MY SOULMATE IS NINE TAILED GIRLS

MY SOULMATE IS NINE TAILED GIRLS
0030


__ADS_3

Nicolas pov....


Suara cambukan dan teriakan beserta rintihan terdengar cukup keras di ruang eksekusi tepat di bawah sel penjara para Elf


"Rasakan ini"Buggg


ucap suara serak nan berat yang di iringi suara cambukan


Suara cambukan keras di layangkan oleh seorang Laki laki yang tak lain adalah pemimpin warlock pada tubuh nicolas


Aww uhhhh ishhh


Nicolas mendesis pelan dengan darah yang menetes dari mulutnya


Bugggg


"Aww Hentikan"


Rintih nicolas pelan nan halus


Buggg,"gak akan ku hentikan "


Ucap sang warlock dengan seringai jahat


"Aishhh dasar keparat aww"


Rintih nicolas.darah segar keluar dari hidungnga


"Diam kau vampire" .buggg


Bentak sang warlock dengan terus melayangkan cambukannya


"Cihhh dasar licik kau warlock gila"


Umpat nicolas


"Buggg kau harus lenyap dari muka bumi ini"


Sahut sang warlock.dengan satu cambukan keras tanpa ampun


"Cuihh kau aww tak ishh akan bisa melenyapkanku begitu aja"


Ucap nicolas dengan suara pelan


Bruggg"Diam kau ,kau harus mati sekarang juga vampire sialan"


Sentak salah satu warlock berpakaian hitam ke ungu unguan yang tak laim adalah King of warlock, sembari mencambuk tubuh nicolas dengan tanpa ampun,darah segar mengalir dari tubuhnya yang kekar


Cuihhh"bunuh saja aku ayo bunuh,percuma saja kau mencambuku tak akan ada guna juga"


Gumam Nicolas,ia berkata sinis dengan sedikit mengejek pada warlock yang tengah mencambuk tubuhnya...


Arghh"diam kau vampire gila,kau pikir aku tak bisa membunuhmu hmm?,cihh kau salah besar .cambuk yang sedang ku pegang ini bukanlah cambuk biasa ,ini adalah cambuk renvils,kau tahu kan apa itu cambuk renvils hmm?"


Warlock tersebut berucap panjang lebar,sambil menjelaskan mengenai cambuk yang ia pegang saat ini bukanlah cambuk biasa melainkan adalah cambuk renvils...


Cuihh"aku gak percaya,lagipula cambuk renvils hanya bisa di ambil oleh mahluk yang berhati suci dan berjiwa bersih,bukan seperti mu yang hanya seorang warlock jahat "


Umpat Nicolas dengan sinis sembari meludahi wajah warlock tersebut...


"Kurang ajar kau vampire gila ,buggg"


Teriak warlock tersebut sembari mencambuk tubuh nicolas tanpa ampun,darah hitam mulai keluar dari tubuh nicolas yang sudah di penuhi luka bekas cambukan...


"Ahahah lihat ini ,kau sudah terluka parah Lord Nicolas Alvardo"


Ucap sang warlock tersebut sambil tertawa jahat,raut kepuasan mulai terlihat dari wajah sang warlock


"Uhuk uhukk,kau benar benar keparat"


Umpat nicolas sembari terbatuk batuk yang di sertai dengan darah...


"Bagaimana nico,apa kau puas setelah aku berhasil membunuhmu saat ini juga,King Richardson pasti akan senang Ahahahaha"


Ucap warlock tersebut yang lagai lagi tertawa jahat di sertai ucapan mengejek...


"Aku tak akan membiarkan hal itu terjadi"


Teriak Nicolas dengan suara serak...

__ADS_1


Bugggg"kau harus mati vampire keparat"


Teriak warlock tersebut sembari melayangkan cambukannya pada tubuh nicolas yang mulai berdarah


"Aww ishhh"


Rintih nicolas sembari menutup mata,ia sudah tak berdaya


Buggg


Awww" kau benar benar berengsek"


Gumam nico pelan dengan nada kesal


Bugg."Gue emang berengsek "


Ucap warlock tersebut dengan nada sinis


Awww uhh


Nicolas merintih kesakitan,beribu ribu cambukan mengenai tubuhnya,kini tubuhnya sudah di penuhi oleh darah berwarna hitam pekat....


Buggg"Rasakan itu vampire sialan"


Sentak warlock tersebut dengan nada keras nan tegas


....


Di tempat lain,yakni Di wilayah para white witch pov..


Azriela tengah Memasak di dapur,walaupun ia seorang Queen of Wizard tapi ia juga merupkakan seorang ibu rumah tangga,rencananya ia ingin membuatkan sarapan untuk suaminya beserta kakak ipar dan istri kakak iparnya...


"Humm apa yang mesti aku masak ya? "


Azriela berpikir sejenak,ia tak tahu apa yang mesti ia masak,saat ini waktu menunjukan pukul 6.00 pagi...


"Queen apa saya boleh membantu?"


Tanya salah satu maid dengan sopan sambil menundukan kepala


"Gak perlu maria,aku bisa sendiri,kau kembali saja bekerja"


"Queen yakin tak perlu bantuan saya?"


Maid tersebut bertanya lagi


"Iya maria,aku tak perlu bantuanmu lagi pula aku hanya memasak bukan nguli"


Ucap azriela..


"Hmm kalau gitu saya pamit queen"


Ucap maid tersebut sembari membungkuk hormat dan berlalu pergi meninggalkam Azriela..


Kini azriela tengah berkutat di dapur,sebuah ide muncul dari benaknya mengenai masakan apa yang akan ia masak saat ini


"Aha aku ada ide,hmm sebaiknya aku buatkan Nasi bakar buat sebastian dan kedua kakak iparku tercinta hmm semoga mereka suka"


Ucap azriela dalam hati..


Hmm nasinya udah aku bentuk dan udah aku isi pake sosis,abon, naget dan ikan ,sekarang tinggal ku bakar horeee...


"Humm lama amat ya matangnya,apa aku mesti pake sihir biar cepat matang tapi rasanya pasti gak akan enak humm"


Pikir Azriela dalam hati sembari menyandar di tembok dapur,ia tengah menunggu nasi bakar buatannya matang


Tak berapa lama akhirnya nasi bakar buatan azriela sudah matang


"Huhh akhirnya matang juga nih nasi"


Guman azriela pelan sembari menatap nasi bakar buatannya yang sudah matang


Tap tap tap tukk"nasi bakar sudah matang semoga ketiga orang itu menyukainya"


Gumam Azriela pelan sembari meletakan nasi bakar buatannya di meja makan


Ia sudah duduk di meja makan terlebih dahulu sembari menunggu ketiga orang yang akam mencicipi hasil buatannya..


Dari arah tangga,Sebastian berjalan dengan pelan,ia mencium aroma yang begitu memabukan dari arah meja malam...

__ADS_1


Tap tap tap."humm aromanya enak sekali,siapa yang masak ya Gio?"


Sebastian bertanya pada wolfnya


"Entahlah bastian yang jelas aromanya begitu nikmat"


Ucap gio wolf nya bastian


"Kita harus ikuti aroma itu gio"


Ucap bastian pada wolf nya


"Hmm"


Gumam gio yang hanya di jawab dengan deheman saja...


Sebastian dam wolfnya berjalan ke arah meja makam tempat aroma itu berasal,sesampainya ia di sana,ia di kagetkan dengan istrinya yang tak lain adalah azriela yang tengah duduk sendiri di meja makan sembari menatap nasi bakar di depanya sambil tersenyum,karena bastian penasaran,ia berjalan ke arah istrinya dan bertanya.


Tap tap tap"azriela,kok kamu di sini,pantesan di kamar gak ada,kamu lagi ngapain sendirian di sini?"


Tanya sebastian panjang lebar,ia berjalan ke arah istrinya kemudian duduk di sampingnya


"Aku sengaja ninggalin kamu di kamar,aku pengen buatin sarapan untukmu taraa ayo makan"


Ucap azriela sembari memberikan sepiring nasi bakar buatannya pada bastian.


"Ini beneran kamu yang masak?"


Tanya bastian dengan sedikit tak percaya


"Iya ini aku yang bikin,ayo dong di makan"


Ucap azriela dengan keras..


"Iya aku makan"


Ucap bastian dengan pelan


"Aemm "


Sebastian tengah memakan nasi bakar buatan istrinya dengan lahap


"Enak?"


Tanya Azriela dengan wajah bertanya tanya


"Humm wenak tenan masakan kau azriela"


Ucap sebastian dengan bahasa jawa..


"Beneran?"


Tanya azriela dengan raut bahagia sekaligus tak percaya kalau masakannya ternyata enak.


"Iya enak"


Ucap bastian dengan mulut penuh nasi bakar..


Tanpa azriela dan bastian sadari,olivia dan Leo tia berjalan ke arah meja makan tepat di depan sebastian dan azriela.


"Hey kalian lagi makan apa sich,kayaknya enak tuh?"


Tanya leo pada kedua pasangan itu


"Minta dong"


Ucap olipia pada kedua pasangan itu


"Nih silahkan ambil,aku juga buatkan nasi bakar untuk kalian berdua,ayo cicipi masakanku pasti kalian berdua suka"


Ucap azriela sembari memberikan dua piring nasi bakarnya pada Olipia dan Leo


"Makasih adik iparku"


Ucap olipia dan leo serempak ,mereka berdua menerima masakan azriela


"Iya sama sama kakak iparku"


Sahut azriela sembari tersenyum

__ADS_1


Kini ke empat pasangan ini tengah asyik memakan nasi bakar buatan Azriela.


__ADS_2