
📌JUDUL KARYA
Buat judul yang singkat dan menggambarkan konflik utama dan nilai jual cerita. Hindari judul yang terlalu nyeni/puitis atau terlalu panjang.
Nilai jual yang lebih cocok ditaruh dalam judul buku:
â‘ . Nilai jual tema: reinkarnasi, time travel, ceo
②. Nilai jual profesi: mafia, dokter, ketua osis, ketua sekte bela diri...
③. Nilai jual setting tokoh: istri muda, istri manis, pacar pemarah, orang kaya generasi kedua
Contoh judul bagus (novel wanita):
Dipaksa Pacaran dengan Raja Film
Judul buku populer dan mudah dimengerti, nilai jual yang terdapat adalah setting tokoh utama pria. Dapat diketahui bahwa tokoh utama pria adalah raja film, tampan, dan sukses. Cocok dengan psikologi tipe-tipe wanita yang mengejar/ngefans dengan artis, sangat bisa menarik mereka untuk klik dan membaca.
Contoh judul bagus (novel pria):
Perjalanan Bangkitnya Klan Legendaris
Nilai jual yang terdapat dalam judul buku: bangkit. Dapat diketahui bahwa garis utama artikel tersebut adalah kebangkitan, perjalanan mengubah takdir. Membuat pembaca berpendapat bahwa pasti terdapat banyak konflik serta kemenangan di dalamnya, suasana terangkat, dengan ini menarik pembaca untuk membaca.
------------
📌JUDUL BAB
Judul bab sebaiknya disertai nomor bab, berikut format judul bab yang benar:
Bab XX Judul Bab
Contoh:
__ADS_1
Bab 1 Suami Baruku
Bab 2 Malam Pertama
Hal ini ditujukan agar pembaca dapat menemukan dan mengingat dengan tepat jumlah bab yang telah dibacanya; judul bab juga perlu mendeskripsikan secara langsung poin yang dapat menarik minat pembaca di dalam konten bab tersebut.
------------
📌SINOPSIS
- Do’s:
Sinopsis sebaiknya jangan terlalu pendek, tapi juga tidak terlalu panjang dan bertele-tele.. Gunakan bahasa yang simpel, padat dan jelas.
Selain itu, jangan terlalu banyak menggambarkan karakteristik tokoh. Cukup penjabaran singkat tokoh utama.
Serta, tempatkan poin penting atau garis besar alur dan isi cerita, nilai jual, serta gambaran singkat interaksi tokoh dalam cerita (bisa berupa kutipan dari karya yang bisa menjadi “pancingan” untuk menarik pembaca dan untuk mengetahui gambaran besar ceritamu).
Dan jangan lupa, untuk menyertakan penutup sinopsis berupa kalimat tanya yang membuat penasaran mengenai kelanjutan dan akhir dari konflik ceritamu.
Idealnya, synopsis yang baik terdiri dari 150 – 300 kata.
- Donts:
Hindari menulis sinopsis hanya satu atau dua kalimat atau tidak ada sinopsis (hanya menyapa pembaca). Tetap diperbolehkan menyapa pembaca, namun tidak terlalu panjang.
Contoh synopsis yang baik:
judul novel [Pembunuhan di Kastil Tua]
Delapan orang author berbagai genre diundang untuk merayakan ulang tahun seorang milyuner kaya raya di kediamannya yang mirip kastil tua. Namun, siapa sangka petaka dimulai!   — [Pembuka]
Milyuner itu ditemukan tewas, sehingga membuat para author saling mencurigai. Penyelidikan mulai dilakukan, dan harus berkejaran dengan waktu untuk mencegah para korban lain berjatuhan.  — [Masalah - Konflik]
__ADS_1
Siapakah sang pembunuh sebenarnya? Rahasia kelam apa yang disembunyikan para author itu?
Penuh ketegangan dan intrik, ikuti misteri yang ada di dalam cerita ini!  — [Kalimat pertanyaan dan ajakan]
------------
📌COVER
Kebanyakan orang berpendapat bahwa cover tidak penting, tapi saat adanya paparan, kebanyakan orang akan fokus pada cover, jadi saat memastikan hak cipta tidak bermasalah, sebisanya buat cover kita terlihat bagus, dan sesuai dengan konten yang ada.
- Do’s:
â‘ Cocok dengan judul/atau isi cerita
②Lengkap
③Memiliki teks judul dan nama penulis
- Dont’s:
â‘ Gambar tidak buram
②Pastikan resolusi gambar baik juga tidak saling menabrak antara gambar dengan judul.
③Bukan karakter IP anime/visual idol
④Hindari menggunakan gambar artis atau tokoh terkenal, idol, juga SS (screen shot) atau gambar game atau anime. Pastikan gambar yang digunakan bebas hak cipta.
Contoh cover yang menarik:
❀❀❀
__ADS_1