
***
Akhirnya waktu yang di nantikan olehku selama ini akan segera tiba . Hari demi hari , Minggu demi Minggu dan bulan demi bulan pun sudah dilewati dengan penuh rasa bahagia . Dan sekarang tinggal melewati beberapa hari lagi untuk sampai di hari yang memang aku tunggu dari lama sekali . Aku masih harus mengerjakan beberapa pekerjaan di laptop ku , kemudian terdengar suara ketukan pintu dari luar . Aku beranjak untuk membuka pintu , dan terlihat sosok pria paruh baya yang menatapku dengan sangat hangat . Ya ! dia adalah papa ku , Papa menatapku dengan tatapan penuh arti . Aku sekuat diri menahan agar tidak ada air mata yang aku keluarkan di depan papa , Aku sunggingkan senyum merekah di bibirku lalu papa memeluk ku dengan sangat erat .
"It's okay papa , Diva pastikan akan bahagia sama Mas Nata" Ucapku .
"Jaga diri kamu baik-baik ya Sayang , kalau dia nyakitin kamu , jangan pernah berpikir lama untuk kembali lagi ke rumah ini" Jawab papa sambil menahan air matanya .
"Iya papa , Mas Nata gak bakalan nyakitin Diva" Jawab ku tegas kepada papa.
Kemudian kakak tertua ku datang menyusul , dan dia juga memelukku . Dia menangis dan memeluk ku dengan sangat erat melebihi pelukan Papa terhadap ku . Aku tau pasti perasaan kakak ku ini , karena sebelumnya mendiang Mama pernah bilang sebelum mama meninggal kalau mama ingin melihat ku menjadi pengantin dengan riasan cantik dan pakaian indah yang aku kenakan. Namun harapan Mama sirna , karena Tuhan lebih sayang mama .
"Hey jangan nangis , masa anak kuat nangis sih!" Ucapku sambil berusaha menahan tangisan .
"Aku gak nyangka kalau kamu bakalan jadi seorang istri Dek , Aku ngerasa masih kemarin antar jemput Kamu sekolah" Jawab kakak ku dan pecahlah sudah tangisannya.
"Iya Kak , pasti mama juga bahagia disana melihat anak manjanya ini akan jadi seorang isteri" Jawabku dengan derai air mata dan sedikit menahan sesak di dadaku .
"Yuk Dek siap-siap sebentar lagi pengajiannya di mulai , Pa ayok Pak Ustadz Malik sudah nunggu Papa di bawah" Ujar kakak ku .
Papa dan kakakku pergi duluan disusul oleh aku yang sudah mengenakan kerudung .
__ADS_1
Hari ini adalah acara pengajian sebelum hari pernikahan ku dilaksanakan nanti . Semua keluarga besar ku berkumpul , dari yang di luar pulau , sampai yang dari luar negeri pun datang . Suasana khidmat dan haru pun terasa ketika Pak Ustadz mulai mengirimkan doa untuk para Almarhum/h , terutama ketika pak ustadz menyebutkan nama Mama . Tangis ku pecah , aku tak kuat lagi menahannya . Masih terbayang dan terdengar ucapan terakhirnya , andai waktu itu aku tidak ngotot mengambil pekerjaan diluar kota , mungkin Mama bisa menyaksikan pernikahan ku . Tapi semua sudah terlewati , Mama sekarang sudah lebih bahagia di sisi-Nya . Kakak dan Tanteku berusaha menenangkan ku , mereka memeluk ku sambil membaca doa , terlihat papa pun menyeka air matanya .
"ma lunas sudah aku tunaikan permintaan mama , sekarang mama harus lebih bahagia ya disana" Ucapku.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
THE WEDDING DAY
Tibalah di hari pernikahan ku , semua orang sibuk dengan tugas nya masing-masing . Ada yang sibuk dengan tamu undangan , sibuk dengan catering , sibuk dengan para fotografer dan aku disibukan dengan para kakak yang heboh di depan MUA pengantin . Make up lembut yang dipadukan dengan Pakaian khas Sunda dan Siger Sunda yang menjadi Ikon pengantin Sunda menambah percaya diri pada diri ku hari ini . Ya hari ini adalah hariku , hari bahagia ku dan Mas Nata , aku sudah tidak sabar menunggu dia datang bersama keluarganya . Papa tersenyum dari jauh melihat ku. Ah dag-dig-dug sungguh rasanya hati ini , seumur hidup belum pernah se nervous ini .
Tak berapa lama , suara petasan sudah terdengar , dan rombongan penari dari upacara adat yang aku pakai dalam acara pernikahan ku sudah bersiap menyambut datangnya BESAN ( istilah untuk keluarga pasangan ) yang datang . Lantunan gamelan khas sunda dan suara penyanyi yang benar-benar membuat bulu kuduk merinding menambah indah hari ku pada hari ini .
"Bagaimana ini semuanya sudah siap?" Ucap Pak penghulu
"Iya pak semua sudah siap" Jawab Papa.
"NATA HARDIAN WIJAYA saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan DIVA ANASTASIA binti ARYO BRAMANTYO dengan mas kawin Emas dan Uang tunai dibayar tunai" Ucap penghulu sambil menjabat tangan mas Nata .
"Saya terima nikah dan kawinnya DIVA ANASTASIA binti ARYO BRAMANTYO dengan mas kawin tersebut dibayar tunai" Jawabnya .
"Bagaimana saksi Sah ?" ucap penghulu.
__ADS_1
"Sah !" ( Ucap semua orang didalam gedung itu )
Alhamdulillah tiada kata yang bisa terucap dari mulut ini selain rasa syukur . Semua berdoa dengan sangat khidmat . Akhirnya resmi sudah aku menjadi isterinya . Aku mencium tangan mas Nata dan dia membalas mencium keningku .
Hari itu adalah hari paling bahagia yang aku rasakan seumur hidupku . Para tamu satu persatu memberikan selamat kepada kami , dan Bella juga datang dengan busana yang sangat cantik .
"Happy wedding sayang" Ucapnya kepadaku .
"Iya Bella terimakasih" Jawabku sambil memeluknya .
Namun agak sedikit curiga aku terhadap tatapannya kepada Mas Nata , namun aku hilangkan semua dari kepala ku . Karena ini Adalah hari bahagiaku , aku hanya ingin memikirkan hal indah untuk aku kenang dikemudian hari .
~*kau begitu sempurna , dimataku kau begitu indah . Kau membuat diriku akan selalu memujamu .
Oh sayangku kau begitu . . . sempurna - Andra & the back Bone.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Terimakasih ya sudah membaca :)
Terus support aku yaa guys* :+
__ADS_1