
Minggu, 15 Januari 2023
Saat misa malam...
Seperti biasa, setiap hari Minggu malam kami mengikuti misa. Malam itu aku sedang mengikuti misa. Saat aku sedang khusyuk mengikuti doa yang sedang didaraskan oleh Romo, seingatku ada kata-kata Romo dalam doa itu yang mendoakan juga para Santo dan Santa yang telah meninggal dunia dan doa-doa tersebut ditujukan juga untuk keluarga kita yang telah meninggal dunia. Tiba-tiba, saat Romo mengucapkan doa itu, aku seperti tidak lagi ada di situ...
Aku "pergi"....
Aku seperti berada di suatu tempat yang aku tidak mengerti. Aku belum pernah ke sana... Aku hanya dapat melihat saja apa yang ada di sana, tapi saat itu aku tidak melihat diriku sendiri dalam visiku itu dan tidak dapat berinteraksi dengan orang-orang yang aku lihat di sana. Mereka tidak dapat melihat aku meski aku bisa melihat mereka.
Dari pakaian, ruangan dan situasi yang ada di sana, sepertinya aku "pergi" ke masa lalu... Bukan berada di jaman saat ini. Dan juga bukan di Indonesia. Sepertinya mereka orang-orang asing. Mereka seperti bule...
__ADS_1
Aku melihat seluruh tubuh jenazah wanita tersebut di baluri rempah-rempah. Lalu mereka mengambil sebuah kantung kain berwarna putih yang di gantung. Sepertinya aku tadinya berada di balik kantung itu dan dari situlah aku melihat apa yang mereka lakukan. Setelah itu, jenazah wanita tadi dimasukkan ke dalam kantung kain tersebut.
Setelah memasukkan jenazah wanita tersebut ke dalam kantung, mereka membaringkan kembali kantung yang berisi jenazah wanita tadi di atas meja panjang di tempatnya semula. Kemudian, para biarawati tadi setelah menyelesaikan pekerjaannya, mereka pergi meninggalkan ruangan itu.
Setelah ruangan itu kosong, aku seperti melihat-lihat isi ruangan itu lebih mendetail. Aku penasaran... Aku coba untuk memegang dan menyentuh kantung kain yang telah berisi jenazah wanita yang sudah di baluri rempah-rempah tadi. Anehnya, meski aku tidak bisa berinteraksi dengan orang-orang yang aku lihat, tapi aku bisa menyentuh serta merasakan rasa tekstur kainnya yang sangat lembut dan halus meski tebal... Kain lembut itu berwarna putih dan di quilt.
Di sebelah meja panjang itu, aku melihat juga ada jenazah seorang wanita. Ia tidak dimasukkan di dalam kantung. Aku melihatnya masih muda, cantik, wajah bule, kulitnya bagus... Tidak nampak seperti orang yang sudah meninggal dunia. Wanita itu berbaju biarawati dan kedua tangannya yang ada di atas perutnya menggenggam Rosario. Ia jauh lebih mirip seperti orang yang sedang tidur dan terbaring dengan damainya di dalam sebuah kotak kaca...
Aku penasaran...
Lalu, saat aku masih penasaran dan berusaha memahami apa yang aku lihat.... Tiba-tiba seperti ada hikmat dalam diriku yang berkata :
__ADS_1
"Begini cara membalsam jenazah Santa dan Santo..."
Setelah itu, Zapp...!
Lalu aku tiba-tiba "kembali"..
Dan aku masih duduk di tempat yang tadi... mengikuti misa... Kembali pada kesadaran semula..
Hmmmm....
Apakah benar aku melihat Santa dan proses bagaimana mereka di balsam di masa lalu?
__ADS_1
#ngelindur