
NikmatNya Pacaran Setelah Pernikahan
Oleh #CahayaCinta2 ( akunkeduaNovelToon )
Episode 2
Mohon maaf apabila terjadi kesamaan cerita dan tempat atau nama pemeran dalam cerita ini. Cerita ini tidak bermaksud menyinggung pihak manapun , dan apabila terjadi kesalahan kami mohon kritik, dan sarannya.
Sebelumnya di NikmatiNya Pacaran Setelah Pernikahan
---------------------------------------------------
Saat melangkah mengikuti sang dokter bernama suami nya, tiba-tiba mama nya fira marah sama firman...
"kamu ga usah ikut mendingan kamu pergi saja," percuma kamu di sini" usir mama nya fira
"huss Mama ga usah ngomong gitu, kasihan nak firman nya" prawono menasehati istri nya
"apa pa, tanya mama nya fira
"apa pa, mau fira bertambah marah lagi sama kita kalau ada firman di sini" ucap mama nya fira menatap suami nya dan firman
"tapi ma, ucap singkat prawono langsung terpotong ucapan firman
"kalau begitu baik tante om, firman pulang dulu nanti firman balik" ucap firman mengalah dengan ke putusan tante sari sambil menyalami pak Prawono dan istri nya takut bertambah runyam masalah nya jika dia masih disini dan berniat bersalaman dengan om prawono dan giliran tante sari disalami tapi langsung di tepis mama nya fira. firman jadi kaget tangannya di tepis sama tante sari
"ga sudih tangan ku kau cium, dari dulu aku memang ga setuju dengan perjodohan ini" ucap nya dengan tegas menyakiti firman terang-terangan di depan suami nya dan firman seketika menunduk
"kamu yang sabar ya nak, ga usah di bawah ke hati" ucap prawono menenangkan hati calon mantu nya
"ga apa apa om," jawab firman pamit sama prawono dalam hati nya kecewa dengan sikap calon mama mertua nya
----------------------------------------------
"Assalamualaikum umi ," sapa firman telah sampai di rumah nya bertemu dengan umi abi nya yang siap pergi kerumah sakit menjenguk fira
"Waalaikumsalam nak," sambut umi heran melihat putra nya sudah pulang cepat
"Ko kamu pulang sih nak," padahal umi sama Abi mu mau ke rumah jenguk fira" tanya ucapan umi sambil bejalan mendekati di ikuti abi
"Maaf umi abi, firman pulang cepat karena capek mau mandi" ucap firman berbohong sambil bermanja sama umi nya sedang kan pak kasem cuma menatap tajam dan mendengar kan istri ngobrol dengan putra nya
Abi lalu ikut bicara, sambil duduk dekat putra nya lala menjewer kuping putra nya
"Kamu udah mulai nakal ya," masak kamu nyamperin si fira ga ngasi tahu dulu umi sama abi" menjewer putra nya dengan gemes melihat tingkah laku sang anak malah menjerit
"Ampun Abi bisa sih jangan menjewer telinga firman selalu," kan telinga firman jadi sakit, lama lama ga peka lagi" rengek firman sedang bermanja sama umi nya di ganggu pak kasem
Emang dari dulu firman lebih suka manja sama umi ketimbang abi, habisnya sang abi suka jahil dan mementingkan kerjaannya...
Tapi walaupun jahil dia sangat memperhatikan putra nya, terutama soal pendamping hidup...
"Abi kan sudah bilang sama kamu, jangan dekati fira dulu nanti apa kata orang" kasem menatap gemas sang anak
"kan niat baik umi abi, firman cuma ngajak Fira ta'aruf itu doang" sambil menggoda umi nya mengedip kan mata nya
Melihat kedipan mata sang anak sebagai tanda pembelaan, umi nya langsung menjewer balik telinga pak kasem.
Sudah menjadi kebiasaan umi jika melihat sang putra nya berkedip saat Abi menjewer putra nya.
"ampun umi ko telinga abi di jewer" ucap kasem memegang telinga
"abi ga tau aja anak muda kaya gimana jaman sekarang," emang abi ga pernah rasain ya," kata umi sambil memandang suaminya
"abi seharusnya senang sekarang anak kita sudah jujur dan minta nikah, dulu mana dia bilang kaya gitu," malahan anak mu tidak pernah dekat sama semua wanita dan umi takut nanti anak mu kata orang dia gay!...
"emang abi mau kalau anak mu kaya gitu" ucap memukul tangan suami nya dengan manja
Memang selesai dari kuliah sampai menjabat menjadi Direktur, putra nya jarang berpacaran atau mengajak wanita bertamu ke orang tua nya gak pernah
Apa lagi dekat dekat dengan wanita, dia lebih baik menjadi diri sendiri karna takut di sakiti oleh wanita.
Hingga umi sama abi nya lah yang harus turun tangan mencari jodoh sang putra, takut anak ga laku laku anak nya.
"tau lah abi ini kaya ga ngerasain Masa muda aja" mengompori sang umi menyindir sang abi sambil ketawa
"mendingan firman ga mau nikah aja," kan ga ada mau juga sama anak yang jelek kaya begini" ucap firman bersedih pura pura sedih
Melihat itu abi langsung memeluk sang anak, merasa bersalah sudah membuat putra nya sedih...
"maaf kan abi, bukan itu maksud abi,,"
"abi mau nya kamu cepat nikah, namun kamu juga harus dewasa dikit dan abi ga kamu tersakiti dengan kepolosan kamu sendiri" ucap abi yang sangat menyayangi putra nya
"abi akan berbuat apapun yang terbaik bagi kamu, sangat mengharapkan kamu bahagia" kata Abi lagi
Firman mendengar keluh kesah sang abi, firman memeluk sang abi disertai dengan umi nya.
__ADS_1
"Terimakasih ya abi,, ucap firman membalas pelukan sang abi
"umi senang akhirnya putra kita mau menerima perjodohan ini dan mau menikah juga" umi berucap pada suami nya saat pelukan usai
"iya juga umi abi juga akan mendukung jika firman segera menikah" abi memandang istri nya
Di rumah sakit akhirnya fira siuman dan mengarahkan mata nya mencari sosok malaikat yang selalu menyayangi dan melindungi dia yaitu papa dan mamanya yang selalu ada buat dia Setelah lima hari tidak siuman dan sang orang setia menunggu sang anak.
"ma pa ko ga da ya," batin fira
"ma pa," ucap fira memanggil
Mendengar sang putri memanggil mereka, prawono mengajak istrinya masuk keruangan perawatan anak nya.
"ma,, putra kita sudah siuman deh" kata suami bicara ke istri nya
"iya juga pa, tadi mama dengar fira mamangil kita" ucap istrinya ikut sang suami masuk keruangan dimana fira di rawat.
"kamu sudah siuman sayang," tanya sari mama nya fira.
"iya ma,, ma ko aku ada sini" ucap fira
"kemarin kamu kami bawah ke rumah," karna kamu nekat bunuh diri" kata sari melihat anak lemas
"maafin ya ma pa ini salah fira, fira seharusnya ga buat mama sama papa sedih" ucap fira mengaku salah sudah buat orang tua menangis
Sang dokter masuk untuk memeriksa fira dan sebelumnya dokter datang, prawono sudah memanggil sang dokter dan beritahukan nya kalau putri nya sudah sadar.
"bagaimana keadaan putri kami dok," tanya prawono saat melihat putri di periksa
"nona fira sudah lumayan membaik ko, bapak sama ibu ga usah khawatir" ucap dokter
"untuk sementara nona fira menginap di sini dulu untuk beberapa hari lagi dan sampai benar benar di nyatakan sembuh total tangannya," baru nona fira bisa pulang" dokter memberikan penjelasan dengan ramah
"Baik,, ucap suami bersama istrinya
Dokter pun keluar dari ruangan fira.
Disisi lain firman tidak mau masuk keruangan itu, setelah beberapa hari yang lalu tante sari melarang firman dan kedua orang tua firman untuk menjenguk fira.
"semoga kamu cepat sehat dan sembuh ya fira," maaf aku ga bisa menjenguk mu dan aku akan pergi dari hidup mu selama nya kalau kamu bahagia tampa aku" batin firman pergi dari rumah sakit dan melanjutkan kebandara untuk berangkat keluar negeri karna diri nya telah pindah
Fira yang merasa aneh tampa melihat kehadiran firman, yang biasa selalu menemani dia kemanapun pergi walaupun dia benci tapi ini semua karena perjodohan papanya bersama abi kasem.
Akhirnya bertanya ke mama dan papa, ko firman tidak dari tadi,,
"mama sama papa kamu sudah memutuskan hubungan dengan orang tua nya firman" jawab sari santai,, sang suami cuma diam saja
dan fia cuma " ber ho," gak tau kalau firman sudah tak di Indonesia sia lagi
"iya fira,, papa ga maksa kamu lagi untuk meneruskan perjodohan ini," dan maafin papa ya" prawono berucap memandang putri nya
Selang beberapa hari akhirnya fira dinyatakan sembuh dan bisa pulang ke rumah setelah lama menginap di rumah sakit.
"bapak ibu,, nona fira saat ini sudah sembuh dan bisa pulang hari ini" kata dokter yang merawat Fira selama ini
"baik dok, dan terimakasih sudah berbuat yang terbaik untuk anak saya" ucap prawono
Fira sudah sampai dirumah bersama orang tua nya dan sambut meriah oleh para sahabat nya yang sengaja papanya undang untuk menyambut sang anak.
"selamat datang nona fira,, ucap mereka serempat
"kalian,, senang fira memeluk semua sahabat dengan riang
"apa kabar kamu,, ko bisa kaya gini" ucap salah sahabat nya yaitu saras
"ga ap ko,, oya mari kita masuk semuanya" ajak fira sama teman teman nya. dia belum bisa menceritakan nya sekarang
Setelah masuk prawono mengajak istrinya pergi dari situ dan membiarkan sang anak mengajak teman teman nya bermain di kamar sang putri.
"fira ngomong ngomong kamu kenal ga sama yang nama nya firman" ucap meisya ingin berkenalan sama firman. saat mereka lagi satai dikamar fira
"maksud kamu, tanya fira yang degdegan karna meisya ko bisa kenal firman yaitu yang di jodohkan sama dia tempo hari
"iya itu firman yang sering bantu papa kamu kerja" ucap meisya
"iya aku ga kenal sih dia siapa,, soalnya ga pernah ketemuan" jawab fira berbohong
"ooh firman ya itu maksud kamu meisya,, yang kamu bilang di halim dan ganteng itu" ucap dinda
"ia itu maksud aku," meisya berucap
Sontak membuat fira kaget mendengar penjelasan dinda kalau meisya suka sama firman.yang sedang kan dia mala risih melihat firman setiap kali mereka jumpa.
"Iya maksud ku, ucap meisya malu karena rahasia di bongkar dinda sahabat nya. karna diam diam suka firman calon suami fira
"kamu ga tau ya,, kalau firman sudah berangkat London lebih dari seminggu" ucap dinda jujur
__ADS_1
Kaget mendengar penjelasan dari sahabat fira tiba tiba wajah nya pucat dan menjerit tidak mungkin hiks,,.hiks memeluk sahabatnya.
"kamu bohong kan dinda, tadi yang kamu bilang itu tidak benar kan" fira menjerit lagi
Melihat fira nangis mereka heran lalu bertanya kenapa fira bisa nangis?.
"fira kamu kenapa," tanya Saras merangkul pundak fira
"hiks,, hiks, saras dia jahat" kata fira menunjuk ke arah dinda
"maksud mu apa ya fira, ko kamu menuduh ku jahat," tanya dinda heran dengan sahabat nya
"semua yang kamu bilang tadi tidak benarkan,, ayo jawab" fira membentak sahabatnya
"maksud apa, aku ga ngerti maksud kamu itu apa tadi" jawab dinda yang jelas-jelas tak tau arah tujuan bicara fira
Sang orang tua mendengar ada nya ribut ribut di kamar anak bersama sahabat takut putrinya berulah lagi, mereka berdua memutuskan menghampiri dan menemui sang putri dengan sahabat anak dan heran fira langsung memeluk sang mama begitu mereka masuk.
"ada apa ini ribut ribut," ucap prawono yang tau watak mereka memang dari dulu mereka sering berantem namun akur balik
"ga tau tante om tadi pas lagi senang senang dan tiba tiba meisya nanya ke fira soal firman karyawan om tapi pas dinda lagi cerita sama meisya entah apa yang terjadi fira menjadi marah ke diinda dan menangis kaya gitu " ucap Saras menjelaskan panjang lebar takut salah paham.
Tak terima perkataan dinda yang mengatakan firman telah pergi dua Minggu yang lalu, akhirnya fira bertanya ke papa nya.
"pa,, dia jahat pa," dia bilang firman pergi ke London" dan apa itu benar pa" ucap fira yang menangis melepaskan pelukan nya dari sang mama
Langsung prawono dan sari nya mematung mendengar pertanyaan sang putri begitu juga sahabat yang keget mendengar ucapan fira barusan
"ya fira, jawab prawono singkat
"dia pergi setelah mama mu memutuskan hubungan keluarga kita dan keluarga firman" ucap prawono yang tak tau bicara lagi
"ga mungkin pa, ga mungkin bukan kah dia janji bakalan menerima perjodohan ini dan bagaimana dengan pernikahan kami yang sebentar lagi digelar bukan di dulu bakalan terima fira apa adanya" kaya fira hiks hiks
"mas kenapa pergi kenapa, aku cinta kamu mas" ucap fira menangis mulai pucat
"Kenapa ninggalin aku mas, mana janji mu akan menerima aku dan maaf telat menyakiti perasaan mu" ucap fira pingsan karena kebanyakan nangis.
fira,, ucap mereka semua dan mengangkat tubuh fira yang lemas untung dengan sigap prawono menahan sang agar tak jatuh
"maaf atas kejadian ini dan telah merepotkan kalian semua," kata Prawono tak enak hati sama mereka yang ikut membantu prawono membawa anak nya ke kamar istirahat
"ga apa apa om tante," kami ga tau kalau begini kejadian nya" ucap meisya
Setelah itu mereka memutuskan pamit, Setelah mengantar fira kekamar nya
"hati hati kalian semua di jalan, ucap prawono bersama istrinya
"baik om tante, kami pamit dulu," dinda, meisya, dan saras saat menyalami keluarga itu
Setelah mengantar sahabat anak nya, tante sari mengajak suami bicara sebentar sebelum dan memandang sang putri tidur. takut nya putri mereka terganggu, apa lagi tadi kata dokter kalau fira kondisi nya sendikit memburu.
"pa gimana ini," fira selalu ngigau memanggil nama firman tadi saat tidur" kata istri nya
"apa minta tolong sama abi dan umi buat bujuk firman kembali ke Indonesia" kata mama nya fira membujuk suaminya taku salah ngomong
"papa ga bisa memastikan apakah mereka bisa di ajak bicara", mama kan tau yang terjadi" ucap prawono menyindir istri nya
"iya pa, mama tau ini semua salah mama" kata mama nya fira.
Bersambung!
----------------------------------------------------
Tunggu kelanjutannya di episode 3 belum bisa di terbitkan setelah episode 2 mendapat kan 100 next dan vote sebanyak mungkin karena di episode selanjutnya bakalan seru.
Silakan berlangganan agar kamu tak ketinggalan dengan episode selanjutnya.
Fira akhirnya diam diam menyukai firman, dan semua telah terlambat.
Apa lagi firman telah mendapat ancaman dari laki-laki suruhan tante sari yang berpura pura menjadi pacar Fira putri nya.
Firman dikabarkan dekat dengan Seorang wanita cantik dan sehingga abi bersama umi menyetujui sang untuk melamar sang wanita.
Lantas bagaimana dengan fira?
Tunggu kisahnya selanjutnya!
Dilarang plagiat ya Bosque.
Mohon saran dan kritik, terutama bimbingan nya ya admin.
NikmatNya Pacaran Setelah Pernikahan
MangaToon Dan NovelToon
#CahayaCinta2 (akunkeduaNovelToon)
__ADS_1