
Tradisi hector adalah tradisi untuk Anak berusia 17 tahun yang akan menerima berkat dari Dewa berupa kekuatan/keahlian Random ke tiap anak. Namun tak semua anak akan mendapatkan kekuatan hanya sekitar 9% perkiraan yang akan mendapatkan kekuatan itu. Tradisi ini di lakukan tiap tahunnya di semua Distrik Di tengah Alun-alun kota.
" Kuharap aku menerima kekuatan yang kuat dan di alihkan ke distrik lain agar aku tak usah bekerja seperti orang bodoh di kota ini ".
Aleena dan cody saling bertatapan satu sama lain. Diikuti dengan ekspresi yang jijik saat melihat wajah andrusha yang aneh.
...* * *...
Setelah perbincangan mereka telah selesai. Mereka bergegas beranjak dari tempat itu dan bersedia untuk segera pulang.
Ditengah perjalanan pulang, mereka mendengar suara orang-orang yang tengah berbincang. Sumber suara tersebut berasal dari camp penjaga istana yang tengah bertugas menjaga daerah hutan. Sedikit demi sedikit mereka berjalan ke arah camp itu dan mencoba mendengar percakapan mereka.
" Besok kita bakal sibuk nih ". Ucap pria dengan baju zirah perak.
" Iya juga yah, besok kan hari itu yah ". Balas temannya.
" Aku masih ingat jelas, kejadian tahun lalu saat bocah yang di berkahi kekuatan Api itu di penggal dalam ruangan eksekusi di istana " Ucap pria tersebut dengan ekspresi kasihan.
" Yah benar sekali, apalagi dia di iming-imingi akan di kirim ke distrik 6 untuk mengikuti academy disana ". Balas temannya.
* Deg deg
Percakapan penjaga istana itu membuat Aleena terkejut hingga membuatnya kehilangan keseimbangan dan menginjaki ranting pohon.
*Krakkk
Suara ranting yang di injak Aleena
Penjaga itupun terkejut setelah mendengar sebuah suara dan segera berlari keluar dari camp untuk pergi mencari sumber suara tersebut. Mereka bertiga dengan spontan bersembunyi di dalam semak-semak. Mereka menahan nafas dan berusaha tak melakukan gerakan kecil sedikitpun.
Para penjaga mendekat ke arah mereka. Perlahan demi perlahan, centimeter demi centimeter, inci demi inci, dan atom demi atom
Ps : kek pernah dengar jokesnya deh.. Dimana yah😭😂
Cody mengambil Sebuah batu di sebelahnya
Ps : kalo genggam tangan kamu emang bisa? Eakkk😂
Cody pun melemparkan batu itu dengan sekuat tenaga ke arah yang berlawanan dengan mereka. Sehingga para penjaga teralihkan pandangan nya ke lokasi batu itu jatuh. dengan gerakan yang pelan mereka pun segera meninggalkan tempat itu.
...***...
*kukk kruyuk* suara ayam berkokok tanda matahari telah terbit. Sinar matahari pun mulai muncul perlahan-lahan ke permukaan.
Terdengar Suara teriakkan penjaga dari arah luar. Mereka memberitahu kalau event hector akan segera di mulai. Seluruh Rakyat di perintahkan menuju ke tengah alun-alun kota.
Pikiran andrusha belum jernih usai mendengar fakta yang di bicarakan para penjaga istana semalam.
Padahal andrusha sudah membayangkan untuk hidup bahagia jauh dari kota busuk ini setelah ia mendapatkan kekuatan yang hebat di event hector hari ini.
__ADS_1
Namun, impian itu tiba-tiba sirna begitu saja dan andrusha mulai berharap untuk tak memiliki kekuatan sama sekali.
... ***...
Para Rakyat sudah mulai bergegas berkumpul di alun-alun kota berserta anak-anak seusia andrusha.
Para anak-anak yang akan mengikuti tradisi hector Di beritahukan untuk berada di tengah alun-alun. Andrusha, aleena, dan cody juga ikut menuju ke tengah alun-alun.
Barisan puluhan pengawal kerajaan perlahan membuka barisannya untuk seseorang yang mereka kawal. Anak dengan baju mewah keluar dari barisan itu dan menuju ke tengah alun-alun.
Dia adalah anak tunggal raja, Reo Caligula atau kerap di panggil pangeran Reo. Dengan Berperawakan rambut panjang lurus serta di ikat ponytail berwana kecoklatan dengan mata hitam.
Semua rakyat mulai menundukkan kepala nya sebagai tanda hormat kepada pangeran Reo.
...***...
Saat ini ada Sekitaran 45 anak yang sedang mengikuti event hector untuk tahun ini.
Angin sepoi-sepoi dan daun-daun berterbangan di alun-alun. Selang beberapa menit matahari mulai memancarkan cahayanya tepat ke arah anak-anak itu. Namun, cahaya ini berbeda dari terik matahari yang panas. Cahaya ini terasa hangat.
Tiba-tiba Di langit Muncul layar biru dengan bertuliskan Beberapa nama anak serta kekuatan/keahlian yang dia peroleh.
Aymer Lubin ( The guardian)
Aleena Reidfield ( Healer)
Cody Reidfield ( Assasin)
Tak ada nama andrusha di atas sana entah dia mencari namanya dari sudut manapun dia tetap tak mendapati mamanya. Raut kekecewaan terlihat jelas di wajahnya. Senyuman pasrah ia perlihatkan ke arah kedua temannya itu.
PS : andrusha keknya labil. Tadi ga mau kekuatan ehh pas ga dapat kekuatan malah sedih.. Dasar prikk!!
Bocah dengan kekuatan guardian biasanya mereka di tempatkan menjadi penjaga istana untuk melindungi keluarga kerajaan.
Aleena dan cody lari ke arah andrusha dan menepuk punggungnya sekaligus menyemangati agar ia tak terlalu merasa kecewa. Merekapun mengajak andrusha pergi ke panti tempat aleena dan cody tinggal.
*krekkkk... Suara pintu terbuka
"Siang bunda" Ucap mereka dengan ekspresi wajah yang begitu ceria kecuali andrusha
Wanita paruh baya dengan pakaian lusuh berbalik badan dan membalas salam mereka dengan senyuman manis. Di meja makan sudah tersedia makanan yang sangat lezat dan siap di santap. Makanan itu dibuatkan oleh Bunda untuk menyambut keberhasilan kedua anak-anaknya.
Lekas mereka berlari ke arah meja makan. Bunda pun ikut bergabung duduk dengan mereka dan menyuruh mereka untuk segera memakannya.
Sambil menyantap makanan aleena dan cody bercerita kepada bunda tentang kekuatan yang mereka dapatkan. Bunda sadar hanya andrusha yang tidak terlihat tertarik dengan pembicaraan aleena dan cody. Bunda perlahan tersenyum ke arah andrusha sambil menyodorkan makanan ke arahnya.
__ADS_1
Selepas makan andrusha keluar panti untuk mencari angin diikuti dengan bunda yang langsung menghampiri nya.
Bunda pun Mengelus rambut andrusha dengan belaian lembut. Sontak air mata yang tak tertahankan dari tadi di keluarkan secara spontan oleh andrusha. Ia pun Menangis sejadi-jadinya dan sambil memeluk bunda.
...* * *...
Selepas mencurahkan isi hatinya kepada bunda. Andrusha pamit pergi ke hutan untuk kembali bekerja menebang pohon.
demi menjernihkan pikiran nya ia sibuk menebang-nebang pohon hingga larut malam. Karena Hanya itu saja yang bisa ia lakukan yang termasuk golongan powerless sementara itu teman-temannya sibuk mempelajari kekuatan mereka masing-masing.
Andrusha Berbaring di tanah sambil melihat bintang-bintang di langit yang indah. Sekilas ia terpaku memandang bintang yang letaknya bersendiri dari bintang lain. Terlihat seperti andrusha yang kesepian tanpa kekuatan apapun.
Pojok cerita
Author tampan : haii kembali lagi di pojok cerita dengan author tampan kalian.
Andrusha : sok ngartis lu tor
Author tampan : kamu iri yah... Powerless, whahahahha (dengan tawa layaknya villain di kartun)
Andrusha : jleb\*
Aleena dan cody : tor lu jahat banget!!
Author tampan : eheheh aku bercanda gess... Ututututu sini sini peluk kasihan sekali mc kita satu ini.
Andrusha : Bukkk!!... (Suara uppercut andrusha yang dia layangkan ke arah author)
Andrusha : whahahahaha ( tertawa jahat sambil memijakkan kakinya di punggung author yang sedang tersungkur tanah).
__ADS_1