
Tiga bulan berlalu sejak kami dilatih. Sekarang aku sudah bisa menggunakan berbagai macam sihir. Salah satu nya adalah sihir teleportasi. Aku mampu menguasai sihir teleportasi dalam waktu 2 minggu. Loretta saat itu terkejut terheran-heran melihatku mampu menguasai sihir teleportasi dalam waktu 2 minggu.
"Tak kusangka kau bisa menguasai sihir teleportasi hanya dalam waktu 2 minggu. Padahal aku bisa menguasainya butuh waktu 4 tahun. Kau memang berpotensi menjadi penyihir terkuat di dunia" Ucap Loretta.
"Terima kasih, Aku juga berterima kasih padamu mungkin jika kau tidak mengajari ku dengan benar aku tidak akan pernah menguasai sihir teleportasi. Jadi aku angat berterima kasih padamu" Jawab ku.
Saat ini kami di panggil ke istana. Kami di panggil untuk menemui orang yang bertanggung jawab mengurusi pahlawan kerajaan. Ia bertugas mengurusi semua yang berhubungan dengan pahlawan kerajaan seperti perlengkapan kami. Semua perlengkapan termasuk zirah merupakan pemberian dari kerajaan. Ia bernama Deren.
"Untuk pengambilan misi kerajaan kalian dapat mengambilnya di guild petualang. Jika tidak tahu letaknya bisa tanya pada pengurus pendaftaran di guild petualang. Letak misi kerajaan terpisah dengan misi petualang biasa. Misi kerajaan hanya ada di guild petualang di ibu kota. Itu lah sebabnya pahlawan kerajaan harus tinggal di ibu kota" Ucap Deren.
"Apa bedanya pahlawan kerajaan dengan petualang biasa?" Tanya Rally.
"Semua perlengkapan pahlawan kerajaan di berikan kerajaan sedangkan petualang biasa mereka harus membeli sendiri di toko perlengkapan. Lagi pula misi pahlawan kerajaan sangat berbahaya. Misi pahlawan kerajaan berada di atas tingkata S yaitu S+. Jika raja iblis bangkit kalian para pahlawan kerajaan yang akan di tugaskan untuk mengalahkan raja iblis itu. Oh iya, aku belum memberitahukan 1 hal karena misi tingkat S+ jarang ada, kalian di perbolehkan mengambil misi tingkat S. Kalian cepat pergi ke guild petualang karena sudah kami siapkan misi pertama kalian" Jawab Deren.
Kami pergi ke guild petualang. Kami bertanya pada pengurus pendaftaran itu dimana letak misi khusus pahlawan kerajaan.
"Ruangan khusus pahlawan kerajaan berada di lantai 2 guild petualang dengan pintu berwarna merah" Ucap pengurus pendaftaran itu.
Kami pergi keruangan itu dan bertemu dengan kepala guild petualang.
"Apa kalian kelompok pahlawan kerajaan yang baru terbentuk?" tanya kepala guild.
"iya benar" jawab Rally.
"Ini misi untuk kalian. Misi kalian adalah membunuh naga yang telah menghanguskan hampir setengah kota. Kota itu bernama kota Kaleo. Kota itu berada di selatan kota Renthum. Kepala guild mengatakan untuk sampai ke kota itu di butuhkan waktu 5 hari dengan kereta. Tapi jika terbanh maka dibutuhkan waktu 3 hari" Kata kepala guild.
"Baiklah kita akan pergi menggunakan sihir terbang" Ucap ku.
"Kenapa tidak pakai sihir teleportasi? kan bisa langsung sampai" Tanya Roland.
"Aku tidak bisa menggunakan sihir teleportasi ke kota Kaleo karena aku belum pernah kesana. Jika aku memakai sihir teleportasi yang ada malah kita terjebak di ruang dan waktu" Jawab ku.
"Baiklah kalau begitu kita akan menggunakam sihir terbang" Ucap Rally.
Karena dengan terbang bisa sampai dalam waktu 3 hari, kami semua pun memutuskan untuk pergi dengan cara terbang.
"Baiklah aku akan memberikan sihir terbang pada kalian" Kata ku.
__ADS_1
"Baiklah" Jawab mereka.
Dalam perjalanan aku melihat banyak bukit yang tinggi. Maka dari itu untuk sampai ke kota Kaleo dengan kereta di butuhkan waktu 5 hari karena harus memutar. Tiga hari berlalu. Kami sampai di kota Kaleo.
"Apa-apaan ini! sudah hampir seluruh kota hangus terbakar" Ucap Angelica.
"Hey lihat disana ada penduduk!" Teriak Agustina.
Kami mendatangi penduduk itu dan bertanya mengenai naga.
"Apa yang sedang kau lakukan?" Tanya Klaus.
"Aku sedang memungut barang-barang yang masih bisa di pakai" Jawab penduduk itu.
"Kapan naga itu menyerang?" Tanya Rally.
"Naga itu biasanya menyerang pada malam hari" Jawab penduduk itu.
"Dimana tempat pengungsian? Tanya ku.
"Tempat pengungsian berada di utara yanh berjarak 2 Km dari kota Kaleo" Jawab penduduk itu.
"Berjuanglah" Jawab penduduk itu.
Kami pun bergegas pergi ke tempat pengungsian warga dan bertemu dengan pemimpin kota Kaleo.
"Berapa jumlah korban jiwa dari peristiwa ini?" Tanya Klaus.
"Jumlah penduduk kota kaleo berjumlah 230 ribu. Yang meninggal berjumlah sekitar 40 ribu" Jawan pemimpin kota Kaleo.
"Bagaimana kalau kita mencari di area yang hangus terbakar mungkin saja ada penduduk yang masih selamat" Ucap Agustina.
"Benar juga mungkin masih ada yang bisa kita selamatkan" Ucap Angelica.
Tibalah di malam hari, kami berjaga di arah biasanya naga itu datang. Dan benar saja naga itu datang.
"Aku akan menembak sayap naga itu. Fire ball!" teriak ku.
__ADS_1
Naga itu terjatuh dan kami menyerang naga itu.
"Klaus Agustina aku akan memberikan sihir penguat pada kalian!" Teriak Rally.
" Aku akan membantu kalian! Water Bullet!" Teriak ku.
"Hati-hati naga itu akan mengeluarkan api!" Teriak Angelica.
"Aku akan menahan api itu! Teriak Roland.
"Angelica, kita akan menyerang mata naga itu" Ucap ku.
"Baiklah" Jawab Angelica.
"Fire Bow!" Teriak ku sambil mengeluarkan sihir.
"Naga itu sudah buta! Klaus, Agustina cepat serang naga itu! Teriak ku.
"Ayo Agustina! Death Stab" Teriak Klaus.
"Death Slash!" Teriak Agustina.
"Akhirnya naga itu mati" Ucap ku.
Kami kembali ke tempat pengungsian dan memberitahu kepada semua orang bahwa naga itu telah kami bunuh.
"Semuanya dengar! Naga yang menghanguskan hampir seluruh kota sudah kami bunuh!" Teriak Roland.
Serentak semua warga berteriak kegirangan.
"Terima kasih telah membunuh naga itu. Kalian ingin apa? aku akan menuruti kemauan kalian kalau aku sanggup?" Tanya Pemimpin kota.
"Baiklah, kami ingin tinggal di kota ini satu malam" Ucap Rally.
"Apakah kalian yakin?" Tanya pemimpin kota.
"Kami yakin" Ucap kami bersama-sama.
__ADS_1
Kami tidak bisa meminta sesuatu yang lebih karena kota itu baru saja di serang oleh naga.
@fiqri_hafiz_07