
Jangan lupa klik like dan tinggalkan komentar, lalu jangan lupa juga untuk VOTE
❤️❤️
Atna membersihkan kepala Kelly dengan hati-hati dan melihat ada serbuk daun pada luka Kelly.
"Sssssttttt,,,,, Kelly mulai merasa kesakitan pas Atna membersihkan luka yang agak dalamnya karena ada serbuk daun jadi Atna mengambilnya agar tidak terinfeksi.
"Sakit sayang ?" Tanya Atna dibalas anggukan oleh Kelly kemudian Atna meniup dengan pelan luka yang ada di kening Kelly sedikit agak lama, membuat polisi yang jomblo menjadi iri.
"Sekarang kita ke rumah sakit" Ucap Atna langsung menggendong Kelly, Kelly yang mendengar Atna akan membawanya ke rumah sakit berlagak seperti tidak sakit lagi.
"Sayang, ini sudah enggak sakit lagi kok, nggak sakit kok, nggak usah ke rumah sakit" Ucap Kelly takut dia disuntik saat tiba di rumah sakit.
"Nggak sakit gimana lukanya begini, pokoknya harus di rumah sakit sekarang" Atna tidak mendengarkan dengarkan Kelly untuk tidak pergi ke rumah sakit takut lukanya terinfeksi.
"Iya nih, nggak sakit lagi kok" Ucap Kelly tanpa sadar memegang luka yang ada di keningnya.
"Sssttt,,,,, Kelly malah cemberut karena ketahuan bohong karena takut di bawa ke rumah sakit oleh Atna namun tidak dipedulikan oleh Atna Kelly yang cemberut. Atna takut luka kelihatan terinfeksi.
__ADS_1
"Kalian pergi razia lagi dan yang lainnya nya selidiki kejadian ini, saya mau tahu siapa dalang dari semua ini ?" Ucap Atna tegas dia tidak mau ada orang yang menyakiti wanitanya.
"Baik" Ucap Ali dan polisi lainnya dan langsung pergi ke tempat tujuan mereka masing-masing sedangkan Atna membawa Kelly ke rumah sakit untuk mengobati lukanya.
Saat tiba di rumah sakit Atna menggendong Kelly seperti menggendong anak-anak, Kelly malu diperhatikan oleh orang orang di rumah sakit, dia hanya bisa menyembunyikan mukanya di dada bidang Atna karena malu diperhatikan. Berbeda dengan Atna yang tidak memperdulikan orang-orang yang memperhatikannya.
Dokter membersihkan luka Kelly dibagian kening, lutut kaki dan lengan tangan Kelly. Sedangkan Atna berdiri di samping Kelly memperhatikan dokter membersihkan luka Kelly. Atna mengusap lembut punggung Kelly agar tidak merasa kesakitan saat lukanya dibersihkan apalagi di bagian tangan Kelly lukanya cukup dalam.
Kelly memperhatikan gerakan-gerakan dokter takut dokter itu itu kita tiba menyuntiknya dengan jarum suntik. Saat dokter akan berdiri ini langsung buka suara.
"Dokter mau ngapain, nggak nggak ambil jarum suntik kan ?" Dokter berdiri karena sudah siap membersihkan dan memperban luka Kelly, Dokter tersenyum mendengar pertanyaan Kelly terhadap dirinya.
"Sayang, kamu takut disuntik ?" Tanya Atna tiba tiba dia memiringkan kepalanya tepat di depan wajah Kelly, membuat Kelly gugup karena Atna tiba-tiba tepat di depannya.
"Ng,,ngak, Nggak kok" Jawab Kelly gugup dan langsung memalingkan wajahnya dari Atna. Atna tersenyum melihat Kelly gugup bahkan melihat wajah Kelly yang merah karena malu.
"Takut nggak sih, tapi nggak mau aja disuntik" Ucap Kelly karena dia tahu karena Atna mau menertawakan dirinya nya.
"Sama saja kali sayang" Ucap Atna sambil mengusap-ngusap kepala Kelly karena gemas dengan kelakuan calon istrinya.
__ADS_1
"Iya iya" Ucap Kelly mengalah karena dia memang takut dengan jarum suntik membuat atna tersenyum pada Kelly.
"Lebih baik aku berkelahi menggunakan senjata tajam atau pistol daripada melihat jarum suntik" Tambah Kelly membuat atna langsung terdiam dan berkata.
"Kedepannya kamu harus berhati-hati ya sayang dan tidak ada cerita berkelahi lagi, apalagi menggunakan senjata tajam" Ucap Atna tidak mau Kelly kenapa napa lagi dibalas senyuman oleh Kelly.
"Insyaallah tapi nggak janji ya sayang" Ucap Kelly sambil tersenyum manis pada Atna.
_
_
Bersambung 🌸
Jangan lupa mampir ke Novel ku yang lain ya kakak² cantik 😍 yang berjudul "Real Dream Girl"
silahkan untuk mampir dan jangan lupa like 👍, komen😉, vote😘 nya dan bintang lima nya 😘.
Assalamualaikum.
__ADS_1