NGELINDUR

NGELINDUR
KUTUK (MURKA ALLAH)


__ADS_3

Selasa, 24 Januari 2023


Pukul 03.00 WIB


Malam itu aku tidur nyenyak. Tapi tiba-tiba, subuh itu aku terbangun dengan ingatan yang tak begitu jelas. Seperti ada kilasan-kilasan gambaran ingatan akan suatu kejadian. Hanya bisa menangkap sepotong-sepotong.. Seperti puzzle...


Aku melihat seseorang berbaju putih. Badannya kurus, tapi tidak terlalu kurus. Tubuhnya tegap, rambutnya rapi cepak, mirip dengan Richard Eliezer yang merupakan salah satu terdakwa yang menjadi justice collaborator dalam kasus pembunuhan Brigadir J oleh terdakwa Sambo Cs. Aku melihatnya seperti di borgol. Saat itu yang aku rasakan, aura ketidakadilan terasa begitu kuat. Ia seperti mendapatkan ketidakadilan.


Sepertinya ada backsound yang aku dengarkan... Terdengar seperti begitu banyak orang yang sedang bergumam... Suara itu adalah doa-doa orang-orang yang teraniaya, mendapatkan ketidakadilan dan terzalimi. Doa-doa mereka naik ke atas, ke hadirat Allah... Doa dari orang-orang yang mengadu pada Allah tentang ketidakadilan, penganiayaan dan kezaliman yang mereka dapatkan..


Saat aku melihat lelaki baju putih yang di borgol itu, aku melihat ia menjatuhkan kutuk. Dan saat kutuk itu dijatuhkan, aku melihat kilasan penglihatan seperti sebuah cawan, orang-orang Mesir, kekeringan panjang..


Tapi bukan karena orang ini maka kutuk ini jatuh. Sepertinya di hati dan pikiranku ada hikmat Tuhan yang menjelaskan jika orang yang di tangkap ini adalah hanya representasi dari banyak ketidakadilan-ketidakadilan yang di alami rakyat. Dan krn manusia terus sombong, semena-mena dan terus berlaku tidak adil, maka doa-doa orang-orang yang diperlakukan secara tidak adil ini naik dan didengarkan Allah. Allah murka dan menjatuhkan hukuman pada manusia. Kutuk itu kutuk kekeringan... Kutukan mesir...


Cawan murka Allah, kutuk kekeringan.


--------------


Selasa, 24 Januari 2023,


Pukul 04.05 WIB


Aku masih tercenung dengan visi pertama yang aku dapatkan barusan. Terasa begitu nyata seperti bukan mimpi. 


Aku masih berusaha merangkai penglihatan yang aku dapat. Karena khawatir terlupa apa yang aku lihat, sehingga aku langsung menulisnya di status facebook-ku dan setelah menulis apa yang aku lihat di Facebook ku, aku letakkan handphone-ku dan mulai berdoa.


Ini bukan doa yang mudah, karena aku melihat bagaimana kutuk itu dijatuhkan. Rasanya hati ini begitu kecil dan takut. Ya Allah ampunilah kami yang berdosa ini...  


Saat aku sedang berdoa, tiba-tiba aku mendapatkan visi selanjutnya.


Aku seperti berada di sebuah ruangan yang sangat besar. Seperti sebuah ballroom. Di sana ada begitu banyak orang laki-laki dan perempuan. Semuanya mengenakan baju atasan putih dan bawahan hitam.


Di sana ada meja meja bundar lengkap dengan kursi. Aku melihat Allah mulai mengelompokkan manusia..

__ADS_1


Ia sedang memilah dan memilih..


Orang-orang yang terpilih, duduk di kursi-kursi yang ada di meja bundar tersebut. Orang-orang yang menunggu keputusan ia termasuk golongan yang mana, masih sedang berdiri menunggu panggilan.


Saat itu sepertinya Allah sedang memilih orang-orang yang jahat dan sepertinya melalui tangannya, perbuatannya, pikirannya, ucapannya orang-orang yang terpilih inilah yang nantinya akan turut merusakkan dunia ini. Melalui orang-orang inilah nantinya murka Allah akan dijalankan.


Ya Allah...


Semoga Allah meletakkan kita dalam golongan orang-orang benar yang akan ia selamatkan.


Bukan orang-orang yang akan mendapatkan cawan murka Allah.


Sudah tidak ada waktu lagi untuk menunda... Kita harus sungguh-sungguh bertobat dan kembali pada jalan Allah.


--------------------


SEPERTI APA KEKERINGAN YANG TUHAN MAKSUDKAN?


Sebenarnya maksud dari visiku yang pertama itu sepertinya adalah 10 tulah Mesir dan cawan yang aku lihat itu adalah cawan murka Allah. Allah murka dan menjatuhkan hukuman berupa kekeringan.


Tapi kering yang di maksud dalam penglihatanku ini adalah kekeringan secara mendalam dalam segala aspek kehidupan. Seperti misalnya:



Hati yang kering dan tidak ada belas kasih terhadap sesama hingga hidup makin jahat, semena-mena, egois dan menindas sesama.


Hidup terasa kering dan hambar, kosong, tak ada rasa syukur. Tidak ada kedekatan dengan Tuhan. Yang ada hanya ritual beribadah saja yang di jalani tanpa rasa. Tapi, kita merasa tangan kita bersih, perilaku kita benar dan suci.


Sumber rezeki kering, berkat-berkat kering, ladang-ladang (sumber keuangan) dirusakkan, apa yang telah ada dan kita kira cukup, Tuhan ambil dengan caraNya tanpa terduga.


Alam yang terik, panas, gagal panen, kesulitan air, panen dirusakkan,  tidak dapat membayar  hutang-hutang untuk menanam dan tidak punya uang untuk menanam lagi.


Tidak mudah lagi manusia untuk mendapatkan sumber pangan.

__ADS_1


Airmata yang kering karena terlalu banyak kesedihan, ketidakadilan, kezaliman, penganiayaan dll yang dirasakan.


Dan lain-lain



Untuk itu maka persiapkanlah diri dan keluarga. Buatlah lumbung-lumbung Yusuf. Maksud lumbung-lumbung Yusuf di sini adalah bukannya menyimpan banyak bahan makanan, sembako dan lain sebagainya. Tapi maksudnya adalah :



Alirilah hati dan pikiran dengan iman dan cinta yang kuat kepada Allah dan bukan sekedar kosmetik belaka. Lakukan segala perintahnya, jauhi larangannya, bertobatlah sungguh-sungguh. Jangan menduakan Allah. Jangan menyembah berhala atau kekuatan gelap dan jangan bersikap arogan dan berkuasa. Jangan merasa begitu tinggi, paling benar dan suci. Hormati pemeluk agama yang lain, jangan larang dan mempersulit sesama beribadah memuliakan Allah.


Perlakukanlah sesama dengan penuh cinta kasih dan belas kasih. jangan membeda-bedakan, jangan menyakiti, jangan tidak adil, jangan mengambil milik sesama, jangan menginginkan apa yang bukan milikmu, berlakulah hormat dengan sesama, hormati orang tua, hormati guru. Sayangi keluarga, cintai anak istri/ suami, setialah. Jangan hidup dalam kemaksiatan.


Nafkahilah keluarga dari hasil yang berkah dan halal.


Bersedekahlah semampunya dengan hati yang sungguh-sungguh dan tulus.


Tolonglah sesamamu sebisamu, meskipun hanya bisa dengan doa.


Jika berdagang jangan menipu. Jika menjadi karyawan bekerjalah sebaik mungkin dengan segenap hati, jika menjadi atasan jangan arogan dan bersikap baiklah pada karyawan, hargailah mereka dan perlakukan dengan baik.


Ajaklah keluarga untuk beribadah yang benar


Berikanlah keadilan yang tidak memihak dan benar, pada orang yang meminta keadilan pada kita. Katakan salah bila salah dan benar bila benar.


Jangan menggunakan kekuasaan yang ada pada kita untuk menyakiti sesama dan mengambil keuntungan dari padanya.


Dan lain-lain



Mari kita benahi tindakan dan perilaku serta pikiran kita. Kita lakukan pertobatan yang sungguh-sungguh dan jika masih ada salah, mari segera kita perbaiki. Mari kita kembali pada Allah dan jalani kehidupan yang benar.

__ADS_1


Percayalah sahabat.. bahwa doa-doa yang kita hunjukkan, kita daraskan kepada Allah... itu tidak ada yang sia-sia. Doa-doa itu naik ke atas dan Allah mendengarkan satu persatu doa kita...


Ini sudah tidak ada waktu lagi untuk menunda. Lakukanlah segera!


__ADS_2