New Anchor : My Name Is Andrusha

New Anchor : My Name Is Andrusha
Chapter 5 : The King of Darkness (3)


__ADS_3

5 hari pun telah berlalu semenjak kejadian malam itu. Dan andrusha masih belum terbangun dari tidurnya.


Luke dan teman-temannya bergantian merawat andrusha. entah itu membasuh badannya, menggantikan pakaian atau memberikan ramuan penambah darah sedikit demi sedikit kepadanya.


HP andrusha sudah terisi sekitar 80%. Dan itu sudah hampir membaik dari beberapa hari yang lalu saat pertama kali andrusha terbaring dan tak sadarkan diri. HP-nya sampai ke angka 10%.


Beberapa saat kemudian mata andrusha perlahan terbuka.


Zeko memanggil luke dan lainnya.


Andrusha dengan wajah pucat dan tatapan kosongnya Disuapi oleh zeko. Andrusha Sadar akan dirinya yang sudah tak memiliki siapa-siapa lagi didalam hidupnya. Ekspresi Wajahnya yang menggambarkan tak ada sama sekali semangat untuk tetap hidup.


Luke mencoba menghibur andrusha dengan beberapa lelucon garing namun ia sama sekali tak dapat membuat andrusha berekspresi selain ekspresi kosong itu saja. Tak ada yang bisa berubahnya walau luke sudah mencoba begitu keras.


Luke dan teman-temannya meninggalkan andrusha untuk menenangkan pikirannya agar lebih tenang.


***


Beberapa jam telah berlalu, andrusha masih tak bergerak dari tempat tidurnya. Masih dengan ekspresi yang sama dan tak begitu banyak perubahan gerakan yang ia lakukan.


Luke menghampiri andrusha dan menundukkan badannya tepat di samping andrusha.


"Jika kau memang sungguh ingin membalaskan dendam mu, bangunlah dan jadilah lebih kuat lagi mulai dari sekarang". Ucap luke.


Perlahan andrusha memandangi luke dan mulai mengeluarkan air mata yang sebenarnya sudah tak tertahan lagi sedari tadi.


Luke memeluk andrusha dan mengelus Kepala nya.


Luke memberikan mangkuk sup yang hangat kepada andrusha.


Andrusha pun mengambil mangkuk sup dari tangan luke dan mulai memakan sup tersebut. Andrusha memakan sup itu dengan lahap sambil mengelap air matanya menggunakan lengan layaknya seorang bocah.


Sehabis perutnya terisi andrusha pun meminta tolong kepada luke untuk membantunya untuk berdiri. Ia tak dapat berdiri dengan tegak karna tubuhnya terlalu lama terbaring di tempat tidur sehingga sekujur tubuhnya melemah.


PS : yahhh Kalau di dunia nyata di sebut mager ygy😌


Luke membantu andrusha untuk melangkah sedikit demi sedikit untuk membiasakan badannya bergerak.


Luke pun mengajak andrusha untuk berlari dengan wajah polos tanpa dosa apapun. Padahal ia sudah melihat sendiri bahwa andrusha sudah sangat sulit berjalan.


*plakk.


Suara tamparan dari nolan ke ketua bodohnya tersebut.


"Hey bodoh,.. Dia baru saja siuman dari tidur yang panjang".


Tegas Nolan kepada ketua bodohnya itu.


" Apa kau gila!!? Mengajaknya berlari saat keadaan nya begitu!! ". Tegas nolan lagi dengan nada tinggi sambil mencekik luke yang bodoh itu.


"Heyy ayolah itu hanya basa-basi". Balas luke.

__ADS_1


"Basa-basi matamu!". Ucap nolan sambil mengencangkan cekikannya.


Andrusha tertawa lepas melihat kelakuan luke dan nolan yang begitu lucu tersebut.


***


Matahari sudah mulai tenggelam. Andrusha sudah mulai terbiasa dengan kakinya dan ia sudah mulai ikut lari bersama luke dan nolan.


"Heyy 3 orang bodoh, matahari sudah terbenam...masuk lah!!". Teriak wanita berambut pendek yang sedang memegang sendok sup.


Andrusha, luke dan nolan mencium sebuah wangi harum makanan. Jelas itu buatan riza (wanita yang berteriak tadi).


Mereka bertiga berlari masuk ke dalam dan langsung duduk serta mengambil mangkuk lalu duduk manis layaknya anak anjing yang tengah kelaparan.


*Plang,... Plang,.. Plangg


Suara sendok sup menghantam kepala 3 pria tersebut secara beruntun


"Kalian mandi dulu sana!! ". Teriak wanita tersebut sambil menunjuk ke arah luar.


Seperti dimarahi oleh ibu tiri. Tanpa aba-aba mereka mulai berlari dari tempat itu dan pergi mandi di sungai.


***


Setelah selesai mandi Barulah mereka bertiga makan. Sambil duduk manis menikmati sup hangat buatan riza yang sangat enak.


Selepas makan beberapa saat setelah itu luke mengajak andrusha untuk berlatih seni berpedang bersamanya. Karena ia pikir itu akan cocok dengan andrusha.


Suara kecil luke sambil mengambil barang dalam tas kecilnya yang ia selalu bawah kemana saja.


Narator : njirr keren juga, naruh duit rakyat disitu ga bakal ketahuan pasti.. Chuakkss😂


Dua buah pedang keluar dari tas luke. Salah satu pedangnya ia lemparkan ke arah andrusha untuk ia pakai latihan.


Dengan sigap Andrusha menangkap pedang itu dan mulai mengayunkan ke kanan dan kekiri. Karna sudah terbiasa menebang pohon dengan kapak besar. Mengayunkan pedang baginya bukan hal yang sulit.


Luke memberi isyarat untuk menyerangnya terlebih dahulu.


Latihan pun di mulai.


*Zingg... Zingg


*Tring..


Suara pedang berbenturan satu sama lain.


Beberapa saat kemudian luke melakukan gerakan yang amat cepat sambil menerjang ke arah andrusha. Luke menyerang andrusha dan membuat pedang andrusha terhempas sangat jauh darinya.


Tak lama kemudian. Tanah sekitar luke runtuh dan ia terperangkap dalam lubang itu. Seluruh badannya kecuali bagian kepala tertanam di situ.


"Dasar tukang pamer". Ucap nolan

__ADS_1


Jebakan lubang tadi pelakunya ialah nolan yang memiliki kekuatan berkaitan dengan tanah.


Andrusha tertawa terbahak-bahak melihat tingkah laku mereka berdua.


Nolan berjalan mendekat ke andrusha dan berbincang-bincang dengan nya. Sekaligus nolan bertanya mengenai kekuatan andrusha yang ia saksikan malam itu. Kekuatan-nya dapat menghilang kan kekuatan orang lain sungguh kekuatan yang mengerikan.


Setelah andrusha menjelaskan mengenai keanehan kekuatan nya. Nolan pun ikut heran dengan apa yang andrusha katakan itu.


Bagaimana bisa kekuatan memiliki kehendaknya sendiri.


Nolan menunjukkan cara untuk melihat informasi mengenai kekuatan diri sendiri pada andrusha.


Nolan melakukan gerakan mengetuk di udara dan timbul sebuah layar tepat di depan nolan. Lalu ia menekan tulisan [Profil] setelah itu ia menekan tulisan [Informasi].


Dan keluarlah beberapa informasi mengenai kekuatan nolan di layar tersebut.


Nolan menyuruh andrusha untuk melakukan hal yang sama seperti yang ia lakukan tadi. Perlahan-lahan andrusha melakukan apa yang nolan intruksikan.


Sontak mereka berdua terheran melihat informasi kekuatan andrusha. Mereka hanya terdiam dan tak mengeluarkan sedikit katapun.




Pojok cerita



Sudah larut malan dan andrusha dan nolan masuk kembali ke markas.



Luke : eumm, guysss.. Guyssss (dengan wajah panik)



Luke : kalian tidak melupakan sesuatu kan? (Wajah cemas)



Luke : ayolah jangan bercanda



Luke : NOLANNNNNN!!!!!! ( teriak luke masih dengan posisi terkubur dalam tanah)



Nolan melupakan kalau dia tadi habis menimbun luke dalam tanah dan lupa untuk mengembalikan nya ke keadaan semula.


__ADS_1


Mereka melupakan hal yang tak penting 😌


__ADS_2