
"Uhuk uhuk!, s-sebenarnya ada apa ini?! mengapa saat aku batuk keluar darah dan bunga dari mulutku?! uhuk!". Lalu aku bergegas mengambil tisu dan mengelap mulutku,aku terus-menerus merasa kebingungan apa yang terjadi padaku. Aku ingin pergi ke rumah sakit tetapi aku merasa ragu,bagaimana kalau ini sebuah penyakit yang berbahaya?! aku merasa ketakutan. Dengan rasa takut yang membuatku merasa keringat dingin,aku memutuskan untuk pergi ke rumah sakit. Aku berganti pakaian dan membawa tas kecil yang berisi dompetku dan hp ku. Aku mengenakan jaket yang lumayan tebal karena aku tidak terlalu suka angin malam dan mengenakan celana selutut lalu memakai kaos kaki dan sepatu. Karena saat itu rumah sakitnya lumayan dekat dan aku memutuskan untuk berjalan kaki. Selama diperjalanan menuju rumah sakit aku mencari-cari tentang gejala dari penyakit ku ini,lalu aku menemukan nama dari penyakit ini nama penyakit ini adalah Hanahaki. Di internet aku tidak terlalu menemukan informasi tentang penyakit ini aku hanya mengetahui namanya saja. Tanpa sadar aku sudah berada di depan rumah sakit nya aku pun bergegas masuk. Saat itu rumah sakitnya lumayan sepi dan hening mungkin ini karena sudah lumayan malam.
Setelah itu aku menunggu dokter yang akan memeriksa ku, sembari menunggu aku terus mencari tentang penyakit ini tetapi hasil nya tetap sama, aku sama sekali tidak dapat informasi apapun dari internet lalu aku berfikir"apa ini bukan sebuah penyakit?". Untuk meredakan rasa khawatirku aku beranggapan kalau ini bukanlah sebuah penyakit. Setelah menunggu dokternya aku pun dipanggil keruangan nya untuk diperiksa. Aku pun menjelaskan gejala yang ku alami kepada dokter,saat aku melihat wajah dokternya aku merasakan firasat buruk karena saat aku menjelaskan gejala yang ku alami dokternya merasa sungguh kaget. Dan dokternya pun menjawab
"Jadi itu gejala yang sedang kakak alami yah..." ucap pak dokter
"I-iya dok apa ini sebuah penyakit?" jawabku
"Penyakit yang sungguh berbahaya bagi anak remaja umur 19 tahun" jawab dokternya dengan mata yang merasa iba
__ADS_1
"A-apa?! mengapa berbahaya dok?!" tanyaku dengan suara lantang dikarenakan aku sungguh kaget
"Baiklah saya akan menjelaskan tentang penyakit ini"
"B-baik dok"
"Nama penyakit ini adalah Hanahaki. Hanahaki merupakan sebuah penyakit yang menyerang saluran pernapasan manusia. Penyakit ini mengakibatkan tumbuhnya kebun bunga di paru-paru manusia. Bunga-bunga itu akan terus mekar dan bertumbuh hingga menyumbat sistem pernapasan, termasuk batang tenggorokan. Bila sudah parah, penderitanya dapat meninggal karena kekurangan oksigen" ucap pak dokter.
"Penyakit nya disebabkan oleh patah hati atau cinta yang tak terbalas. Saya tau dengan umur kakak yang sudah 19 tahun memang sudah sepatutnya mencari sepasang kekasih,tetapi kalau begini kakak seharusnya berhati-hati" ucap pak dokter menasehati ku
__ADS_1
"A-apa ada cara menyembuhkan nya dok?" tanya ku dengan penuh harap
"Ada, yang pertama yaitu operasi tapi keberhasilan nya hanya 45% jadi itu terserah kakaknya, yang kedua yaitu cinta kakak terbalas oleh orang yang kakak cintai"
"B-baik dok terima kasih,akan saya pikirkan terlebih dahulu" jawabku dengan senyum yang terpaksa/sedih
"Kalau ada gejala lain lagi bisa datang lagi,ini kartu nama saya disitu juga tercantum nomor saya,jika ingin datang lagi silahkan hubungi saya" ucap pak dokter sambil menyodorkan kartu namanya
"Baik dok".
__ADS_1
Lalu aku pun keluar dari ruangan pak dokter,dan jalan menuju rumah.
Setelah keluar dari rumah sakit yang kurasakan berasa campur aduk sedih,kecewa,takut,khawatir, dan perasaan aneh lain nya. Saat perjalanan pulang aku terus-menerus memikirkan apa yang harus aku lakukan apakah aku harus operasi atau tidak?. Memang ini satu-satunya cara agar aku bisa sembuh tetapi keberhasilan operasi nya sungguh kecil,tetapi tidak mungkin juga pak Kiriyo membalas perasaanku padanya aku terus-menerus memikirkannya. Dan saat aku memikirkannya ternyata aku sudah berada di depan rumah dan aku masuk ke dalam rumah dan mengunci pintu rumahku. Sekarang pukul 20.50 wib, sebentar lagi jam 9 malam,aku binggung ingin melakukan apa dan aku memutuskan untuk melukis bulan yang sedang terang benderang itu. Saat aku mengambil alat-alat lukis tiba-tiba turun hujan, lalu aku memilih untuk melukis bulan dan hujan. Sambil melukis aku menyalakan lagu dengan iringan biola untuk mencairkan suasana. Saat aku melukis suasana sungguh hening yang ada hanya suara iringan biola dari hp ku,dan saat aku melukis aku merasa sedikit lapar lalu aku mengambil beberapa cemilan lagi. Beberapa menit telah berlalu dan sekarang menunjukkan pukul 21.15 wib,karena aku merasa ngantuk aku memutuskan untuk pergi tidur tanpa menyelesaikan lukisan yang ku lukis. Dan pergi menuju kamar untuk tidur. Dan aku pun tertidur.