
Jangan lupa klik like dan tinggalkan komentar, lalu jangan lupa juga untuk VOTE
❤️❤️
Lah gimana ceritanya ?, Tanya Putri karena masalah ini membuat otaknya bingung.
"Sayang, berarti maksud kamu ada orang lain selain Shinta yang ingin menyingkirkan mu" Tanya Atna pada Kelly menurut pemahamannya, mendengar ucapan dari Atna Kelly langsung mengangguk.
"Kemungkinan besar begitu" Ucap Kelly pada Atna yang masih memikirkan masalah itu.
"Tapi orang itu mengetahui kalau Shinta Juga ingin menyingkirkan kamu" Tambah Atna mengerti maksud Kelly sambil menatap wajah Kelly, dia tidak menyangka kalau banyak orang yang menginginkan nyawanya.
"Berarti maksud kalian berdua Shinta itu dimanfaatkan oleh orang itu, yaaa walaupun dia emang melakukannya" Jawab Putri mendadak mengerti maksud ucapan kakaknya.
"Kalian tenang saja, aku sudah meminta Dio untuk menyelidiki semuanya" Ucap Kelly pada mereka karena takut membuat mereka khawatir dengan dirinya.
"Untuk urusan Shinta, kita akan tetap memberikan kado Ulang Tahun untuknya, dan juga preman suruhannya juga sudah ditangkap dan sudah mengaku kalau dia memang disuruh oleh Shinta" Ucap Kelly pada mereka berdua.
"Tapi, bagaimana kalau bukti itu tidak cukup menangkap Shinta ?" Tanya Putri pada mereka berdua membuat Kelly sedikit tersenyum.
"Kalau beberapa bukti itu sudah pasti bisa memenjarakan Shinta" Ucap Atna menghilangkan kecemasan Putri.
Setelah membicarakan masalah tentang Shinta, kemudian mereka mengobrol sambil canda tawa dengan gurauan mereka, tidak lama kemudian Atna dan Putri kembali pulang karena hari sudah hampir larut, Kelly mengantar mereka sampai depan
Tidak lama kepulangan mereka, Kelly langsung sholat isya lalu bergegas untuk beristirahat. Sedangkan di tempat lain anak buah Kelly, Dio masih tetap menahan preman suruhan dari Shinta dan satu laki-laki misterius itu.
Keesokan harinya Dio sudah disuruh Kelly untuk menyelidiki mobil yang dekat dengan jurang yang terjadi pada kecelakaan Kelly beberapa hari yang lalu. Dio mengatakan pada Kelly kalau sewaktu itu memang ada mobil Shinta yang melintas di daerah itu.
Dio dan anak buah Kelly lainnya pergi mencari tahu ke daerah terdekat mereka bertanya kepada penduduk di daerah itu, menyelidiki dan mencari tahu apa saja yang bisa jadi bukti atas kejahatan Shinta.
"Assalamualaikum" Dio memberikan salam kepada salah satu rumah yang berada di dekat waktu kejadian kecelakaan beberapa hari lalu. Tidak terdengar sahutan apapun dari dalam kemudian Dio mengetuk pintu rumah tersebut agar orang dari dalam bisa mendengar salam darinya.
__ADS_1
Tok..... tok....tok.....
"Assalamualaikum" Dio mengulangi membaca salam agar terdengar oleh orang dari dalam rumah itu. Tidak lama kemudian terdengar sahutan dari dalam rumah itu.
"Wa'alaikumsalam" orang dari dalam rumah tersebut menjawab salam dari Dio kemudian membuka pintu.
"Cari siapa ya kak ?" Tanya Seorang gadis remaja saat setelah membukakan pintu untuknya Dio.
"Saya tidak mencari siapa siapa dek" Ucap Dio gadis remaja itu masih berdiri di dekat pintu rumahnya.
"Kakak siapa ? dan ada keperluan apa datang ke rumah saya ?" Tanya gadis remaja itu heran dan sekaligus penasaran dengan tujuan Dio datang ke rumahnya.
"Saya Dio dek, Saya kesini ingin bertanya, Apakah adek melihat kecelakaan beberapa hari yang lalu, Seminggu yang lalu lah gitu ?" Tanya Dio langsung ke intinya Karena dia harus cepat menemukan bukti kecelakaan Kelly karena ulang tahun Shinta tinggal dua hari lagi.
"Oh, Kecelakaan berapa hari yang lalu" Ucap gadis itu karena memang dia mendengar dari saudara lelakinya kalau beberapa hari yang lalu ada kecelakaan sehingga mobil jatuh ke jurang.
"Kamu melihatnya ?" Tanya Dio antusias karena dia pikir dia bisa menemukan bukti lewat gadis remaja itu.
"Kenapa ekspresi kakak begitu ?" Tanya gadis itu heran dengan ekspresi pria didepannya.
"kenapa bisa kamu tidak melihatnya, sedangkan rumahmu berada di dekat lokasi kejadian, Noh lokasinya disitu, Tidak mungkin kamu tidak pergi ke sana melihat ada orang yang kecelakaan ? " Tanya Dio sambil menunjuk ke arah lokasi kejadian tepat di tempat mobil Kelly jatuh ke jurang.
"Hai kakak, walaupun rumahku dekat dengan lokasi kejadian kecelakaan itu akan tetapi aku tidak berada di rumah waktu itu kak aku sedang berada di luar jadi bagaimana mungkin aku melihatnya" Jawab gadis itu menjelaskan kepada Dio sedikit kesal dengan Dio.
"Lalu bagaimana kamu tahu kalau di sana terjadi kecelakaan beberapa hari yang lalu ?" Tanya Dio Juga kesal dengan jawaban gadis itu.
"Kakak, aku itu disini tidak tinggal sendirian, aku tinggal dengan orang tuaku dan dengan saudara laki-lakiku tahu ?" Gadis itu menjawab dengan kesal pertanyaan Dio.
" Siapa yang memberitahumu kalau di sana terjadi kecelakaan ?" Tanya Dio makin penasaran dengan jawaban gadis itu.
"Kak, kamu kepo ya " Ucap gadis itu membuat Dio Bengong tidak percaya kalau seseorang berbicara seperti itu disaat dia sedang serius.
__ADS_1
"Cepat beritahukan waktu aku tidak banyak untuk bercanda dengan mu" Ucap Dio cepat karena Dia emang harus mendapatkan bukti itu hari ini juga.
"Iidiiih,,,, siapa juga yang sedang bercanda denganmu Uncle:) :) :) " Ucap gadis itu mencemooh kan mentertawakan Dio dalam hati.
"Iya, iya, Yang beritahu aku itu saudara laki-lakiku yang memberitahuku karena waktu itu dia sedang berada di rumah" Ucap gadis itu cepat karena tidak mau membuat laki-laki di depannya itu terlalu lama di rumahnya.
"Lalu dimana kakak mu itu " Tanya Dio lagi pada gadis itu, membuat gadis itu sedikit jengkel karena terlalu banyak pertanyaan dari pria didepannya.
Dia sedang berada diluar, mungkin sebentar lagi pulang" Jawab gadis itu acuh tak acuh menjawab pertanyaan dari Dio.
" Kalau begitu saya menunggu disini saja" Ucap Dio memperbaiki tegaknya di dinding rumah gadis itu.
"Ya sudah, Duduk aja di sana, Sambil menunggu abang saya pulang" Ucap gadis itu menunjuk di kursi di ujung membuat Dio langsung melihat kearah yang ditunjukkan oleh gadis itu dan dia langsung menuju kursi itu untuk duduk.
Setelah melihat pria itu duduk di kursi yang ditunjuknya, gadis itu langsung pergi ke dapur dan membuatkan minuman untuk Dio.
"Terima kasih dek, maaf ngerepotin." Ucap Dio sungkan sambil mengambil minuman yang diberikan oleh gadis itu.
"Iya sama-sama" Ucap gadis itu langsung masuk ke dalam rumahnya.
_
_
Bersambung 🌸
Jangan lupa mampir ke Novel ku yang lain ya kakak² cantik 😍 yang berjudul "Real Dream Girl"
silahkan untuk mampir dan jangan lupa like 👍, komen😉, vote😘 nya dan bintang lima nya 😘.
Assalamualaikum.
__ADS_1