
Seorang pemuda berkulit putih berambut hitam dengan pupil mata berwarna coklat
Berpenampilan sederhana mengenakan kaos dilapisi kimono dengan celana hitam panjang.
Dia adalah Nakamura.
Tidak lama ini, dia baru saja menerima ingatannya kembali setelah 15 tahun.
Melalui hidup yang biasa-biasa saja sebagai generasi Senju di desa Konoha.
.
Pada mulanya lima belas tahun lalu, Nakamura yang tidak mengerti tentang hidup dan mati tiba-tiba menjalani rainkarnasi atau penyebrangan waktu.
Sedari awal dia bukanlah penduduk Konoha, melainkan seorang yang datang dari pelanet biru atau dikenal dengan sebutan Bumi.
Saat itu dia merupakan manusia biasa yang hidup damai pada abad 21. Menikmati kesehariannya dengan bekerja dan menonton anime favoritnya.
Tapi yang tidak diduganya adalah kematian.
Nakamura mati begitu saja tanpa sebab, tidak menyadari akan hal ini sampai ketika dia tiba di sebuah tempat yang penuh kegelapan dan bertemu dengan sosok yang mengaku sebagai Tuhan.
Segalanya terpecahkan setelah itu, sang Tuhan meberitahunya bahwa dia telah mati dan akan menjalani rainkarnasi.
Kabar baiknya hanya dia satu-satunya yang menerima perlakuan khusus ini setelah berjuta-juta tahun.
Sang Tuhan bahkan memberinya berbagai pilihan dan melakukan kesepakatan dengan Nakamura.
Entah hal ini terdengar konyol tapi menyenangkan bagi saya.
Nakamura penuh dengan ide dan imajinasi yang aneh mengalir di pikirannya. Sang Tuhan pun bahkan tertawa ketika mengetahui isi pikiran Nakamura.
"Mungkin terdengar tidak masuk akal."
"Tapi bisakah hal ini diwujudkan?"
Nakamura menggaruk kulit kepalanya merasa agak malu untuk mengucapkan keinginannya.
"Tuhan mampu melakukan segalanya."
"Apa yang kamu inginkan adalah terlahir ke dunia Naruto merupakan masalah sepele."
"Dan ketertarikan untuk memiliki kemapuan khusus."
Mendengan kata-kata sang Tuhan membuat Nakamura berseri dengan gembira. Dia mengangguk seperti ayam kecil mematuk nasi.
"Akan kulakukan sesuai keinginanmu dan agar lebih menarik, ingatanmu tentang dunia sebelumnya akan disegel sementara sampai kamu berusia lima belas tahun."
"Masih ada banyak lagi, kamu hanya bisa mencarinya sendiri."
"Sekarang pergilah, jalani hidupmu sesuka hati."
Kabut tebal memancarkan cahaya yang samar muncul entah darimana dan menelan segalanya termasuk Nakamura.
...
...
__ADS_1
...
Nakamura yang duduk menghela nafas panjang.
Setelah kembalinya ingatan aslinya dia merasa sedikit lebih baik sekarang. Dan berbagai informasi yang terlupakan kembali mengalir seperti sungai, tidak ada rasa sakit atau pusing.
Sebagai tambahan, kemampuan lain bangkit dalam dirinya, memberi Nakamura kepercayaan hidup lebih tinggi.
Dia memandang ke depan dan menyaksikan sesuatu yang menarik perhatin.
[Garis Darah Senju | Kemurnian 99%]
[Catatan: Mencapai 100% untuk kondisi evolusi!]
Hanya dua kolom namun sangat berarti bagi Nakamura.
"Sedikit lagi garis keturunan akan bisa dievolusi."
Nakamura merasa sedikit lebih tidak sabaran, bagaimanapun selama ini dia telah berusaha keras hanya untuk ini.
Lagi pula siapa yang memiliki garis darah yang dapat di evolusi secara instan. Bahkan dikeseluruhan dunia Naruto tidak ada yang memilikinya.
Dan dengan ini perjalanan Nakamura yang sebenarnya baru saja dimulai.
Tidak hanya itu, ada beberapa pilihan lagi yang menarik perhatiannya.
[Perjalanan sebenarnya baru saja dimulai setelah menerima kembali ingatan yang telah lama disegel!]
[Anda berhak mendapat hadiah berikut!]
[Kemahiran Ninjutsu: Memungkinkan pengguna mencapai titik kemahiran tertinggi dalam menggunakan ninjutsu apapun, mampu menggunakan ninjutsu dengan menyingkat segel tangan menjadi satu/tunggal!]
Dia hanya mengangguk sedikit puas.
Kemudian Nakamura melangkah menuju tanah lapang di pinggiran klan Senju, cukup luas dengan sungai mengalir disana.
Pertama, dia akan mengingat apa yang selama ini telah dia kuasai dan menggabungkan pengalaman ataupun ingatan barunya.
Tujuan Nakamura datang ke sisi hutan ini adalah untuk menguji kemampuannya. Sampai sejauh manakah dia berkembang saat ini.
Mengecualikan beberapa teknik baru, Nakamura dahulu memiliki keahlian setingkan Chunin.
Tapi dia tidak tahu sejauh apa peningkatannya sekarang, terakhir kali dia dipromosikan setahun yang lalu.
Mengingat ada kekuatan baru di tubuhnya yang tidak lama ini bangkit. Nakamura harus menyelesaikan ini dan melihat batasannya.
Mengambil nafas dalam-dalam dan bersikap tenang.
Nakamura membentuk segel tangan tunggal.
"Elemen Air: Teknik Peluru Naga Air!"
Nakamura menggunakan jutsu elemen air di pinggiran sungai.
Seketika air mulai bergelombang dan dengan panik melompat dari dasar sungai membentuk seekor naga air sepanjang sepuluh meter. Naga air berputar-putar di udara selama beberapa saat kemudian kembali menerjang sebuah pohon di tepi sungai.
Bang!
__ADS_1
Benturan keras tercipta ketika naga air bertabrakan dengan batang kayu dan menyebabkannya tumbang dengan kerusakan parah.
"Oh! Bekerja dengan baik."
"Aku ingat dulu teknik naga air ku tidak sekuat ini."
Bukan hanya itu, setelah sedikit penelitian Nakamura sadar bahwa kemampuan Ninjutsu Tingkat Sempurna tidak hanya memberinya akses pada penguasaan ninjutsu, tetapi juga memberi kontrol chakranya sedikit peningkatan.
Setelah memastikan beberapa hal, Nakamura segera meninggalkan hutan terlebih dahulu dan kembali ke rumahnya di wilayah klan Senju.
Berbicara tentang Senju, klan ini sebenarnya menurun derastis pada masa ini. Tidak ada lagi jenius seperti Hokage Senju Hashirama dan Senju Tobirama.
Ada satu lagi yaitu Senju Tsunade. Namun alangkah baiknya dia berada di klan saat ini, tetapi kenyataannya dia telah lama pergi meninggalkan desa.
Karena kekecewaannya terhadap desa dan mengidap penyakit hemofobia setelah kehilangan kekasih dan adik laki-lakinya pada masa perang dunia Shinobi sebelumnya.
Meninggalkan klan Senju tanpa perawatan.
Sejauh ini yang bertahan dari klan tersebut hanya beberapa anggota yang telah lanjut usia, beberapa pemuda dan anak kecil.
Tidak ada yang istimewa jika dibandingkan dengan klan-klan yang lainnya. Senju yang pernah menduduki peringkat teratas sekarang berada di posisi paling rendah.
Di perjalanan Nakamura telah menetapkan apa yang akan menajadi tujuan selanjutnya.
Keinginan untuk membangkitakn kembali klan Senju dengan mengukir sejarah baru.
Di waktu yang akan datang, dia tidak akan membiarkan penjahat atau tikus-tikus kotor Konoha menggerogoti klan Senju seperti mengunyah nasi.
Pada saat berikutnya Nakamura telah sampai di kediaman klan Senju.
Kerumunan orang bererkumpul di satu tempat di luar aulan Senju.
Merasa ada sesuatu yang aneh, Nakamura berjalan medekati kerumunan dan mendengar apa yang terjadi.
Dia berdiri ketika melihat beberapa orang terkapar di atas tandu.
Tiga orang tampaknya memiliki cidra serius ketika mereka meringis kesakitan, dan dua sisanya hanya mengalami beberapa luka ringan.
Nakamura berpikir, 'aku ingat mereka sebenarnya tidak lama ini dikirim ke garis depan. Al hasil mereka kembali dengan terluka, untungnya tidak ada korban. Jika tidak klan Senju akan kehilangan Shinobi yang mereka miliki lagi.'
"Oh, Nakamura-san."
Seseorang menyapa yang datang dari samping Nakamura.
"Itu Tenji."
"Lama tidak melihatmu. Apa misimu sudah selesai?"
Ucap Nakamura begitu menoleh dan melihat sosok yang akrab baginya... Dia adalah Senju Tenji, salah satu Shinobi klan Senju dan teman masa kecil Nakamura.
"Yah, begitulah."
"Ngomong-ngomong aku mendengar dari tetua klan, dalam sebulan kedepan kita diperintahkan untuk bersiap-siap, sepertinya perang akan pecah di garis depan."
Mendengar ini Nakamura sedikit terkejut. Apakah begitu cepat, jika begini dia tidak punya banyak waktu lagi.
"Ah, perang ya..."
__ADS_1
Nakamura hanya memandang ke arah lain dari sisi kerumunan. Melihat korban-korban dari klan Senju membuatnya sedikit mengerutkan kening.