NONNA BALAS DENDAM

NONNA BALAS DENDAM
16


__ADS_3

Telinga Elmira tida sengaja mendengar percakapan orang lain.


"Kau tau,putra Duke yang nakal itu sedang sakit". bisik si A


"Benarkah?,kasihan sekali setelah ibunya meninggal,dia menjadi nakal".bisik si B


"Cih anak nakal seperti itu,untuk apa di kasihani".balas si A


"Kudengar,barang siapa yang bersedia merawatnya sampai sembuh akan di beri 10.000 koin emas".


Mata Elmira berbinar ketika mendengar jumlah uang yang fantastis.ia semakin mempertajam pendengarannya.


"Jumlah uangnya memang besar.Namun,tida ada yang sanggup merawatnya". Timpal si C


"Tentu saja,anak nakal itu akan mengerjai orang yang akan merawatnya belum lagi mempersulit nya". balas si A


blablablaa......


"Aku akan menguji keberuntungan ku! mwhehe siapa tau aku beruntung,tida ada yang tahu". fikirnya


"Ah sudah sore...Hah! tida aku harus cepat cepat,jika tida laki laki itu akan mencari ku".


Setelah mencari tempat yang sepi,Elmira melesat pergi di bantu sihirnya.(jad orang yang bisai sihir di sini masih langka)


Matanya menatap sekeliling,"aman" lirihnya.Ketika membuka pintu kamarnya,sosok laki-laki tampan sedang menatap tajam.


"hehehehe...".yang di tatap malah cengengesan


"Sudah puas jalan jalan?!". tanya Nicholas datar

__ADS_1


Elmira mengangguk dengan mata berbinar,yang mana membuat Nicholas gemas.


"Kau ini! jika ingin pergi beri tau aku,kau tau!aku mencari ke seluruh istana,aku pikir kau tersesat".ucap Nicholas panjang lebar


Elmira melongo ketika mendengar,Nicholas berkata panjang.


Setelah perdebatan selesai ,Nicholas memutuskan untuk melanjutkan latihan di taman belakang...


"Kenapa memakai pedang kayu? bukankah memakai pedang asli lebih seru?". tanya Elmira


"Ini latihan,jika memakai pedang asli,saat cedera bisa patal".balas Nicholas


"hmhm". Elmira hanya mengangguk


"luruskan pedang mu"


"Kuda kudamu harus kuat"


"Jangan terburu-buru jika ingin menebas,pelan saja namun mematikan"


Nicholas terus berkicau,sesekali mempraktekkan dan membenarkan posisi Elmira ketika salah.


Dari kejauhan para pelayan dan pengawal saling berbisik.


"Lihatlah,tida biasanya tuan muda dekat dengan perempuan".


"Jika di lihat-lihat mereka sangat coocok,nona itu cantik sekali"


"cih,,hanya ****** yang kebetulan saja".

__ADS_1


"Kalau sirik bilang saja".


"ssssttt diam lah apa kalian ingin di hukum tuan muda,karna menggosipkan nya..cepat bubar bubar!".


Dua jam kemudian.....


"Latihan hari ini sampai di sini saja".( seperti hubungan kita:/) Nicholas tida tega melihat wajah kelelahan gadis di depannya ini,dan bukannya dia tadi jalan jalan.Pasti sangat lelah, fikirnya


Elmira mengangguk dan duduk di depan nicholas.Mereka berbincang bincang di temani teh serta cookies.


"Nyam...nyamm..apwakah adwa lebwih banyawk cokwwies". tanya Elmira dengan mulut penuh cookies coklat.


Nicholas terkekeh geli, melihat tingkah Elmira."Itu masih banyak,habiskan dulu baru di tambah".


"hee'eh"


Dari kejauhan muncul sosok gadis dengan langkah tergesa-gesa.


"Hormat pada putra mahkota". ucap Zelynda sambil mengangkat sedikit gaunnya.


"Ckck... mengganggu saja". fikir Elmira


"Apa kau tida punya sopan santun,datang tanpa melihat situasi?,aku bahkan tida menerima surat kedatangan mu!".sindir Nicholas (Mereka yang memiliki pangkat,jika ingin berkunjung harus mengirimkan surat dulu,jika di tolak tida bisa menemuinya/sibuk/memang tidak ingin.)


Zelynda meremas gaunnya pelan."Maafkan saya pangeran,tapi saya lihat anda sedang tida sibuk". Zelynda mengabaikan Elmira dan langsung duduk di sebelah Nicholas


Nicholas menatap tida suka pada Zelynda."Apa aku menyuruhmu untuk duduk hah?!". bentak Nicholas yang sudah kesal dengan putri Marques itu


"ffhht".Elmira menahan tawanya."Gadis ini tida tau malu sama sekali". fikirnya,dan terus melanjutkan makan cemilannya

__ADS_1



Jangan lupa like Kaka.......


__ADS_2