
Author pov
Di sebuah ruangan bernuansa putih abu. Seorang gadis tengah melamun ke arah jendela. Rambut panjangnya tergerai terbawa angin malam
Gadis itu tengah memikirkan calon suaminya yang sedari ia tunggu namun tak kunjung kembali...
"huhh nico kamu kemana sih"?
Lirih gadis itu pelan sambil membuang napas kasar
Tok tok tok
Suara ketukan pelan terdengar mengusik ketenangan gadis itu. Gadis itu berpikir itu adalah suara ketukan suaminya.
Gadis itu berjalan. Pelan ke arah sumber suara. Namun sesampainya gadis itu di depan pintu. Hal yang tak di inginkan terjadi. Seorang pria yang tak lain adalah pemimpin para black elf richardson membekap mulut gadis itu dengan kencang
Cleck.Greppp ."ehmmmm kau hmm"
Starla membuka pelan pegangan pintu. Pada saat pintu sudah di buka. Sebuah tangan kekar membekap mulutnya. Tangan kekar tersebut milik Richardson...
"lepaskan aku"
Teriak starla dengan suara pelan...
"diam kau. Malam ini juga kau akan menikah denganku. Dan akan ku gugurkan kandunganmu"
Bentak Richadrdson di telinga starla. Posisi richardson saat ini adalah tengah memeluk tubuh mungil starla dari belakang. Tak lupa ia juga membekap mulut starla dengan tangan kekarnya.starla hanya bisa diam tak berkutik..
"siapa kamu? "
Ucap Starla dengan suara pelan
"Aku Richardson Raja dari para Black elf"
Ucap Richardson dengan lembut Di telinga starla
Di ruang tahanan. Luis tengah membengkokan sebuah kawat besi berukuran kecil. Kawat besi itu akan ia gunakan untuk membuka gembok sel penjara....
"aku harus keluar dari sini"
Gumam luis pelan.Tangan kekarnya memegang kawat besi dengan kencang lalu membengkokannnya hingga membentuk sebuah lengkungan kecil namun runcing
"fyuhh akhirnya bengkok juga"
Batin luis dalam hati. Ia bernafas lega
Para penjaga sel tahanan sudah pulas tidur. Ini adalah kesempatan bagus buat luis untuk kabur dari sel tahanan dan pergi menolong nicolas yang sedang di siksa oleh para Warlock.....
Cleck.
Suara gembok terdengar pelan. Luis berhasil membuka gembok sel penjara yang mengurungnya selama 1 tahun....
"yes aku berhasil keluar. Sekarang aku harus selamatkan nicolas"
Gumam luis dalam hati
Luis berjalan ke arah ruang isolasi/ruang penyiksaan. Ia berjalan pelan supaya tak di ketahui oleh para warlock... Kakinya melangkang terus ke dalam lorong isolasi.
Bercak darah menetes dari atas atap dan jatuh ke dahi luis. Tubuh kurus nan kering terlihat berserakan di ujung lorong nan sempit
Ruangan gelap nan sunyi di penuhi darah dan nanah. Mayat mayat bangsa white Elf berserakan di ujung koridor. Bau anyir menyeruak kencang di setiap lorong- lorong isolasi
Suara teriakan memenuhi lorong penyiksaan. Teriakan tersebut berasal dari Nicolas yang sedang merintih ke sakitan akibat cambukan dari Dave sang king of Warlock....
Cambukan demi cambukan di layangkan tanpa henti oleh dave pada nicolas. Nicolas hanya diam terbujur kaku dengan darah kering nan hitam pekat menetes dari sudut bibirnya.
"bukkk"
Awww aahhhh"Aish dasar biadab kau Dave sialan aww"
Umpat nicolas di kursi tempat ia di ikat
"Diam kau!"Bukkk
Sentak dave sambil terus melayangkan cambukan demi cambukan pada tubuh Atletis nicolas yang sudah di penuhi bekas cambukan.....
"cihhh.aku takkan diam. Sebelum aku menghajarmu Dave sialan ahahahahaa uhuk uhuk uhuk"
Ucap nicolas dengan nada mengancam. Ia tertawa sebentar namun di sertai batuk. Bekas luka yang ia dapat membuat semua kekuatannya hilang. Kini ia tak berdaya dan hanya bisa berbicara saja. Seluruh tubuhnya mati rasa tak dapat bergerak bebas. Kedua tangannya di gantung di atas tiang besi. Ia hanya mengenakan celana jeans warna hitam. Rambut hitamnya kusut.
bugghh"Beraninya kau vampire sialan. Kau yang akan mati di tanganku malam ini bahkan kau takkan lagi bertemu dengan calon istrimu tercinta Ahahahahaha"
Ucap dave. Ia membalas ucapan nicolas disertai tawa jahat.kata kata kotor ia ucapkan pada nicolas.
"cuihhh itu takkan terjadi"
__ADS_1
Ucap nicolas dengan nada dan tatapan sinis
"benarkah. Kita lihat nanti kau akan mati di tanganku dan kau akan menjadi budak ku selama-"
Belum sempat Dave berbicara. Tiba tiba saja sebuah cahaya putih seperti jarum tipis menusuk tepat di jantung Dave sampai Dave tiada (mati)
Drussss"kau yang akan mati Raja Dave)"
Ucap luis yang muncul dari arah pintu sambil berseringai
"kau-brukkk"
Sahut dave pelan sambil berbalik ke arah belakang dan melotot ke arah luis kemudian ia jatuh tersungkur di lantai dengan darah yang keluar dari mulut dan hidungnya. Punggungnya robek disertai darah yang tumpah dengan deras membasahi lantai isolasi........
Cambukan demi cambukan di layangkan tanpa henti oleh dave pada nicolas. Nicolas hanya diam terbujur kaku. darah kering berwarna hitam pekat menetes dari sudut bibirnya.
"bukkk"
Awww aahhhh"Aish dasar biadab kau Dave sialan aww"
Umpat nicolas dengan mulut di penuhi darah
"Diam kau".Bukkk
Sentak dave sambil terus melayangkan cambukan demi cambukan pada tubuh Atletis nicolas yang sudah di penuhi bekas cambukan.....
"cihhh.aku takkan diam Sebelum aku menghajarmu Dave sialan ahahahahaa uhuk uhuk uhuk"
Ucap nicolas dengan nada mengancam. Ia tertawa sebentar namun di sertai batuk. Bekas luka yang ia dapat membuat semua kekuatannya hilang. Kini ia tak berdaya dan hanya bisa berbicara saja. Seluruh tubuhnya mati rasa tak dapat bergerak bebas. Kedua tangannya di gantung di atas tiang besi. Ia hanya mengenakan celana jeans warna hitam. Rambut hitamnya kusut.
bugghh"Beraninya kau vampire sialan. Kau yang akan mati di tanganku malam ini bahkan kau takkan lagi bertemu dengan calon istrimu tercinta Ahahahahaha"
Ucap dave. Ia membalas ucapan nicolas disertai tawa jahat.kata kata kotor ia ucapkan pada nicolas.
"cuihhh itu takkan terjadi"
Ucap nicolas dengan nada dan tatapan sinis
"benarkah. Kita lihat saja nanti kau akan mati di tanganku dan kau akan menjadi budak ku selama-"
Belum sempat Dave berbicara. Tiba tiba saja sebuah cahaya putih seperti jarum tipis menusuk tepat di jantung Dave sampai Dave tiada (mati)
Drussss"kau yang akan mati Raja Dave"
Ucap luis yang tiba-tiba muncul dari arah pintu sambil berseringai menusukan sebuah belati tepat di jantung Dave
"kau-brukkk"
"My lord ayo Kita pergi"
Ajak Luis pada Nicolas.
Luis membuka ikatan rantai yang membelenggu tubuh nicolas
"hmm"
Gumam nicolas pelan bangkit dari duduknya
Nicolas dan Luis Keluar dari ruang isolasi. Mereka berdua berjalan mengendap endap menuju Aula istana. Keadaan di Aula, Di penuhi oleh hiasan Altar petnikahan yang super mewah dan romantis

Tap tap tap tap
Tap tap tap
"luis sepertinya akan ada pesta"
Ucap Nicolas berbisik pada luis
"kau benar. Tapi untuk apa pesta se mewah ini"
Gumam luis pelan sambil berpikir
"sepertinya ada yang mau menikah"
Tebak nicolas dengan wajah serius
"tapi siapa yang mau menikah? "
Ucap luis dengan tanda tanya
"Aku tidak tahu yang pasti, sekarang aku harus menjemput starla"
Sahut Nicolas...
__ADS_1
Pada saat Nicolas dan Luis berbincang bincang.
Ada dua prajurit istana yang sedang membicarakan pernikahan Antara Richardson Dan Starla...
"Kai, Apa kau tahu? "
Tanya prajurit berbaju biru.
"Ada Apa? "
Tanya Kai balik
"sebentar lagi Raja kita akan menikah dengan gadis ekor sembilan itu"
Ucap prajurit berbaju biru itu.
"Maksudmu Nona Starla? "
Tanya Kai.
"ehmm"
Sahut prajurit itu.
"kalau begitu, kita harus persiapkan acara ini dengan matang"
Ucap Kai dengan penuh semangat
"Kamu benar.kita harus mempersiapkan acaranya dengan matang dan cepat"
Ucap prajurit berbaju biru itu.
Kedua prajurit itu, berjalan ke arah luar istana.....
Mendengar percakapan dua prajurit barusan, tangan Nicolas mengepal dengan keras sampai terlihat urat urat yang terlihat sangat jelas, rahangnya mengeras. Tatapan matanya tajam
"Arrrghh. Ini tidak nyatakan? "
Tanya Nicolas pada Luis
"sepertinya ucapan kedua prajurit itu benar"
Ucap Luis singkat
"Aku harus selamatkan Starla luis "
Ucap Nicolas sambil menatap Luis
"ini bukan waktu yang tepat Nicolas, kita tunggu beberapa jam lagi bersabarlah"
Ucap Luis. Nadanya terdengar bijak
"Aku tidak tahan lagi luis.starla itu mateku,aku tidak akan membiarkan starla di menjadi milik Richardson"
Geram Nicolas dengan rahang mengeras
Di sisi lain, starla hanya bisa menangis dalam diam, kini ia tengah di dandani oleh para perempuan black elf .gaun pengantin yang ia kenakan sangat indah. Namun perutnya yang buncit terlihat jelas.
"hiks hiks aku tidak mau menikah dengannya hiks"
Lirih Starla sambil berurai air mata
Para perempuan black elf yang mendengar penuturan Starla barusan, merasa iba. Salah satu black elf mencoba untuk menenangkan starla
"Queen, saya Tahu perasaan anda, tapi tak baik loh anda menangis seperti ini ,kalau sampai king tahu King Richardson akan marah"
Ucap perempuan black elf bersurai perak....
"benar kata lidia Queen, anda jangan menyianyiakan Air mata anda"
Kini perempuan black elf bersurai merah darah menyahut...
"huhh kalian benar, aku tidak boleh hiks menyianyiakan Air mataku"
Gumam Starla pelan
Ini gambar gaun pengantin starla

"Anda sangat cantik Queen"
Ucap Lidia dan amora serempak
"makasih "
__ADS_1
Ucap Starla pelan sambil tersenyum.