NikmatNya Pacaran Setelah Pernikahan

NikmatNya Pacaran Setelah Pernikahan
Episode 5


__ADS_3

NikmatNya Pacaran Setelah Pernikahan


Oleh  #CahayaCinta2 ( akunkeduaNovelToon )


Episode 5


Mohon maaf apabila terjadi kesamaan cerita dan tempat atau nama pemeran dalam cerita ini. Cerita ini tidak bermaksud menyinggung pihak manapun , dan apabila terjadi kesalahan kami mohon kritik, dan sarannya.


Sebelumnya di NikmatiNya Pacaran Setelah Pernikahan


Flash back on,


Firman telah sampai di rumah sakit bersama vita dan hadi sekaligus satpam perusahaan, firman langsung dibawah turun oleh vita sedangkan hadi segera memanggil sang dokter sesuai perintah vita.


"Bu kita sudah sampai, ucap hadi saat sudah sampai dirumah sakit B, dan kebetulan rumah sakit itu tak jauh dari kantor mereka.


"Ya sudah kamu panggil dokter nya, dan saya yang bawa firman nya turun", ucap vita lalu di angguk kan oleh hadi. Sedang kan firman masih dalam pelukan vita


"Baik bu, jawab hadi keluar dari dalam mobil itu dan memanggil sang dokter, setelah mengiyakan perintah vita.


Sedang kan vita membawa firman turun dari mobil itu, lalu hadi datang bersama dokter dan suster membantu vita membawa firman masuk keruangan khusus pasien.


"Bu dan bapak sebaiknya tunggu disini, biar kami yang tangani pak firman", ucap sang dokter yang merupakan orang suruhan pak kasem, sekaligus dokter kepercayaan keluarga pak kasem.


"Baik dokter, ucap vita bersama hadi


Lalu vita menyuruh hadi pulang ke kantor, biar tak ada yang menggangu dirinya dan firman.


"Aku harus menyuruh hadi pulang, supaya aku semakin dekat dengan firman," dengan begitu akan lebih mudah aku mendekati nya", batin vita lalu menyuruh hadi pulang.


"Hadi sebaiknya kamu pulang ke kantor,l", ucap vita


"Tapi bu gimana dengan pak firman, jawab hadi.


"Kamu ga usah khawatir, soalnya pak firman biar saya yang ngurus pak firman," mendingan kamu pulang saja ok", ucap vita menyuruh lagi hadi pulang, dan hadi mengiyakan omongan vita.


"Baik bu, ucap hadi gelisah dan melangkah pulang.


Setelah hadi keluar dari ruangan rawat dimana firman dirawat, lalu melangkah pulang namun langkah nya terhenti.


"Gimana ini, kalau aku pulang siapa yang menjaga tuan muda", batin hadi


"Atau saya telpon saja nona nindi, biar dia yang nyusul dan jagain tuan muda", batin hadi yang ragu saat mau menghubungi nindi tapi tak jadi.


"Tapi kalau aku telpon dan kasih tau, kalau aku pulang karena di suruh bu vita,, dan menyuruh nona muda kesini nanti bisa bisa nona nindi bakalan marah sama aku", batin hadi lagi


Lama berfikir akhirnya Hadi memutuskan menghubungi nyonya halima saja dan memberikan tahukan kalau firman masuk rumah sakit dan yang menjaga saat ini adalah vita sekretaris pak firman bukan hadi.


Dan kebetulan hadi tidak tahu, Halima ibu kandung tuannya telah tau sebelum nya tentang tuan muda yang masuk rumah sakit dari nindi.


Tu...tu...tu... panggilan pun dari hadi terhubung oleh halima.


"Halo assalamualaikum nak hadi, ucap halima yang menganggap hadi sebagai ponakan nyaya itu dan sebenarnya hadir bekerja sebagai satpam atas perintah oleh halima, untuk memantau firman saja di perusahaan mereka supaya firman bisa terpantau selalu meski tampa ada nindi.


"Waalaikumsalam nyonya, jawab hadi saat tersambung dari seberang sana yang masih menganggap sebagai tuannya dan walaupun keluarga pak kasem menganggap hadi lebih dari itu.


"Ada apa kamu telpon umi, ucap halima


"Gini nyonya, tuan muda masuk rumah sakit karena pinsan", kata hadi


"Itu sudah umi tau dari nindi, gimana keadaan firman sekarang", ucap halima bertanya ke hadi


"Sekarang tuan muda lagi di tangani dokter, dan saya mau pulang ke kantor", jawab hadi Rama pada tuannya


"Ogtu terus napa kamu pulang, dan siapa yang jaga putra saya", tanya halima yang heran dengan jawaban hadi dan hampir saja ia marah.


Mendengar pertanyaan itu yang tau nyonya mau marah, lalu menjelaskan ke halima mengapa dia pulang.


"Begini nyonya saya pulang karena di suruh bu vita, dan kata nya biar dia yang nungguin tuan di rumah sakit", jawab hadi lagi yang ragu ragu


"Oh begitu..., tapi sebaik nya kamu jangan kamu pulang dulu, kamu temani nindi disana dan tunggu firman sampai siuman", ucap halima


"Tapi bu, nanti vita marah sama saya", tanya hadi


"Kamu jangan pikirkan itu, turuti saja perintah umi sekaligus ikut tunggu nindi sampai", ucap halima menyuruh nya menunggu


"Baik bu, tapi jam berapa nona nindi datang", jawab hadi sambil bertanya lagi

__ADS_1


"Nanti sebentar lagi nindi datang ke sana, siap jam pulang kantor baru nyusul kamu dan firman ke sana", ucap halima


"Baik nyonya", ucap hadi yang paham ucapan majikan nya.


Setelah menjelaskan pada hadi, Halima mematikan telpon nya.


Sedangkan hadi, menunggu kedatangan nindi.


Di ruangan rawat tiba tiba vita melihat firman mulai siuman, dan melihat firman sudah sadar kan diri lalu vita segera memanggil dokter untuk memeriksa kondisi firman.


"Dokter, dokter", panggil vita yang tiba di ruangan dokter Lastri


"Iya bu, ada apa bisa saya bantu", ucap dokter Lastri


"Itu tunangan saya, yang tadi pinsan sudah siuman", ucap vita pada dokter Lastri


Mendengar ucapan vita, dokter pun kaget atas ucapan vita barusan dan lalu membatin sambil melangkah bersama vita ke ruangan firman.


"Apa...pak firman sudah tunangan, bukan nya si firman bakalan di jodohkan dengan fira", batin dokter dan niat mau bertanya ke vita namu dia urungkan.


"Iya" kalau begitu bu tunggu saja disana", ucap dokter Lastri menyuruh vita keluar


"Baik dokter", jawab vita lalu keluar dan tak lama dokter Lastri menyusulnya ke ruangan rawat firman.


Setelah sampai dokter pun, menyuruh vita menunggu di luar dan dia masuk ke ruangan firman untuk memeriksa nya.


"Kalau begitu ibu tunggu di luar, biar saya periksa dulu pak firman nya", ucap dokter di iya kan oleh vita


Setelah mengecek kondisi firman, akhirnya dokter pun meninggalkan ruangan rawat firman yang sedang duduk di ranjang nya dan menemui vita kembali karna firman menyuruh dokter memanggil vita. Dan vita melihat dokter keluar dari ruang rawat firman, vita langsung menghampiri sang dokter.


"Dok bagaimana kondisi tunangan saya", tanya vita


"Pak firman sudah membaik ko, dan pak firman menyuruh ibu menemui nya sekarang", ucap dokter itu


"Syukur lah dok", ucap vita singkat lalu melangkah masuk menghampiri firman setelah melihat dokter Lastri telah pergi.


Melihat kedatangan firman tengah duduk di berangkas, vita bertanya pada firman nya.


"Ada apa bapak manggil saya, bapak apa kah sudah membaik", ucap vita pura pura di hadapan firman


"Ga ada, oya bisa kamu tolong panggil hadi ke sini sebentar?", ucap firman dan tak menjawab pertanyaan dari vita.


"Tapi pak hadi sudah pulang pak, tadi dia buru buru ke kantor kata nya ada yang ketinggalan", jawab vita berbohong


"Oh...gitu ya, ucap firman singkat di iyakan vita


Tak lama kemudian, para karyawan kantor sudah datang menjengut firman ke rumah sakit karena mereka sempat mendengar firman pinsan dari vita lewat telepon tadi.


Tok...tok...tok...


"Masuk, ucap firman yang tengah duduk berjauhan dengan vita.


"Sore pak, bu", ucap singkat para karyawan nya yang tengah masuk dan menyapa firman dan vita.


"Sore juga, jawab firman di ikuti vita juga


Lalu salah satu dari mereka bicara ke firman, yaitu pak yanto manager perusahaan itu.


"Pak, gimana kondisi bapak", ucap yanto


"Saya sudah baikan, dan sebentar lagi saya bisa pulang ya kan vita", jawab firman santai langsung di iyakan vita juga.


"Alhamdulillah, kalau bapak tidak kenapa napa", ucap yanto lagi dan diikuti karyawan lain nya


"Iya pak, ucap singkat firman


Lain halnya dengan hadi yang sudah lama menunggu nindi datang, hampir setengah jam lamanya akhirnya nindi datang juga.


Sedang menunggu nindi, lalu hadi membatin.


"waduh gawat ni kalau saya pulang, dan ga nunggu nona nindi yang belum nyampe," bisa-bisa saya di pecat sama tuan dan nyonya, karna tak menunggu nona nindi datang", batin hadi cemas


"Gimana dengan si vita yang sempat negur saya barusan dan ngapain di keluar bukan nya dia jagain tuan muda", batin hadi lagi


Memang tadi vita sempat keluar setelah melihat firman tengah ngobrol dengan karyawan lain di ruangan rawat firman.


saat sudah diluar rumah sakit lalu vita menuju kios untuk membeli minuman namun setelah membeli minuman lalu dia berbalik, namun dia tak sengaja melihat hadi tengah duduk sendiri karena heran hadi yang belum pulang akhirnya vita menghampiri nya sekaligus menyuruh hadi untuk pulang saja dan akhirnya barulah vita kembali bergabung dengan firman dan karyawan lain setelah pamit dari hadi.

__ADS_1


Setelah kepergian vita akhirnya nindi datang juga, dan menghampiri nya lalu mereka ngobrol sebentar tentang vita yang menyuruh hadi pulang.


"Hadi, aku ada rencana ini buat ngerjain kakak,, kira kira kamu setuju ga", tanya nindi ke hadi


"Emang apa rencana non nindi", tanya balik hadi bukan nya menjawab pertanyaan nindi


Lalu nindi memberikan penjelasan nya tentang dia ingin mengerjai sang kakak nya, dan hadi mengiyakan walaupun sempat sedikit keberatan tak setuju dengan niat nindi namun harus bagaimana lagi ini sudah keputusan tuannya yaitu nindi.


tak berselang lama kemudian mereka memutuskan masuk setelah mereka merencanakan sesuatu buat firman, dan saat masuk keruangan rawat firman namun niat mereka terhenti sejenak setelah mendengar kakak tengah ngobrol dengan banyak karyawan. padahal kata hadi pada nindi kalau di dalam ruangan itu cuma ada firman dan vita doang.


"Tunggu sebentar, ucap nindi berbisik menghentikan langkah hadi yang tengah mau masuk ke ruangan rawat firman dan untung tak karyawan yang keluar dari ruangan rawat firman.


"Ada apa non, ucap hadi yang heran melihat nindi dan berbalik menatap nya.


"Coba kamu dengar, sama kakak ngobrol nya,,m" bukan nya kamu bilang dia sama vita", tanya nindi yang sedikit marah sama hadi karena telah salah memberi informasi padanya.


"Iya juga non banyak di ruangan tuan muda, tadi bukan nya cuma ada tuan muda dan bu vita", jawab hadi juga yang heran ko sampai dirinya tak tau, setelah mendengar ada orang ngomong ngomong di dalam ruangan rawat tuannya.


Karena nindi tak ingin berdebat dengan hadi, akhirnya nindi sedikit merubah rencana pada kakak nya dan diiyakan sama hadi setelah dijelaskan oleh nindi.


Setelah mereka berdua masuk dan nindi bersiap untuk memeluk langsung sang kakak agar mereka terkejut dengan tingkah nya sekaligus membuat firman heran begitu juga dengan karyawan lain dan vita yang melihat nindi memeluk firman sedangkan nindi biasa saja malahan dia semakin herat memeluk sang kakaknya.


"Akan ku balas kau vita, karna telah memeluk kakak kesayangan ku dan bersama teman mu akan kuat kalian minta maaf pada ku", batin nindi sekalian membuat kakak marah dengan tingkah lakunya.


Setelah dirinya telah berhasil membuat mereka emosi dan terutama sang kakak sekaligus vita ikut marah pada nya, melihat itu lalu nindi tersenyum karena menang dari kakaknya.


"Yes berhasil juga, akhirnya kalian terpancing juga terutama kamu vita dan kakak ku", batin nindi yang melihat mereka emosi sekaligus marah dan sedang kan hadi cuma dia saja.


Flash back off.


Firman telah pulang bersama nindi, setelah firman dua hari di rumah sakit dirinya di rawat.


Sedangkan abi dan umi nya telah sampai di london mereka sangat khawatir sama firman, dan sekalian mereka sudah kangen sama nindi yang lama tak pulang, karena putri mereka kuliah di sini.


"Assalamualaikum," ucap halima bersama suami nya yang telah sampai di tempat anak pertama nya


"Waalaikumsalam," ucap nindi menjawab dari umi yang sudah sampai di depan pintu bersama abi dan membuka nya sedang kan kakak nya tengah bekerja di kamar nya tak tau orang tua telah datang.


Setelah menjawab salam, lalu nindi memeluk sang umi dan abi yang sudah lama tak berjumpa dengan nya.


"Umi abi, nindi kangen sama kalian", ucap nindi menangis.


"Umi juga sama abi, kangen juga dengan kamu sayang", memeluk sang putri nya yang jauh dari jangkauan mereka selalu ini.


Lalu nindi membawa orang tua nya masuk,


Setelah asik mereka berbincang bincang di ruang tamu, Halima menatap putri lalu bertanya ke nindi kemana putra nya yaitu firman sedangkan pak kasem cuma melihat sang istri dan putrinya bicara saja.


"Sayang mana kakak mu, ko umi dan abi ga nampa kakak dari tadi", tanya halima


"Itu kak firman lagi di kamarnya, dia lagi ngerjain tugas bentar", ucap nindi


"Ogtu, ucap ucap abinya singkat yang tau sifat putar nya.


"Umi...umi Sam abi mau minum apa", tanya nindi setelah mereka berbincang bincang.


"Ga usah repot-repot saya" ucap umi nya


"Ga repot ko umi abi, nindi kan sudah lama ga buat minuman sama orang tua nindi sendiri", ucap nindi polos


Melihat kepolosan sang putri, lalu halima mendekati putri nya dan berbicara ke suaminya.


"Abi... lihat putri kita, sudah besar tapi masih polos juga", ucap halima mengedipkan mata ke suaminya


Melihat tingkah umi dan abi nya, yang menjahili nya lalu nindi merengek.


"Ish abi sama abi jahat", ucap nindi sebel.


Bersambung!


Mohon maaf 🙏🙏 🙏 lama update nya dan tunggu kisah selanjutnya.


Dilarang plagiat ya Bosque.


Mohon saran dan kritik, terutama bimbingan nya ya admin.


NikmatNya Pacaran Setelah Pernikahan

__ADS_1


MangaToon Dan NovelToon


#CahayaCinta2 ( akunkeduaNovelToon )


__ADS_2