson yang mendengar suara seseorang langsung menoleh ke sumber suara dan ia dapati Nicolas yang tengah mendengar percakapan nya dengan luis yang asli...


"Hah sepertinya ada yang menguping ,ohh ternyata kau Nicolas Alvardo, aku akan melenyapkanmu "


Telinga runcing richardson menangkap sebuah suara dari balik tembok tepat di sebelah sel tahanan luis, Richardson bergumam pelan penuh kelicikan, Aura Psikopat mulai terlihat jelas dari tubuhnya.....


Nico pov...


"Aduh gawat sepertinya aku ketahuan, aku harus segera pergi dari sini"


Batin nico dalam hati


Pada saat Nicolas akan meninggalkan penjara bawah tanah, richardson menepuk pelan punggung nico sembari berseringai jahat...


Pukk"mau kemana kau Raja Vampire hmm? "


Ucap richardson dengan seringai jahat


"Kau bukan luis, siapakah kau sebenarnya? "


Tanya Nicolas to the point sembari berbalik ke arah richardson.ukuran tubuh nico dan Richardson sangat jauh berbeda, nico punya perawakan tinggi sedangkan Richardson tinggi nya cuma beda dua senti sama Nicolas.


"Wah wah wah ternyata kau pintar juga ya Lord vampire"

__ADS_1


Ucap richadson dengan nada sinis


"Cihh tentu saja aku ini pintar, sebenarnya kau ini siapa hah,kenapa kau siksa King Luis dengan kejam?"


Sentak nico dengan keras,Richardson yang mendengar sentakan nico barusan malah mengejek nico..


"Cihhh loe ga perlu tahu sipa gua, yang penting gue bakalan rebut calon istri lo, loe itu gak pantes dapetin Starla yang seorang Vassellunika Ekor sembilan,lagian loe itu cuman Pebinor yang gak tau malu,bahkan loe tega nyulik starla dari matenya cihhh "


Ejek Richardson dengan nada nyinyir


"Kau bilang apa barusan, Gue bukan pebinor ,bahasa apa sich yang loe pake gue gak ngerti dan apaan itu pebinor?"


Ucap nico dengan amarah sembari bertanya apa maksud dari kata pebinor pada Richardson


"Dasar jadul, kata pebinor aja lu gak tahu cihh ,pebinor artinya perebut bini orang loe paham"


Ucap richardson dengan keras...


"Gue bukan pebinor ,lagian starla itu mate gue"


Ucap nico dengan nada keras penuh emosi...


"Cihh,terserah elu,yang penting bagi gue elo itu adalah pebinor,dan gue akan jadi perebut calon istri orang /pcior..Ahahahahahahahaha"


Richardson tertawa jahat sembari berucap licik..


"Arghhh gue gak akan biarkan elo ngerebut starla dari gue arghhh"


Gumam Nicolas dengan ekspresi kesal penuh emosi...


"Sebaiknya gur mesti bunuh elo Lord Nicolas Alvardo"


"Loe gak akan bisa ngebunuh gue"


Ucap nico dengan keras Agak membentak..


"Benarkah-"


Ucap Richardson dengan sinis +mengejek.


"Gue yang akan membunuh loe ,bukan elo yang akan membunuh gue"


Geram nico,amarahnya sudah di ubun ubun....


"Lihat aja nanti nico,gue yang akan melenyapkan loe dan bukan sebaliknya,Para Warlock datanglah"


Teriak Richardson dengan lantang memanggil para Warlock...


Tiba tiba sebuah Asap hitam muncul tepat di tengah Richardson dan nicolas,dari dalam Asap itu muncul sesosok mahluk menyerupai fairy namun Agak aneh,mahluk itu adalah warlock....


"Ada apa tuanku?"


Tanya salah satu warlock yang seperti warlock itu adalah pemimpinnya..warlock membungkuk hormat pada richadson...


"Tolong kau siksa vampire ini"


Perintah richardson pada warlock itu sembari menunjuk nicolas dengan jari telunjuknya....


"Baik King "

__ADS_1


Ucap pemimpin warlock itu sembari membungkuk


"Cihh dasar licik kau ,beraninya kau menyuruh orang untuk membunuhku"


Umpat nicolas dengan Penuh emosi...


"Gue emang licik,dave cepat kau bawa vampire gila ini ke ruang penyiksaan"


Ucap Richardson dengan suara lantang...


"Baik King"


Ucap Dave si pemimpin warlock sembari membungkuk hormat.....


"Awas kau rich,gue akan membalas atas perlakuan loe sama gue"


Teriak nicolas dari kejauhan..


Kini nicolas di seret dengan paska dan kasar oleh para warlock menuju ruang penyiksaan yang berada tepat di bawah penjara bawah tanah/sel tahanan...


Di kediaman para vampire/di castle Night born,loreta tengah gelisah sedangkan simon asyik membaca koran, loreta tah henti hentinya mondar mandir di aula castle,simon yang melihat tingkah istrinya hanya bisa geleng geleng kepala


"Suamiku apa menurutmu nico dan starla akan baik baik saja?"


Tanya loreta pada sang suami yang tengah membaca koran di kursi...


"Mereka akan baik baik saja ,kamu harus tenang ,lagian para white Elf itu baik kok"


Ucap simon dengan suara tenang...


"Tapi kok pirasatku mengatakan kalau mereka sedang dalam bahaya,suamiku tolong lakukan sesuatu"


Ucap loreta,nadanya terlihat cemas...


"Huuhhh kau bisa tenang sedikit gak istriku ,kamu gak perlu cemas lagian mereka berdua bisa jaga diri"


Ucap Simon yang mencoba menenangkan istrinya.....


"Tapi aku-"


Belum sempat loreta berbicara simon langsung mencium bibir loreta dengan lembut sembari berucap pelan di sela sela ciumannnya....


Cupp"kamu tenang ya,aku yakin kalau nico dan starla pasti bisa jaga diri"


Ucap simon di sela sela ciumannya.....


"Huhhh tapi ak-"


"Sudah ku bilang kan istriku pasti mereka berdua selmar jadi kamu gak perlu cemas hmm"


Sahut simon sembari tersenyum ,ia juga mengusap pucuk kepala istrinya dengan penuh kasih sayang....


"Humm kau benar,kalau gitu aku takkan cemas lagi"


Lirih loreta pelan...


Brukk"itu baru istriku ,kau harus tenang dan jangan cemas,mereka berdua sudah besar dan sudah bisa menjaga satu sama lain bentar lagikan mereka akan menikah"


Ucap simon panjang lebar sembari Memeluk tubuh mungil istrinya

__ADS_1


__ADS_2