
Aku terheran-heran mengetahui bahwa aku bisa menjadi penyihir terkuat di dunia. Aku duduk sebentar sambil menenangkan pikiran. Setelah aku menenangkan pikiran, aku memutuskan untuk menjalankan misi untuk mendapatkan uang karena aku membutuhkan makanan dan tempat tinggal.
"Seriusan nih!? tak kusangka aku bisa menjadi penyihir terkuat di dunia. Ahh sudahlah lebih baik aku menjalankan misi terlebih dahulu karena aku butuh makanan dan tempat tinggal" kata ku.
Aku mencoba mencari misi di tingkat E, namun aku di larang karena aku sudah tingkat S, jadi aku hanya boleh mengerjakan misi tingkat S.
"Aku akan mencari misi yang mudah di kerjakan di tingkat E" kata ku.
"Anda tidak boleh mencari misi tingkat E. Anda sudah tingkat S jadi anda hanya boleh mengerjakan misi ditingkat S" kata penjaga itu.
"baik. um disini ada misi membunuh naga, menyelamatkan desa dari bandit, mengalahkan pengguna mayat hidup. Kurasa aku akan memilih misi menyelamatkan desa. Aku bisa menginap 1 malam didesa dan mendapatkan sedikit makanan. Baiklah! aku akan pergi sekarang" kata ku.
Sesampainya aku di desa itu aku bertemu dengan kepala desa. Aku bertanya mengenai desa itu.
"Permisi, Aku petualang dari kota Renthum" kata ku.
"Oh ternyata kau petualang dari kota Renthum"
"um apa nama desa ini?" kata ku.
"Desa ini bernama Radithum, desa ini sudah menjadi miskin karena kami sering diserang oleh bandit. Kami di paksa memberikan uang kami, jika kami tidak memberikan uang maka kami semua akan dibunuh oleh mereka" kata kepala desa itu.
"begitu ya... kenapa misi didesa ini menjadi tingkat S?" tanya ku
"Pemimpin bandit itu dapat menggunakan sihir tingkat tinggi yang bernama Super Fire Ball. Sihir itu dapat mengeluarkan sihir api yang dapat menghanguskan lawan dalam sekejap"
"Bagaimana cara mengeluarkan sihir?" tanya ku.
"Untuk mengeluarkan sihir diperlukan imajinasi pengguna. pengguna harus mengimajinasikan proses dari sihir yang akan dikeluarkan. semakin baik imajinasi pengguna maka semakin kuat sihirnya" jawab kepala desa itu.
__ADS_1
"Kapan biasanya bandit itu datang?" tanya ku.
"Bandit-bandit itu biasanya datang pada sore hari"
"begitu ya... baiklah aku akan mengalahkan mereka"
Aku juga meminta sedikit makanan agar aku dapat mengalahkan bandit itu.
"Apa aku bisa meminta sedikit makanan? aku belum makan dari pagi" kata ku.
"Baiklah, ini sepotong roti. Hanya ini yang kami punya"
"Terima kasih. Aku bersumpah akan mengalahkan bandit-bandit itu".
Tak lama kemudian bandit-bandit itu datang
"Akhirnya kalian datang juga. Jika ingin barang-barang di desa, kalian harus mengalahkan ku dulu" jawab ku.
"hey hey siapa kau? Kau mau mencari masalah ya. baiklah kami akan melawan mu tapi jika kami menang kau harus menyerahkan semua barang-barang mu, jika kami yang kalah kami akan pergi dan tidak akan mengganggu desa ini lagi" kata bandit itu.
"Baiklah aku terima tantangan mu!"
Kami pun saling bertarung, dan benar saja pemimpin mereka dapat menggunakan sihir tingkat tinggi.
"Super Fire Ball!" kata bandit itu.
"Apa!"
"Aku akan langsung membunuh mu hahaha" kata bandit itu.
__ADS_1
Bandit itu menyerangku dengan sihir nya. Namun aku berhasik menghindar.
"Apa! kau berhasil menghindari serangan ku!" teriak bandit itu.
Aku mencoba meniru serangannya.
"Super Fire Ball"
"Apa! kau menggunakan sihir yang sama dengan ku" kata bandit itu.
"Hiyaa!!!"
Bandit-bandit itu berhasil ku kalahkan. Aku meminta kepala desa itu untuk mengambil barang bandit-bandit itu
"Pak kepala desa, ambil barang bandit-bandit itu untuk keperluan desa" kata ku.
"Baiklah... terima kasih banyak telah membantu kami"
"Pak kepala desa apa aku bisa menginap 1 malam di desa ini? aku tidak punya tempat tinggal" kata ku.
"baiklah kau boleh menginap disini"
Keesokan pagi nya aku kembali ke kota Renthum untuk mengambil bayaran yang sudah di berikan desa Radithum sebagai
imbalan. Imbalan dari desa itu sebesar 7 koin emas. 1 koin emas setara dengan 10 koin perak dan 1 koin perak setara dengan 10 koin perunggu.
"Baiklah.. akhirnya aku memiliki uang untuk menyewa tempat tinggal. Tempat tinggal ini cukup murah, hanya dengan 4 koin perunggu 1 malam sudah bisa menginap disini. Aku juga harus membeli beberapa pakaian untuk ku pakai. Aku tidak bisa terus-terusan menutupi tubuhku dengan kain" kata ku.
@fiqri_hafiz_07
__ADS_1