
Di tempat yang berbeda Egi dan Putri sedang menikmati makan malam mereka,
"Malam ini lo cakep banget Put, Egi tak henti henti nya melontarkan pujian kepada Putri"
Pipi Putri memerah bagaikan tomat yang sudah masak,
"Kok pipi lo merah Put ,tanya Egi"
Dengan cepat Putri menutup kedua pipi dengan telapak tangan nya lalu tersenyum malu,
"Mungkin blass on gue kemerahan kali ,Putri mencari alasan"
Sebetul nya Egi menyadari bahwa Putri itu salah tingkah atas pujian pujian nya sehingga ia menahan senyum nya saat menatap Putri,
"Put ..lo udah punya pacar ,tanya Egi serius"
Ucapan Egi berhasil membuat sendok yang Putri pegang terjatuh ke piring nya,
"Lo kenapa Put gak apa apa kan ,Egi merasa panik"
"Hemm ..em gak gak papa kok Gi hehe ..ucap Putri canggung"
"Tadi lo nanya apa ,Putri memperbaiki duduk nya"
"Lo udah punya pacar"
"Kalo udah kenapa dan kalo belum juga kenapa jawab Putri"
"Ya kalo udah berarti gue dosa donk ngajakin pacar orang kencan terus kalo belum berarti gue punya kesempatan lah, balas Egi tersenyum"
"Nih ya gue kasih tau ,kalo gue udah punya pacar gak mungkin gue nerima tawaran lo ngajakin gue keluar terus gak mungkin juga nyokap gue ijinin gue keluar ,jelas Putri"
Mendengar penjelasan Putri membuat ia tersenyum lebar (udah kayak senyum Pepsodent) hahaha
"Syukur deh kalo belum ,Egi bernafas lega"
Mereka pun melanjutkan makan nya kembali..
**
Setelah ia melihat Vino berada di tempat yang sama ,dengan cepat Nichole pun mengirim sebuah pesan di Wa nya,
Nichole : Kak Vino lagi dimana,
__ADS_1
"Vin gue ke toilet dulu ya mau ikut gak ,ucap Vito yang tertawa"
Vino pun melempar nya dengan tissu yang habis ia gunakan untuk mengelap tangan nya,
Merasa pesan Wa nya tidak di balas ,Nichole pun mencoba menelepon Vito yang ia kira adalah Vino,
Tring ..Tring ...Tring ponsel Vito berdering,
Awal nya Vino tak merespon tapi karena selalu berbunyi terus ia pun mencoba melihat ke ponsel Vito,
"Nichole memanggil" ..
Vino pun mengerut kan dahi nya setelah membaca nama yang tertera di layar ponsel Vito"
Sejenak ia berpikir "Nichole siapa ya, apa mungkin dia tanya Vino sendiri"
Tak lama kemudian Vito pun kembali duduk di hadapan Vino,
"Hape lo berdering terus tu , Vino menunjuk dengan bibir nya"
Vito pun mengecek ponsel dan terkejut membaca nama orang yang baru saja ingin menelepon nya, ia menatap Vino sedangkan Vino pura pura tidak tahu,
"Jangan jangan Vino lihat lagi nama yang nelepon di hape gue ,guman Vito dalam hati"
"Kita mau pulang jam berapa, tanya Vino"
"15 menit lagi yah jawab Vito"
"Heemmmm.."
"Gue ke toilet dulu Vit ,mau nitip gak tanya Vino santai"
Mendengar kalimat yang keluar dari mulut kembaran nya itu membuat ia tertawa geli,
Vito kini kembali menatap hape nya dan ia berharap Vino tak menaruh curiga terhadap nya tentang nama Nichole,
Vito pun tak berani membalas apalagi mengangkat telepon dari Nichole saat ia masih bersama Vino,
Sementara di toilet Vino yang hendak berjalan ke toilet pria berpapasan dengan Dety yang baru saja keluar dari toilet wanita,
"Ehh kak Vino ,Dety pun tersenyum"
Vino yang tak bersuara hanya membalas dengan tatapan lalu tersenyum tipis ,
__ADS_1
"Lah kak Vino barusan senyum ya tanya Dety pada diri nya sendiri"
Ia menoleh ke belakang lagi untuk memastikan yang senyum barusan itu memang Vino,
"Bener itu kak Vino tumben dia mau senyum, manis pula senyuman simpel nya itu ,Dety yang masih membayangi senyuman Vino pun balik ia yang tersenyum sendiri lalu meninggal kan toilet dan kembali ke tempat duduk nya.
"Nichole Nichole lo tau barusan gue ketemu siapa tanya Dety"
Nichole yang masih sibuk dengan hape nya menghubungi Vito tak kunjung ada jawaban,
"Nichole gue ketemu kak Vino di toilet barusan"
"Hah ..apa ketemu kak Vino jawab Nichole terkejut"
"Woyy mulut woy mulut teriak lo kayak di apain aja ,celetuk Dety"
Nichole pun menutup mulut dengan dengan kedua telapak tangan nya,
"Sorry sorry... Tadi lo bilang ketemu kak Vino, pantesan telepon dan pesan gue gak di respon"
"Dan lo tw Ni ,baru kali ini gue ngeliat kak Vino senyum"
"Lo baru kali ini tapi gue udah lumayan sering guman Nichole dalam hati"
"Yaudah gue mau nyusul dia dulu ,Nichole berlari ke toilet dan meninggal kan Dety"
"Ayo Vit kita pulang gue udah ngantuk banget ni ,ajak Vino yang baru saja selesai dari toilet"
"Baru jam 9.10 juga kok Vin ,Vito pun tak membantah"
Vino menuju kasir dan membayar semua pesanan nya lalu mereka beranjak keluar kafe,
Sementara Nichole yang sudah mondar mandir di depan toilet pria tak melihat sosok Vino yang keluar dari dalam ,
"Bener bener yaa sih Dety pasti nipu gue ,Nichole pun merasa kesal"
"Woy ..Dety menepuk punggung Nichole"
"Mana kak Vino gak ada nongol kok ucap Nichole"
"Sueerr ..tadi gue ketemu di sini ya mungkin sekarang dia udah keluar"
"Udah 10 menit lo gue nunggu tapi gak ada dia nongol"
__ADS_1
"Yaudah sih kan lo bisa nelpon dia ntar ,dah ah yuk pulang udah malam ,ni tas lo"
Nichole merasa kecewa karena tidak bisa menemui Vino di kafe tersebut.