NONNA BALAS DENDAM

NONNA BALAS DENDAM
Seppuluh


__ADS_3

"Cih tida ku sangka, ternyata kau sangat murahan ya".ucap Xavier mengejek.


Jelas kata kata nya sangat menusuk! Elmira yang tadinya mengantuk langsung melotot marah pada xavier.dan Oliver pun demikian merasa gadisnya di hina ia ta terima!


Melihat ekspresi Elmira demikian Oliver melanjutkan kata-katanya. " haha..ternyata kau sama saja seperti gadis-gadis lain.hanya memanfaatkan uangnya saja".ucap Xavier mengejek."Dilihat lihat sepertinya,laki laki itu (Oliver) mempunyai cukup banyak uang"fikirnya.


Mata Elmira semakin menanam dan tangannya terkepal. "Kenapa kenapa? dari dulu aku selalu di hina,bahkan sekarang aku sudah cantik pun masih saja ada yang menghina"jeritnya dalam hati.


Mata Elmira berkaca kaca.dan..


plakkk...suara tamparan terdengar nyaring walaupun tersamarkan,riuh orang-orang.


"Tamparan itu sangat cocok untuk mulut beracun mu itu,kau akan menyesal karna bicara seperti itu padaku!". sekuat tenaga Elmira menahan tangis dan amarahnya.Xavier mematung,"apakah aku salah bicara" Tida di pungkiri melihat mata gadis itu berkaca kaca,dia merasa sakit.


Oliver yang melihat gadisnya tida baik baik saja langsung bergerak.


Bugghh..


Oliver sekuat tenaga meninju wajah Xavier,Xavier uang tida siap langsung terjengkang ke belakang dan memegang kerah baju Xavier.


"Kau tau.kau adalah orang bodoh pertama yang membuat gadisku menangis dan kauu berani beraninya menghinanya di depanku.Ketahuilah aku memang tinggal bersama bahkan banyak lelaki yang tinggal bersama dengan Elmira". mata Xavier semakin memanas dan memandang jiji Elmira,Elmira hanya menanggapinya datar.


"kami tinggal beramai ramai di penginapan! bagaimana menurutmu?".


"maksud mu?".Xavier bingung

__ADS_1


"hahaha pantas saja kau ternyata bodoh ya.Maksudku aku dan gadisku tinggal bersama karna kami tinggal di penginapan,apa kau masih tida mengerti ah mungkin saja karna kau pangeran jadi,kau tida tau penginapan.Ku beri tau penginapan adalah tempat orang orang menginap....


"maksudmu,kau dan gadis itu hanya ......


"Sudahlah,Oliver ayo kita pulang.Aku lelah". ucap Elmira memotong pertanyaan Xavier yang penasaran.


"hah baiklah.kau kali ini selamat bocah!".ucap Oliver pada xavier.dan bergegas menghampiri Elmira.


Xavier memandangi kepergian keduanya."apakah aku salah paham? maksudnya adalah bersama karna satu penginapan?...arghhhhhh aku begitu bodoh...". jerit Xavier kini matanya penuh penyesalan." baiklah besok aku akan mencari penginapan tempat mereka menginap dan meminta maaf.Maafkan aku gadis kecil".ucap Oliver dengan sedih.


.


.


"Oliver aku ingin pulang saja".sedih Elmira.


"ikhss bukaan! kita pulang ke hutan,ke rumah".


"tapi ini sudah malam El".


Elmira menunduk sedih. "Yasudah aku akan pulang sendiri.hmphhh". dengus Elmira kesal


"El! kau itu perempuan tida baik jika sendirian apalagi malam malam begini!.Jangan membangkang!". Oliver membentak


"ka kkau membentak ku?!..hiks hiks,,ku kira kau berbeda ternyata sama saja...".

__ADS_1


"baiklah mulai saat ini kau jangan menemuiku lagi! dan jangan pernah datang ke rumahku!". ucap Elmira membentak Oliver dan berlari sambil menahan isakan.


Degghh...


"El,tungguuu aku tida sengaja sungguh" teriak Oliver.Namun Elmira tida mendengarnya.


"aku tida berniat membetaknya,itu tida sengaja"


"tida kumohon jangan marah padaku El"lirih Oliver merasa bersalah.


.


.


"Hiks...hiksss...ku kira dia tida seperti laki laki lain,dia membentaku...hikss".


"haaaaaaah.sudahlah laki laki bukan hanya mereka masih banyak yang baik..Baiklah lelaki tampan yang baikkk istrimu akan dataaangggg". Elmira segera menepis jauh jauh kesedihannya.


"hemm kemana aku sekarang.Pulang? ah tida nanti rubah itu akan menemui ku,untuk saat ini aku tida mau menemuinya".


.


*Buat pembaca tolong like ya,,,rata rata kalian membaca tapi tida memberi likenya.Saya butuh itu**🙂*


.

__ADS_1


.jangan lupa like,komen dan bintangnya yaa....


__ADS_2