ONE NIGHT WITH CEO

ONE NIGHT WITH CEO
Tutut Eyang sakit


__ADS_3

Kini di restoran sebuah mall terkenal Reza Raine dan Adrian serta pasangan nya duduk dalam ruangan yang sudah di pesan .


" Calon istri nya " Bisik Riane saat Reza menatap Dian dengan tatapan dingin nya .


" Mau makan apa hm " Tanya Reza lembut sambil mengelus perut Raine .


" Yang panas² kayanya enak kak " Jawab Raine sambil melihat buku menu .


" Pesan lah apa yang kamu inginkan " Ucap Reza .


" Kakak tidak makan " Riane menatap Reza " Raine pesankan mau " Reza hanya mengaguk saja .


Adrian Tersenyum melihat hubungan Reza dan Riane , sekalipun masih ada rasa cemburu tapi dia harus menepis itu .


Karena dia sudah menepatkan perasaan nya hanya untuk Dian yang kelak menjadi istri serta ibu dari anak-anaknya.


"Mau maka apa " Tanya Adrin menatap Dian .


" Terserah by, Dian ikut yang kamu makan " Adrian mengaguk lalu memesan yang sesuai dengan lidah Dian .


Setelah itu mereka memberikan pesanan nya pada pelayan restoran .


" Kau mau menikah " Tanya Reza menatap Adrian .


" Iya tuan , undangan nya sudah ada sama Riane " Jawab Adrian sopan .


" Kami akan ke sana " Jawab Reza .


" Apa bisa tuan datang di saat akad " Tanya Adrian .


" Akan saya usahakan " Jawab Reza serius .


" Terimakasih tuan " Reza hanya mengaguk saja .


" Apa dia calon istri mu " Adrian menggaguk .


" Iya tuan , namanya Dian " Jawab Adrian .


" Kau bisa mengejar dua kampus jika ingin " Ujar Reza .


" Iya tuan ,saya sedang memasukkan....."


" Pergi saja, Asal kamu bisa bagi waktumu " Uajr Reza datar .


" kau tidak mungkin bisa bertahan hanya dengan mengajar satu kampus saja sedangkan tanggung jawab mu sudah bertambah" Lanjutnya lagi .


" Jika kamu ingin kamu bisa berkerja di perusahaan nanti aku kasih tau Xavier untuk menyiapkan nya " Ucap Reza menatap Adrian .


Raine mengaguk Tersenyum sebagai jawabnya .


" Kamu bisa bekerja di perusahaan sambil mengajar toh tidak setiap hari kamu mengajarnya ,jadi kamu bisa sambil bekerja di perusahaan kakak " Ucap Raine lembut .


" Tapi ini sudah berlebihan " Ucap Adrian tak enak .


" Tidak ada yang berlebihan jika kamu mau " Jawab Reza .


"akan aku bicarakan pada keluarga dulu " Reza mengagguk " Kabari jika kamu mau ,biar Xavier menyiapkan nya " Jawab Reza .


" Terimakasih tuan " Reza hanya diam saja.


Ceklek .


" Permisi tuan " Ucap pelayan lalu mulai menyajikan makanan yang di pesan di atas meja dengan rapi .


" Silahkan di nikmati tuan " Ucap pelayan lalu ke luar dari ruangan itu .


Reza mengambil makanan soto pesanan Raine lalu mengaduk dengan pelan .


" Kakak mau " Rengek Riane .

__ADS_1


" Sabar masih panas " Jawab Reza sambil mengaduk makanan Raine .


" Buka " Riane langsung membuka mulutnya lalu Reza menyuapi Riane dengan telaten .


Adrian hanya menggeleng saja melihat tingkah manja Riane .


" Makan Honey " Dian mengaguk lalu mulai memakan makanan nya .


" Panas " Riane menggeleng " Sudah pas " Jawabnya .


" Kaka tidak makan " Lanjutnya lagi .


" Kalau kamu dan baby sudah kenyang baru aku makan " Riane Tersenyum kuda .


Jika saja tidak ada Adrian dan Dian mungkin saja Raine sudah mencium bibir tebal Reza .


" Jauhkan pikiran mu " Raine hanya tertawa kecil .


" Kakak tahu " Reza hanya mendengus saja .


Lalu kembali menyuapi Riane agar wanita itu bisa tenang dan otaknya sedikit waras .


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Tak jauh berbeda Raymond juga kini tengah berada bersama Adara dan baby Ed .


Karena baby El serta Elvi dan mommy Ellena belum pulang dari mall .


" Mau lagi Mom " Tanya Raymond .


" Sudah kenyang Dad " Jawab Adara .


" Edward mau makan lagi " Tanya Adara lembut .


" Kenyang Mom " Jawab Edward .


"Apa Abang mau ikut Daddy lagi " Edward mengaguk .


" Nanti malam " Jawab nya seadanya .


Adara hanya bisa menghela nafas anaknya ini sangat irit bicara bahkan lebih irit dia dari pada sang suami .


" Jangan marah " Adara menggeleng " Aku tidak marah hanya saja dia terlihat seperti orang lain " Raymond hanya tersenyum dia paham maksud sang istri .


"Ayo tidur siang ,ini waktunya kamu istirahat " Ujar Raymond .


" Temani dulu , baru kalian pergi " Ujar Adara .


" Ayo jagoan kita jaga mommy dulu baru kembali ke perusahaan " Baby Ed langsung berjalan ke arah tempat tidur menunggu sang Daddy Untuk mengangkatnya .


Raymond pun mengangkat tubuh mungil itu lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh sang istri yang sudah berbaring di atas tempat tidur .


Cup


" Tidurlah " Adara mengaguk lalu memeluk pinggang Raymond yang duduk di ujung tempat tidur .


" Daddy " Raymond menurunkan tatapan nya menatap Adara .


" Nanti pulang belikan martabak " Ujar Adara .


"Hanya itu " Tanya Raymond .


" sama sate kambing nya " Ucap Adara .


" Yakin bisa habis " Adara mengaguk " baiklah nanti pulang aku bawakan " Jawab Raymond .


" Makasih Dad " Jawab Adara .


" Tidur lah aku harus kembali ke kantor " Ujar Raymond sambil mengelus kepala Adara dengan lembut .

__ADS_1


Ceklek .


Adara membalikkan badannya menatap ke arah pintu begitu juga Raymond .


" Di ...di "Raymond Tersenyum seperti nya anaknya itu baru kembali .


" Sudah main " tanya Raymond lembut .


" Iya ,dari tadi di ajak pulang tidak mau " Aduh mommy Ellena.


" Rasanya lutut Oma akan lepas " Lanjutnya sambil duduk di sofa .


" Mandi dulu angel ,kamu dari luar jangan dekat mommy dulu " Titah Raymond .


"puk ...puk di " Raymond langsung memeluk anaknya lalu mencium pipi nya bergantian .


" Sekarang mandi iya " Baby El mengaguk ,lalu Raymond membukakan pintu penghubung .


" Mandikan El ,setelah itu bawah ke kamar " Ujar Raymond .


" Baik tuan ,ayo nona muda kecil " Uajr Nany membaut El kegirangan .


Lalu Raymond kembali ke kamar, dia harus kembali ke perusahaan karena jam istirahat sudah akan berkahir .


" Baby, aku harus kembali " Adara mengaguk "Kamu istirahat iya kamu tahukan jika aku selalu mendapat kan laporan " Adara mendengus kesal .


" jagoan " Baby Ed langsung berdiri lalu merentangkan tangannya .


" Lo cucu Oma ikut Daddy " Edward mengaguk .


" Kerja Oma " Jawab pria kecil yang foto copy an sang anak yang juga foto copy an sang suami .


" Cari uang yang bnyak untuk eyang iya , soalnya lutut Eyang sering sakit butuh di periksa " Canda mommy Ellena.


" Iya Eyang " Jawab Edward .


" Kami pamit mom, Oma " Ujar Raymond .


" By mom " Adara mengaguk sambil melambaikan tangannya .


" Kami mandi dulu iya nak ,soalnya bau " Ujar mommy Ellena .


" Iya nak nanti kami ke sini menemani mu " Ucap Elvi .


" Mommy sama Oma istirahat saja dulu ,pasti lelah habis menemani Baby El " Ujar Adara .


" Tapi kamu sendirian sayang " Ujar Elvi .


" Sebentar lagi Pelayan akan ke sini mom, soalnya tadi dia turun makan siang " Ujar Adara .


" Iya sudah kalau begitu ,nanti selesai istirahat kami akan ke sini " Ujar mommy Ellena .


" Iya Oma ,Makasih " Mommy Ellena hanya mengaguk tersenyum.


" Istirahat lah nanti suamimu marah " Ujar Elvi .


" Iya mom " Jawab Adara .


Lalu ke dua wanita beda usia itu ke luar dari kamar Adara menuju kamar mereka masing-masing .


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


*Dukung terus Raymond dan Adara


Reza dan Raine


like


koment

__ADS_1


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟*


__ADS_2