Pahlawan Dunia Lain

Pahlawan Dunia Lain
EP 01 : Dimensi Dunia Lain


__ADS_3

Aku bernama Darius. Aku berusia 26 tahun. Di pagi hari yang cerah aku melakukan kegiatan yang biasaku lakukan yaitu bekerja. Di tengah perjalanan menuju kantor aku bertemu dengan junior ku.


"Halo kak Darius" sapa juniorku.


"Halo, hari ini kita pergi barengan".


Namun, di saat kami sedang mengobrol tiba-tiba terjadi perampokan. Perampok itu kabur dan berlari ke arah kami sambil menodong kan pisau. Perampok itu berniat menusuk junior ku.


"Ada apa?" tanya ku


"Sepertinya ada perampokan" jawab junior ku


"Oh tidak, perampok itu berlari ke arah kita. Dia berniat menusuk mu" kata ku.


Tanpa sadar aku bergerak menyelamatkan junior ku. Aku tertusuk tepat dibagian perut. Perampok itu kabur, tidak dapat di kejar.


"Kak darius!. Aku akan panggil ambulans, bertahanlah!" teriak junior ku


Aku yang sudah terbaring sekarat mulai berhalusinasi. Aku melihat bayangan ibu ku yang sudah tiada. Tidak lama kemudian aku mulai kehilangan kesadaran dan mulai menutup mataku.


Saat aku membuka mata aku berada di padang rumput yang luas. Saat itu aku mengenakan pakaian kantorku. Aku bertanya-tanya aku ada dimana sambil berjalan mencari kota atau desa. Setelah berjalan cukup jauh aku melihat sebuah kota dengan penduduk yang ramai. Aku masuk ke kota itu namun, aku dicurigai oleh penjaga kota itu karena pakaian ku yang terlihat aneh di dunia itu.


"Mau kemana kau?" tanya penjaga itu


"Aku mau masuk" jawab ku


"Pakaianmu mencurigakan, untuk saat ini kami akan menahan mu" kata penjaga itu


Aku di interogasi oleh penjaga kota itu.


"Kau siapa?" tanya penjaga itu.

__ADS_1


"Aku darius"


"Kau berasal dari mana?" tanya penjaga itu.


"Aku dari dunia lain. Aku bereinkarnasi ke dunia ini"


"Reinkarnasi? Hahaha! tidak ada yang namanya reinkarnasi! Untuk saat ini kau akan kami tahan" kata penjaga itu.


Tidak lama kemudian kota itu diserang segerombolan monster. Penjaga yang menjaga ku, pergi untuk membantu menyerang monster-monster itu.


"Ada segerombolan monster yang datang ke kota ini!" teriak penjaga gerbang.


"Sial. Aku akan membantu! Kau jangan kemana-mana" teriak penjaga itu.


Aku yang melihat kesempatan untuk kabur berusaha melepas borgol yang dipasangkan di tanganku. Aku mencoba mencari sesuatu untuk membuka borgol itu namun, aku tidak menemukan apapun untuk membukanya.


"Sial, tidak ada apapun yang bisa digunakan untuk membuka borgol ini. Aku akan mencoba menarik tanganku ke arah, mungkin ini hal bodoh untuk dilakukan tapi tidak ada salahnya mencoba" kata ku.


"Mengapa sangat mudah lepas? Ah, nanti saja ku pikirkan yang penting aku kabur dulu dari sini. Aku akan mengenakan kain ini. Aku tidak ingin ditahan lagi karena pakaianku" kata ku.


Aku berkeliling kota itu dengan mengenakan kain yang ada di meja penjaga untuk menutupi diriku. Saat berkeliling aku melihat banyak sekali petualang yang membantu penjaga menyerang monster. Petualang-petualang itu membawa pedang, panah, tombak dan seperti tongkat sihir. Aku mulai berpikir senjata-senjata mereka mirip dengan cerita fantasi dan aku menduga kalau aku berada di dunia yang penuh dengan sihir.


"Mereka membawa pedang, panah, tombak, dan tongkat sihir? Jangan-jangan aku berada di dunia sihir" kata ku


Aku masih tidak percaya aku berada di dunia sihir. Aku memutuskan untuk beristirahat sejenak sambil menenangkan pikiran.


"Tidak kusangka aku bereinkarnasi ke dunia yang penuh dengan sihir" kata ku


Tidak lama kemudian aku melihat penjaga dan para petualang itu kembali. Aku melihat beberapa orang terluka, aku juga melihat penjaga yang menjaga ku kembali. Aku mulai pergi dari tempat itu.


"Sial, mereka sudah kembali. Aku harus pergi dari tempat ini" kata ku

__ADS_1


Tanpa kusadari aku sudah sampai di pasar kota itu. Aku bertanya pada pedagang pasar tentang kota itu.


"Permisi, aku seorang pendatang. Aku ingin bertanya tentang kota ini" kata ku.


"Kota ini bernama kota Renthum. Kota ini berada di pinggiran kota Zerephyra. Kota ini terkenal dengan buah Renfruit nya yang enak. jawab pedagang itu.


"Apakah dikota ini ada guild petualang" tanya ku


"Kota ini memiliki guild petualang. letaknya berada di dekat gerbang utama. Setiap petualang memiliki tingkatan. Mulai dari tingkat E sampai tingkat S. Untuk naik tingkat harus menjalankan misi yang diberikan orang-orang. semakin tinggi tingkat, semakin susah misinya. Untuk naik tingkat juga bisa ditentukan dengan kapasitas sihir dan kemampuan sihir dan senjata saat mendaftar" jawab pedagang itu.


"Begitu ya, terima kasih" kata ku.


Setelah mendapatkan beberapa informasi tentang dunia ini, aku memutuskan untuk mencoba mendaftarkan diri di guild petualang. sebelum mendaftar aku disuruh meletakkan tangan ku di bola kristal untuk mengukur kapasitas sihir dan kemampuan senjata dan sihir.


"Aku ingin mendaftar menjadi petualang" kata ku.


"Jika ingin mendaftar, silahkan letakkan tangan anda di bola kristal ini".


Saat aku meletakkan tanganku di bola kristal, aku mendapatkan hasil dengan kapasitas sihir sebesar 72 ribu, kemampuan menggunakan senjata sebesar 3 ribu, kemampuan sihir sebesar 47 ribu. Seketika semua orang yang ada di guild terkejut melihat kapasitas sihir dan kemampuan sihir ku.


"Apa-apaan dengan kapasitas sihir dan kemampuan sihir mu!?" kata salah seorang di guild petualang


"Memangnya ada apa dengan kapasitas sihir dan kemampuan sihirku?" kata ku


"Apa kau tidak tau artinya? Kau bisa menjadi petulang tingkat S bahkan kau bisa menjadi penyihir terkuat di dunia. Karena penyihir terkuat di kerajaan memiliki kapasitas sihir sebesar 52 ribu. Dan kemampuan sihir sebesar 32 ribu" kata salah satu orang di guild.


"Apa!?" teriak ku.


Aku benar-benar terkejut mendengar hal itu.


@fiqri_hafiz_07

__ADS_1


__ADS_2