
Bau tanah yang basah sehabis di guyur hujan memang enak ditambah dengan beberapa teh yang membuat tubuh kita merasa nyaman. Aku terbangun dari tidurku karena bau tanah itu,dan aku memutuskan untuk membuat secangkir teh dan sarapan pagi. Pagi ini sungguh terasa indah dengan matahari yang baru terbit dari arah timur,aku terbangun dari tidurku pada pukul 06.00 wib. Aku sungguh merasa aneh padahal sekarang baru saja bulan Juli,karena seharusnya musim hujan itu datang pada bulan Oktober,tapi yasudah lah yang penting pagi ini aku merasa sangat nyaman. Aku memutuskan untuk beberapa hari kedepannya aku tidak terlalu ingin memikirkan tentang penyakit ku,jika aku terlalu memikirkannya bisa-bisa malah tambah bahaya, karena aku tau bahwa pak Kiriyo tidak akan pernah membalas perasaan cintaku.
Setelah selesai menyiapkan sarapan aku langsung memakannya,sambil memakan sarapan yang ku masak aku menyetel tv. Saat tv ku nyalakan siaran pertama kali muncul/keluar adalah berita dari daerah/pulau lain dan isi beritanya adalah:
"Berita terbarunya hari ini adalah,salah satu seniman dalam negri ini dikabarkan akan menjodohkan salah satu anak mereka. Dan yang dikabarkan nya adalah keluarga seniman lukis yaitu keluarga Li"
"A-apa?! Kenapa? siapa? kakak? atau Abang? atau jangan-jangan aku?!" ucap batin ku.
Aku berlari menuju hp ku untuk menelpon seseorang dan saat itu hp ku ada di kamar aku pun bergegas menuju ke kamar,sesaat aku sudah sampai di depan kamar dan membuka pintu kamar dan mengambil hp ku yang saat itu ada di meja belajarku. Lalu aku menelpon Rinai terlebih dahulu
"Rina maaf ganggu pagi-pagi begini apa kamu sudah liat berita pagi ini?" tanyaku kepada Rinai
"Yang keluargamu itu?"
"Iya,kamu sudah melihatnya bagaimana ini?"
"Bagaimana gimana? bukan nya bagus kalau kamu dijodohkan dengan keluargamu?. Lagi pula kamu memang belum mempunyai pasangan kan?"
Saat itu aku lupa bahwa Rinai belum tau kalau aku memiliki perasaan kepada pak Kiriyo
__ADS_1
"Ta-tapi aku gak mau dijodohkan Rinai!!,selain itu mereka juga tidak bilang padaku tau"
"Tapi itu belum tentu kamu kan yang dijodohkan oleh keluargamu?"
"Eh iya juga ya,ok makasih ya Rinai,maaf ganggu pagi-pagi begini"
"Iya gak apa-apa udah biasa aku. Ok bye Rina"
"Bye Rinai"
"Benar juga ya aku belum tentu yang dijodohkan aduh aku ini aneh banget" batin ku.
Setelah jam pelajaran pertama selesai aku dan Rinai pergi kek kantin untuk membeli beberapa makanan. Saat sampai di kantin aku lalu memesan makanan bersama Rinai, setelah selesai memesan aku dan Rinai pergi mencari bangku yang kosong,lalu memakan makanan yang kita pesan. Kantin sekolah hari ini lumayan sepi kira-kira kenapa ya?,aneh sekali. Setelah beberapa menit kami pun selesai makan dan pergi menuju ke kelas. Saat perjalanan menuju ke kelas pak Kiriyo menghampiri ku,saat pak Kiriyo menghampiri ku aku takut kalau semisal bunga dan darah akan keluar dari mulut ku karena ini di lorong sekolah banyak orang yang melihat aku berharap saja agar bunga dan darah tidak keluar dari mulutku. Pak Kiriyo pun sudah berdiri dihadapan ku,lalu aku spontan langsung menundukkan kepalaku "mengapa aku menundukkan kepala?!" ucap batin ku.
"Rina ada yang mau bapak sampaikan, apa kamu bisa ke ruang guru nanti?" tanya pak Kiriyo
"Eh i-iya pak,tapi ada apa ya pak? tanya ku
"Nanti saja kita bicarakan ya,kalau begitu bapak pergi dulu. Setelah selesai pelajaran ke dua ya kamu ke ruang guru"
__ADS_1
"Baik pak"
Kenapa ya aku sungguh penasaran,tapi yasudah lah aku pun menuju kembali ke kelas.
Saat di kelas aku masih memikirkan nya, sampai-sampai aku tidak terlalu fokus terhadap pelajaran yang sedang diajarkan oleh guruku. Dan setelah beberapa saat pun pelajaran ke dua telah selesai,lalu aku pun bergegas menuju ke ruang guru. Setelah berjalan beberapa saat aku pun tiba di depan ruang guru,aku lalu mengetuk pintu dan berjalan menuju meja pak Kiriyo.
"Permisi pak saya sudah datang seperti yang bapak bilang" ucap ku formal
"Tolong tunggu sebentar ya Rina,bapak masih beres-beres. Karena disini terlalu ramai nanti kita bicarakan di taman yang kemarin ya?. Nanti juga ada Asuka"ucap pak Kiriyo
"Baiklah pak tidak apa-apa,kalau begitu saya duluan ya pak"
"Ah iya silahkan, sekalian kamu beres-beres juga ya"
"Tapi pak pelajaran saya kan belum selesai,masih ada 1 pelajaran lagi"
"Tidak apa-apa bapak sudah izin dengan gurunya,katanya juga tidak apa-apa"
"B-baik pak" jawabku
__ADS_1