
"Sayang ..kok sepi mama kamu kemana ,tanya Vito pada Aira"
"Mama lagi ke KL sayang soal nya ada keperluan mendadak jawab Aira"
"Oh iya aku beliin kamu pizza ni ,Vito menyodorkan kotak makanan"
"Waahh .. aku suka maaciihh yah ,Aira mengecup kilat pipi Vito"
Aira pun bergegas ke dapur dan Vito duduk di ruang tamu,
Sambil menunggu Aira ,ia memain kan ponsel nya.
**
"Ini rumah kamu Nichole ,tanya Egi yang memberhentikan mobil nya tepat di depan pagar"
"Iyaa kak Egi kalian mau mampir tawar Nichole"
Egi pun melihat ke Vino yang sedari tadi hanya bungkam ,
"Vin di tanyain tu mau mampir gak ,tegur Egi"
"Terserah, Singkat Vino"
"Hemm .. lain kali aja deh kayak nya Vino lagi PMS, Egi tergelak"
"Gak usah lo tanggepin si curut satu ini ,kata Vino yang melihat Nichole tertawa dengan ucapan Egi barusan"
"Iya iyaa ..jadi gak ada yang mau mampir ni tanya Nichole lagi"
Egi hanya menjawab dengan gelengan, sementara Vino tetap dengan diam nya,
"Yaudah kalo begitu aku turun dulu ya ,thanks ya kak Egi dan kak Vino atas tumpangan nya"
Egi tersenyum dan mengacung kan jempol nya ,kemudian Nichole pun keluar dari mobil.
Setelah mobil melaju Egi memperhatikan Vino yang hanya diam membuat diri nya untuk memulai satu percakapan,
"Lo kenapa sih ada cewek cakep di anggurin"
"Gak kenapa napa"
"Itu temen lo"
__ADS_1
"Iya.."
"Kenapa gak pacaran aja"
"Ngomong apa sih lo bang"
"Dari pada lo ngejomblo terus begini gak enak tau"
"Kayak lo udah punya pacar aja"
"Cari pacar bagi gue gampang hahaha"
"Lo udah gak cocok pacaran lagi ,fokus nih cari istri"
"Gue bakal serius dan mau cari istri kalo adek gue yang satu ini udah punya pacar"
Namun tak ada balasan dari Vino ketika Egi berkata demikian ,kini suasana di dalam mobil kembali hening hanya terdengar lantunan musik yang di putar.
**
"Sumpah gue masih penasaran loh kak Vito sama siapa dan habis dari mana tadi ,Tasya bertanya kepada teman nya"
"Hari ini dia ada hubungi lo gak"
"Gak ada sih"
"Gak ada juga"
"Coba deh lo hubungi kak Vito"
"Gitu yah ..bentar coba gue telpon dia dulu"
Tasya mencari kontak Vito dan segera menelpon nya namun tidak ada jawaban dari Vito"
"Gak di angkat"
"Apa dia masih di perjalanan ,lagi nyetir mungkin"
"Tapi tadi kan kita lihat sendiri kalo yang nyetir itu cowok yang satu nya"
Kini mereka pun saling menatap penuh tanya.
"Yaudah sobat ku jangan di pikirin sekarang kita senang senang ajah, mencoba menghibur Tasya"
__ADS_1
Tasya pun tersenyum kembali dan melupakan sesaat pertanyaan nya yang memutar di pikiran nya.
**
Vito yang sengaja menonaktifkan nada dering nya pun tak menyadari bahwa ada lima panggilan tak terjawab dari Tasya, karna ia sama sekali tak ingin di ganggu saat berduaan bersama Aira,
"Yank .. kamu kapan mau ngajakin aku ke rumah da ngenalin aku ke keluarga kamu ,ucap Aira manja"
"Belum saat nya sayang"
"Terus kapan donk saat nya"
"Nanti dan belum sekarang"
"Kamu serius gak sih sama aku"
"Serius lah ,gak percaya"
"Enggak"
"Kok enggak"
"Habis nya kamu gak pernah mau ngenalin aku ke keluarga kamu"
"Mau sayang mau tapi belum saat nya"
"Belum saat nya mulu ,terus kapan donk"
"Sabar sayang ,untuk saat ini mama aku lagi gak ada di sini"
"Loh kemana"
"Di luar kota karna ada urusan"
"Lama"
"Iya lama dan udah lama mama di sana maka nya aku masih belum bisa ngenalin kamu ke mama"
(Vito memulai alasan baru nya)
*Oh ya ampun sayang kamu gak pernah cerita sih kalo mama kamu lagi gak ada di sini"
"Sekarang udah tau kan"
__ADS_1
"Iya sayang"
Kedua sepasang kekasih ini pun melanjutkan kembali makan pizza nya dan saling bercerita.