
"Kalau itu benar-benar tunangan pak Kiriyo,jangan sampai ketahuan oleh Rinai" ucap batin ku.
Setelah memasuki kafe pak Kiriyo dan wanita di sebelah nya duduk di depan dekat mesin kasir. Setelah melihat pak Kiriyo bersama dengan tunangan nya aku menjadi sangat sedih,aku sudah tau kalau guru dan seorang murid tidak boleh menjalin hubungan tetapi...,ah sudahlah lebih baik aku mengawasi Rinai agar tidak melihat ke arah pak Kiriyo dan tunangan nya. Setelah beberapa saat makanan dan minuman yang kami pesan pun datang. Saat sedang makan aku secara tiba-tiba ingin pergi ke toilet
"Rinai aku ke toilet dulu ya" ucap ku kepada Rinai
"baiklah" jawab Rinai kepadaku.
Lalu aku pun segera ke toilet yang berada di samping kafe,"menurutku kafe nya cukup unik,karena toilet nya berada di samping kafe tidak di dalam kafe nya" ucap ku di dalam hati. Saat selesai dari toilet aku pun keluar dan mencuci tangan ku, disebelah ku berdiri wanita cantik yang lumayan tinggi, berwarna kulit lumayan putih saat aku melihat wajah nya betapa kaget nya aku wanita yang berdiri disamping ku adalah wanita yang bersama pak Kiriyo atau lebih tepatnya tunangan pak Kiriyo. Aku pun bergegas pergi dari toilet dan menghampiri Rinai, sebenarnya aku ingin sekali bertanya dengan wanita tadi apakah benar kalau dia sebenarnya tunangan pak Kiriyo,tapi nanti dia malah merasa tidak enak.
Setelah beberapa saat aku dan Rinai pergi keluar dari kafe
"Rinai,kamu pulang duluan saja ya"
"Emang kenapa Rina?" tanya Rinai padaku
"Aku mau ketemu seseorang dulu" jawabku
"Siapa?" tanya Rinai penasaran
"Kepo~~~" jawabku dengan nada bercanda
"Kasih tau atuh,pelit kamu mah" jawab Rinai padaku dengan kesal
__ADS_1
"Sudahlah aku duluan ya~~" aku pun kabur dari Rinai
"Dasar kamu Rina!!" teriak Rinai kepadaku
Aku pun mencari-cari orang yang kumaksud. "Dimana?,dimana?,dimana?" ucap batin ku,lalu aku kembali ke kafe "tidak ada disini juga!". "Waaaaahhhhhh dimana sih?!" aku berteriak dalam hati. "Asuka,kita mau kemana lagi?", "aku mendengar suara nya didekat sini!" aku lalu menuju suara yang kumaksud.
"Pak Kiriyo!!, tunggu sebentar pak"
"Rina?"
Aku pun bergegas menghampiri pak Kiriyo. "Maaf saya berteriak kepada bapak"
"Ah tidak apa-apa Rina,jadi ada apa?"tanya pak Kiriyo kepadaku
"Kamu juga ada di kafe tadi Rina?"pak Kiriyo pun bertanya lagi
"Iya pak"
"Ooh begitu ya,ah perkenalkan Rina ini adalah Asuka Eri,dia yang menjadi tunangan bapak,Asuka dia Rina Li muridku" ucap pak Kiriyo memperkenalkan tunangan nya dan diriku
"Halo selamat sore, perkenalkan nama saya Rina Li murid pak Kiriyo" ucapku memperkenalkan diri
"Halo,selamat sore juga Rina,saya tunangan Kiriyo,nama saya Asuka Eri,salam kenal Rina"ucap tunangan pak Kiriyo sambil tersenyum
__ADS_1
"Tapi... apakah tidak apa-apa kalau ada anak murid mu yang tau Kiriyo?" tanya tunangan pak Kiriyo
"Tidak apa-apa kalau itu Rina, benar kan Rina?" jawab pak Kiriyo sambil tersenyum lembar kepada ku
"Eh ah iya tidak apa-apa saya bisa kok merahasiakan nya" jawabku "pertama kali nya liat pak Kiriyo tersenyum lebar seperti itu,saat tersenyum pak Kiriyo tambah tampan ya hehe"ucap batin ku,aku merasa senang melihat pak Kiriyo tersenyum lebar pada diriku.
Setelah pertemuan singkat itu kita bertiga ingin bicara-bicara lagi,tapi sebelum itu kita pergi mencari bangku kosong yang ada di taman tersebut. Setelah ketemu bangku kosong kita lanjut mengobrol. Tunangan pak Kiriyo bertanya-tanya bagaimana pak Kiriyo saat mengajar. Saat kita berbincang-bincang hari semakin sore, matahari sudah berada di bagian barat,dengan warna oranye ke merahan.
"Yah... sayang sekali hari sudah semakin sore saja kita harus pulang" ucap Asuka/tunangan pak Kiriyo
"Tidak apa-apa kalau kamu memang ingin berbicara dengan Rina datang saja ke kampus,tidak apa-apa kan Rina?"ucap pak Kiriyo
"Iya tidak apa-apa pak"jawabku,"aneh sekali padahal dia tunangan pak Kiriyo tapi aku nyaman berada di samping nya"ucap batin ku
"Baiklah ayo pulang Asuka" ajak pak Kiriyo pada Asuka
"Tunggu sebentar Kiriyo" Asuka menahan ajakan pak Kiriyo. "Rina terima lah ini" Asuka menyodorkan sebuah kertas,seperti kertas undangan
"Apa ini?" tanyaku
"Itu adalah undangan pernikahan kita berdua"ucap pak Kiriyo sambil merangkul pinggang Asuka
Maaf jarang upload (。ŏ﹏ŏ)
__ADS_1