NETORARE

NETORARE
ADA APA ? ( Part 3 )


__ADS_3

***


MALAM ITU ( Apartemen Bella )


"Kenapa sih mas , kamu selalu gelisah setiap menginap disini?" Ucap Bella


"Mas cuma takut dia cari tau dimana keberadaan Mas! Itu saja sayang" Jawab Nata mesra.


"Emang Mas belum siap kalau suatu saat Diva tau hubungan kita ?" Tanya Bella.


"Ini belum waktu yang tepat ya sayang , lebih baik kita menikmati saat-saat seperti sekarang ini!" Jawab Nata sambil melucuti baju Bella satu persatu.


Dan seperti biasa malam itu berakhir dengan penuh gejolak dari keduanya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


***


Pukul 06.30 WiB


Pagi itu Diva bangun agak telat , entahlah sepertinya tubuhnya mengalami rasa capek yang luar biasa. Bukan hanya dia semalaman menunggu suaminya pulang , tapi juga sekaligus menyelesaikan beberapa file untuk diserahkan kepada Direktur yang akan datang ke kantornya esok hari. Setelah mandi dan sarapan , Diva langsung bersiap pergi ke kantor nya . Dengan setelan Kemeja putih dan di padukan dengan jas dan rok span yang senada warnanya . Tak lupa ia memakai heels putih dan Tas Hermes yang senada . Riasan wajah dan tatanan rambutnya tangan sedikit ia ikat menambah cantik aura dari dirinya pagi itu .


"Okay aku sudah siap" Ucap Diva di depan cermin .


Diva bergegas pergi , dan tak lupa berpamitan kepada Bi Ira dan Mang Gugun.

__ADS_1


"Bi ... Diva berangkat ke kantor dulu ya, Kalau mas Nata pulang tolong siapkan makanannya ya" Sahur Diva.


"Iya Non ! Hati-hati di jalan ya" Jawab Bi Ira.


"Mang Gugun hari ini Diva bawa mobil sendiri ya , soalnya mau jemput Bos di Bandara" Ucapku.


"Baik non , mang Gugun di rumah saja nemenin Bi Ira" Jawabnya sambil cengengesan.


Akhirnya setelah berpamitan kepada mereka , aku langsung pergi ke Bandara untuk menjemput Direktur baru yang akan menjadi pimpinan di perusahaan yang aku tempati sekarang . Huhft , Diva menghela Nafas cukup dalam , banyak rumor yang beredar kalau Bos barunya itu adalah sosok yang sangat tegas , disiplin, dan tidak mempunyai rasa empati atau pun toleransi . Membayangkannya membuat orang yang akan bertemu dengannya akan merasa ketar ketir dibuatnya.


Setengah jam perjalanan akhirnya Diva sampai di bandara Soekarno Hatta . Posisi menunggu Bos nya itu , dengan menggunakan selembar kertas dengan tulisan "Welcome Mr.Hen" entahlah atasan Diva yang menyuruh nya untuk membuat tulisan seperti itu . Diva berpikir kalau Bos Barunya itu adalah Orang Jepang asli yang memang mempunyai saham di perusahaannya.


***


15 menit kemudian


"Halo pak , ini Mr Hen nya jadi datang atau tidak? saya sudah menunggu hampir satu jam lebih, tidak ada pesawat dari Jepang yang delay kan pak ?" Ucapku tanpa koma.


"Sabar Bu Diva , Dia sudah mendarat kok . Katanya dia lapar dan menunggu kamu di tempat Food court" Jawab Pak Satyo dan langsung mematikan teleponnya.


Dengan hembusan nafas yang cukup berat , mau tidak mau dia menyusuri Food court di sana untuk menemukan Bos barunya itu. Mata Diva tertuju kepada satu sosok laki-laki tampan , berkulit putih bersih , berbadan tegap dengan gaya rambut masa kini. Siapapun yang melihatnya akan dibuat jatuh cinta . Diva memberanikan diri untuk menghampiri laki-laki itu . Dengan sedikit keahlian bahasa Jepangnya ia mulai bertanya kepada laki-laki itu dan menepuk pundaknya.


"すみません、あなたの名前はヘンさんですか?" Ucapku.


"はい、そうです." Jawabnya singkat , Diva menghela Nafas panjang.

__ADS_1


"私は今日あなたを迎えに行く当番です."Ucapku melanjutkan. Dan Mr Hen itu tidak menjawab , dia segera bangkit dari tempat duduk setelah menyelesaikan makannya .


"Oke baiklah ayok segera kita Ke kantor , Bahasa Jepang mu lumayan juga!" Jawabnya.


Aku yang setengah mati mengingat kembali bahasa Jepang , rupanya dia sangat Fasih berbahasa Indonesia . "Tidak boleh emosi Diva" batinnya.


Mereka berdua segera pergi meninggalkan Bandara dan menuju kantor dimana semua orang akan menyambut kedatangan Mr Hen itu . Didalam mobil suasana sangat hening sekali , karena aku memang tidak pandai untuk berbasa basi apalagi itu kepada atasan ku sendiri .


Sampailah kami di depan perusahaan , rupanya penyambutan untuk Bos baru ini jauh lebih mewah dari yang aku bayangkan . Pengawal pribadi Mr Hen membukakan pintu untuknya . Dia tersenyum kepada semua orang siang itu. Aku pun ikut tersenyum , hati yang kusut setelah drama dibandara tadi hilang seketika ketika melihat senyum manisnya . Aku juga segera turun dari mobil , untuk berbaur dengan karyawan lainnya .


"Diva , Keren banget kamu bisa jemput Bos Hen" Ucap Widi teman kantorku .


"Terpaksa" Bisik ku dan kami berdua tertawa.


Kami pun menikmati acara demi acara yang diselenggarakan untuk menyambut CEO baru di perusahaan kami itu . Rasa suka cita dan bahagia rupanya terpancar dari semua orang yang berada di sana . Rupanya Mr Hen itu tidak seram seperti yang dibicarakan orang-orang sebelumnya . Ditengah-tengah acara , aku mendapati pesan WhatsApp dari nomor yang tidak aku kenal .


"Hay sayang lihat nih ada yang lagi manja banget"


Diatas caption itu rupanya ada sebuah foto yang memperlihatkan Mas Nata yang tidur dengan perempuan. Foto yang agak buram jadi tidak begitu memperlihatkan wajah si perempuan disampingnya . Hatiku sakit , sakit sekali rasanya.


"ada apa ? ada apalagi ini?" Ucap Diva dengan derai air matanya.


~Ku menangis membayangkan , betapa kejamnya dirimu atas diriku. Kau duakan cinta ini , Kau pergi bersamanya - Rossa .


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Jangan bosan dengan karyaku ya :) support aku terus :)


__ADS_2