
Nad Love Story:
Surat yang tidak akan tersampaikan.
Untuk sesorang yang mencintai Nad namun Nad sia siakan layaknya sampah.
Ini bukan saatnya Nad berbasa basi dengan menyapamu dan berpura pura seolah olah semuanya baik baik saja.
Kali ini Nad tidak akan berpura pura lagi, karna kepura puraan Nad selama ini hanya berujung pada rasa sakit.
Nad mencintaimu disaat yang salah, disaat hatimu tak lagi untuk Nad. Sudah untuk orang lain.
Nad mencintaimu disaat yang salah, disaat kebahagiaan abadimu sudah tercipta.
Lalu, pada akhirnya Nad hanya bisa berharap kamu bahagia meski bukan karna Nad.
Dari seseorang yang mencintaimu namun terlambat menyadarinya.
Teruntuk seseorang yang Nad cintai lewat layar kaca.
Hai! Bagaimana kabarmu? Apa kamu baik baik saja?
Nad ingin menyampaikan sesuatu, Nad kagum padamu. Perasaan kagum ini membuat Nad berada disebuah situasi yang sangat sulit.
Nad jatuh cinta padamu.
Meskipun kita tidak pernah bertemu.
Meskipun kita tidak pernah saling bersapaan.
Meskipun Nad tau kamu bahkan tidak mengenal Nad siapa
__ADS_1
Dan meskipun kita tidak ditakdirkan.
Nad hanya ingin menyampaikan suatu pesan tersirat, pesan aneh yang selalu mengganjal di hati Nad.
Maaf..
Nad tau menjadi idola banyak orang itu berarti kamu juga harus menjaga perasaan penggemarmu bukan?
Nad tau kamu diatur untuk jatuh cintamu.
Nad pun tau kamu pernah dengan sembunyi sembunyi jatuh cinta bukan?
Nad hanya ingin sampaikan kamu hebat. Kamu bisa menahan perasaanmu demi orang lain yang juga mencintaimu sangat besarnya.
Nad tau bagaimana persis perasaaanmu.
Sifatmu membuat Nad kagum padamu, entah itu asli atau bukan karna Nad tau sebagai seorang idola kamu harus hidup dalam kepura puraan bukan?
Teruntuk seseorang yang pada akhirnya "kembali".
Nad tidak pernah benar benar membencimu. Rasa cinta ini terlalu besar hingga membuat Nad susah untuk membenci apa lagi melupakanmu.
Nad tidak pernah mengharapkan kedatanganmu kembali.
Nad tidak pernah punya keinginan untuk menjalin cerita lagi bersamamu.
Bagi Nad, cerita kita, rasa kita, perjalan kita sudah berhenti ketika kamu memutuskan untuk pergi.
Meski sulit, tapi selama ini Nad bisa melakukannya.
Kedatanganmu yang tiba tiba ini membuat keyakinan Nad sedikit goyah. Tapi biar Nad jelaskan. Nad benar benar sudah tidak mengharapkanmu lagi.
__ADS_1
Nad sudah baik baik saja. Nad bahagia dengan diri Nad yang sekarang. Tanpa kamu, tanpa cerita cinta, tanpa harapan palsu. Nad bahagia.
Jadi... mari saling menghargai.
Nad hargai keputusanmu untuk pergi dan tolong hargai keputusan Nad yang ingin sendiri.
Kamu memang pernah berperan penting dikehidupan Nad. Tapi itu dulu, sekarang semuanya sudah berbeda. Nad yakin kamu mengerti.
Mari berdamai dan berteman karna bagaimanapun juga kita pernah bersama menjalin cerita yang bisa dikatakan indah.
Nad benar benar baik baik saja, maka juga sepantasnya kamu meraskaan hal yang sama.
"Kita harus baik baik saja".
Teruntuk seseorang yang menerimana Nad apa adanya.
Sebelumnya Nad ingin memohon maaf sebesar besarnya. Nad bersalah. Nad bener benar menyesal.
Nad sangat sibuk mencari cara untuk membuatmu bahagia.Tapi Nad lupa hal apa saja yang bisa menyakitimu.
Nad terlalu sibuk memuaskanmu dengan cara yang manis, tapi Nad tidak tahu hal manis apa yang bisa membuatmu menangis.
Nad terlalu sibuk memberitahumu untuk tidak menangis. Tapi Nad tidak tahu apakah Nad adalah alasan utama mengapa kamu menangis.
Nad terlalu sibuk memberitahumu untuk tidak melakukan apa yang Nad rasa pahit. Tapi Nad lupa bahwa hal manis juga bisa membuatmu sakit.
Nad terlalu sibuk mencari cara untuk meminta maaf. Tapi Nad pun tidak menyadari bahwa Nad membuat kesalahan dalam sekejap mata.
Meskipun begitu kamu masih bisa mengerti dan memahami.
Dan Nad begitu bersyukur. Terimakasih sudah mengerti. Nad akan berusaha untuk jadi pribadi yang lebih baik lagi untuk kamu.
__ADS_1