
***
BULAN LALU ( CAFE BLIND )
"Hmm Mas Nata ini ternyata aslinya lebih tampan dari yang di foto ya!" Ucap Bella .
"Ah masa iya ? Kamu juga cantik dan lebih fashionable daripada Diva" Jawab Nata.
"Iyakah Mas ? Tapi Diva juga cantik kok" Jawab Bella sambil mengibaskan rambut panjangnya.
"Hah Diva cantik ? Mungkin dulu iya , tapi akhir-akhir ini dia sudah tidak pernah lagi merawat dirinya . Dia terlalu sibuk dengan pekerjaannya" Seru Nata .
"Hmm jadi dia gak pernah ada waktu sama kamu dong mas ?" Rayu Bella yang perlahan coba mendekati Nata . Nata hanya mengangguk akan pertanyaan yang Bella lontarkan kepadanya .
"Kalau aku yang gantiin posisi Diva gimana mas ?" Ucap Bella sambil mendekap Nata .
"Mana bisa begitu Bella , bulan depan aku sudah harus menikahi nya!" Jawab Nata.
"Aku bisa jadi yang kedua kok Mas tanpa harus Diva tau akan hubungan ini . Aku bisa memberikan apa yang tidak pernah Diva kasih sama kamu mas!" Rayu Bella.
Tanpa kata apapun Nata langsung mendekap tubuh Bella yang sedari tadi sudah bersandar di bahu Nata . Entah apa yang ada di pikiran mereka pada waktu itu , mereka berciuman layaknya seorang kekasih . Bella menghentikan ciuman brutal dari Nata .
"Mas jangan disini" Ucap Bella lirih.
Nata mengerti akan maksud Bella , dia segera beranjak dan menggandeng tangan Bella untuk pergi meninggalkan Cafe itu . Mereka berdua memasuki mobil dan segera meluncur untuk Cek in di sebuah hotel yang tidak jauh jaraknya dengan Cafe itu . Layaknya pasangan dengan nafsu yang sangat menggebu-gebu , setelah Cek in di resepsionis mereka langsung memasuki kamar yang sudah mereka pesan .
__ADS_1
Dan tanpa aba-aba lagi , Bella segera menyerang Nata dengan ganasnya . Bella mencium Nata tanpa henti yang membuat Nata merasa kewalahan dengan serangan yang diberikan oleh Bella . Dan mereka pun bercumbu dengan sangat bergelora tanpa memikirkan bagaimana jika Diva nanti mengetahuinya .
"Hebat kamu Bella!" Ucap Nata sambil membersihkan sisa kenikmatan yang sudah ia raih .
"Mas Nata juga jago banget loh" Jawab Bella manja.
"Aku hanya mengimbangi serangan kamu sayang" Ucap Nata sambil mengecup bibir mungil Bella .
"Mas bisa minta kapan saja kalau mas mau! Aku akan selalu siap melayani kamu!" Jawab Bella .
Dan rupanya dari hari itu mereka berdua mempunyai hubungan di luar pengetahuan Diva . Hampir tiap Minggu mereka berdua bertemu dan cek in di hotel bahkan Nata yang tak sungkan untuk menginap di apartemen nya Bella .
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
***
Nata sudah selesai dan memasuki kamar , melihat Diva sudah sangat cantik dengan busana dinas nya membuat nafas Nata tertahan .
"Wah sayang malam ini kamu sangat menggoda!" Seru Nata yang segera mendekati Diva diatas ranjang .
"Haha Diva sebenarnya malu mas , tapi mau bagaimana lagi kalau mas suka Diva akan memakainya" Jawab Diva dengan pipi yang memerah karena Malu.
"Mas suka banget sayang , sangat suka" Ucap Nata sambil mengecup bibir isterinya itu .
"hmm mas boleh gak kalau lampunya di matiin aja?" Seru Diva.
__ADS_1
"Boleh sayang" Jawab Nata sambil beranjak mematikan lampu kamarnya itu .
Lalu Nata mulai mendekati dan mendekap tubuh Diva . Diva hanya bisa pasrah dengan apa yang suaminya lakukan itu . Diva menikmati setiap sentuhan yang diberikan oleh Mas Nata . Diva bergeliat ketika suaminya menyentuh bagian sensitif ditubuhnya. Nafas Diva mulai menggebu , desah nafas suaminya pun terdengar sangat menggoda ditelinga Diva .
"Sayang sudah siap ya ?" Ucap Nata
"Iya mas!" Jawab Diva sambil menggigit bibir bawahnya.
Perlahan-lahan agar Diva tak merasakan sakitnya malam pertama. Nata menyelaraskan gerakan dan irama agar Diva juga terbiasa .
Sedikit meringis entahlah Diva meracau tidak jelas , Nata hanya tersenyum akan kelakuan isterinya itu .
Beberapa menit berlalu akhirnya mereka berdua tiba di puncak malam pertamanya itu . Nata yang semakin mempercepat gerakannya itu sambil memeluk tubuh isterinya.
"Bella sayang mas mau .... !" Ucap Nata
"Hah apa mas ? siapa ?" Jawab Diva.
Tanpa menjawab , sepertinya Nata salah menyebut nama. Mereka berdua telah berhasil menyelesaikan malam pertamanya . Diva beranjak dari atas ranjang , Diva pergi ke kamar mandi untuk membersihkan sisa sisa perjuangan yang masih tersisa . Didalam kamar mandi Diva menyalakan shower , dibawah guyuran air dia masih coba kembali mengingat perkataan suaminya itu . Apa dia salah dengar atau memang nama sahabatnya itu yang barusan di ucapkan boleh suaminya .
"ada apa ? apa yang terjadi sebenarnya?" ucapku.
~Kau tikam aku dengan cintamu dan rasanya manis sekali , rasanya manis sekali .
Kau berikan aku surga dunia dan rasa ingin ku ulangi , rasa ingin ku ulangi - Winner .
__ADS_1
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Halo terimakasih sudah support karya ku :)