
devani Aliyah putri seorang gadis berusia 20 tahun putri dari rivan Sulistyo seorang pengusaha dan ibunya bernama sinta Sulistyo ,vani terbilang gadis yg ceria dan pandai bergaul di usianya sekarang vani bekerja sebagi mua dan sebagai penyanyi di suatu wedding organizer
sampai suatu saat dia tak sengaja menabrak mobil seorang cowok yg sangat dingi dan tatapannya datar,kalo bukan raditya mahendra seorang pengusaha sukses dinegaranya berusia 27tahun anak dari pengusaha sukses sahit Mahendra dan ratna Mahendra
*****
pagi yg cerah seorang anak gadis terbangun dengan senyum yg indah menyambut pagi"selamat pagi dunia", itulah kata yg di ucapkan vani menyambut awal harinya
setelah menyelesaikan ritual paginya vani bergegas turun kebawah untuk sarapan pagi bersama ibu,ayah dan kakak laki-lakinya
"hai cantiknya ibu sudah rapi aja emang hari ada job",sapa ibu ketika vani turun
"enggak kok bu hari ini vani lagi ada jajian sama temen di salon mbk rita, mau perawatan",jawab vanni sambil sarapan nasi goreng kesukaannya
disela-sela sarapan ayah vani memberikan kesempatan untuk vani agar kuliah tapi vani selalu menolak dengan alasan ingin mengebangkan usahanya sebagi mua yang terkenal dan ingin terjun langsung kedunia bisnis
__ADS_1
"baiklah jika itu ke inginan mu ayah dan ibu hanya bisa mendukung", kata ayah vani memberikan dukungan kepada anak gadisnya
", terimakasih ayah",jawab vani,dan setelah itu vani bertanya kepada kakaknya",kak vani boleh numpang mobil kakak gak,nyampe salon"
",gak bisa adek ku manis kakak pagi ini ada meeting sama klien", jawab riko yg terburu sambil berdiri dan berpamitan kepada kedua orang tua nya
",ya udh,naik motor saja biasanya jg naik motor," saran ibu
"ya sudah vani berangkat dulu naik motor aja",vani sambil berpamitan kepada ayah dan ibunya
",hati hati ya sayang", ucap ayah dan ibu vani serempak
"nah lho nabrak,mampus gue",ucap vani
dan seketika seorang cowok turun dari mobil dengan gaya cool nya dan datar melihat kebelakang mobilnya yang lecet
__ADS_1
seketika vani tepanah dengan ketapanan adit yg kayak oppa oppa Korea,tapi kekaguman vani hanya bisa di rasakan sedetik saja karena tiba tiba adit berbicara dengan nada tinggi
",kamu,gak punya matanya asal nubruk mobil orang",adit berkata dengan emosi
",maaf gak sengaja,habis kamu tu kalo ngerem jangan mendadak dong jadinya kan aku yg di belakang kaget",ucap vani yg gak mau kalah,dan sedikit ketakutan
",pokoknya aku g mau tau kamu harus ganti rugi 10 juta," jawab adit dengan penuh penekanan
", what's...! 10 juta g salah cuman lecet gitu aja,gak mau aku g ada uang segitu banyaknya",jawab vani dengan cuek
setelah itu radit melihat vani dari bawah sampai atas,dan dia mulai ada ide
",ok kalo kamu gak bisa bayar segitu,aku punya cara agar kamu gak usah ganti rugi", ucap radit sambil mengelilingi vani
"kalo suruh ganti segitu aku g punya,tp kalo ada cara lain untuk mengganti rugi,ok lah asal jangan yang aneh-aneh,"
__ADS_1
", baiklah kalo gitu kita ngobrol nya jangan disini enak kan di cafe saja,"ajak radit
",baiklah"vani pun setuju sambil dia mengirim pesan pada sahabat nya bernama karin bahwa dia datang terlambat