
seminggu telah berlalu adit pun sudah diperbolehkan untuk pulang, dirumah adit hanya bisa mengerjakan urusan kantor yg setiap saat rey harus bolak balik ke rumah adit untuk meminta tanda tangan adit
dirumah vani seperti biasa ibunya vani belum merencanakan untuk mendekatkan vani dan adit
,"van besok weekend ikut kakak ya kerumah temen kakak,"ucap riko setelah sarapan selesai
,"lha kok vani harus temenin sih kak biasanya kakak pergi sendiri,"jawab vani males karena harus ikut kakaknya
,"sekali kali lha dek kenalan sama temen kakak siapa tau jadi demen,"ledek riko
,"apaan kak vani mau fokus bangun bisnis butik vani,gak ada demen demenan,"ucap vani sambil menjulurkan 😛 meledek kakaknya
,"udah rik adekmu jangan digodain terusa, cepetan berangkat kerja,"ucap ayah menengah hi perdebatan adik dan kakak itu
,"iya ibu ayah aku berangkat dulu,dadada adekku,"pamit riko sambil mengacak acak rambut adiknya
,"KAK RIKO,"pekik vani karena jengkel rambutnya di acak-acak riko
ayah dan ibu hanya bisa geleng-geleng melihat tingkah kedua anaknya yang seperti masih anak kecil bila ketemu
__ADS_1
***
akhirnya weekend telah tiba vani dan riko pun bergi kerumah teman riko yang tak lain adalah kerumah adit,vani tak tahu rumah yang dituju adalah rumah adit karena vani tidak pernah datang kerumah adit
,"kak sebenarnya kita tuh mau kerumah siapa sih,"tanya vani
,"kan kamu tau sendiri kakal ngajak kamu kerumah temen kakak,"jawab adit
,"kak aku tau kerumah temen kakak tapi namanya siapa,"jekel vani
,"kamu nanti bakalan tau sendiri,ini tuh rumah temen kakak sekaligus rumah calon mertua kamu,"jawab riko dengan terkekeh melihat ekspresi adiknya
,"kakak tu asal ceplos aja,kenal aja enggak main ngomong calon mertua,"ucap vani
,"yah nanti kalo udah kenal berarti mau dong dek,"ledek riko
,"au ah kak gelap,"ucap vani ketus
karena vani yang jengkel dengan kakaknya hanya diam selama perjalanan,jika dia menjawab pasti kakaknya akan terus-menerus menjahilinya.setelah memasuki sebuah gerbang rumah vani terkesima melihat rumah teman riko yg begitu besar dan mewah, walaupun vani anak orang berada tapi rumah yang di lihatnya sekarang lebih mewah
__ADS_1
,"yuk turun dek,gak usah berkhayal terus besok juga jadi kenyataan,"riko yg menggoda vani
,"amin mak.....,"sebelum vani melanjutkan kata-katanya riko pun meneruskan ucapannya,"jadi kenyataan jadi mantunya yang punya rumah hahahah,"
,"KAKAK nyebelin banget,"sebel vani sambil mukul lengan riko
setelah riko puas menjahili adiknya mereka pun turun dari mobil dan memencet bel rumah
,"assalamu'alaikum bi,"sapa riko pada bi yanti pelayan dirumah adit
,"waalaikumsalam...eh mas riko silakan masuk mas," jawab bi Yanti
,"monggo mas duduk dulu__belum bi yanti melanjutkan bicaranya adit yang turun dari lantai atas bertanya,"siapa bi yang datang?,"
,"vani,"adit,"ucap vani dan adit serentak
DEG.....
vani melihat kearah sumber suara vani kaget.karna rumah yang dikunjungi itu adalah rumah adit,vani menoleh ke kakaknya yang meminta penjelasan dari kakaknya.riko yang melihat tatapan vani hanya menaik turunkan alisan dan tersenyum seakan tidak tau keadaan yang sedang terjadi
__ADS_1