Panduan Menulis Novel (NovelToon Official)

Panduan Menulis Novel (NovelToon Official)
2.4 Bagaimana menulis cerita yang memuaskan?


__ADS_3

Poin puasnya adalah plot yang bisa membuat pembaca merasa senang dan puas. Mereka secara tidak sadar akan terbawa  emosi ketika sedang membaca dan memuaskan keinginan yang tidak dapat mereka peroleh dalam kehidupan nyata.


Tetapi poinnya, bukan hanya untuk kata “puas”, tetapi plot juga harus masuk akal.


Misalnya yang sering dipakai dalam novel; meningkatkan puas dengan melawan penjahat. Kalau tokoh sampingan wanita hanya mengeluh sedikit tentang tokoh utama (wanita), tetapi sebelumnya tidak ada kontradiksi, lalu tokoh utama menjadi sangat marah dan berkelahi dengan tokoh sampingan, ini tidak masuk akal. Tokoh utama sudah bisa dianggap sakit jiwa. Tetapi jika kedua tokoh ini sudah mengumpulkan banyak kontradiksi, lalu ejekan terakhir membuat tokoh utama marah, ini baru masuk akal.

__ADS_1


Melawan penjahat dalam cerita memuaskan, perlu diperhatikan dahulu bagaimana tokoh utama menahan amarah. Sebab, setelah melawan, tokoh utama harus bangga. Misal, jika tokoh utama dulu kehilangan kerja karena tokoh sampingan, putus dengan pacar, pada akhirnya hanya dikasih kata “maaf”, maka plot seperti ini sudah tidak bisa puas, malah membuat pembaca merasa semakin sedih. Selain itu, manfaat yang diperoleh dari melawan juga harus sesuai. Hanya sedikit orang yang mau bertengkar hebat dengan orang lain demi sedikit keuntungan kecil, ini juga merupakan rasionalitas dari plot.


Melawan bisa dibagi banyak macam: perubahan hidup, balas dendam, dan lain-lain.


Poin-poin puas ini sangat sesuai dengan psikologi pembaca, membantu pembaca mencapai/mendapatkan perasaan yang mereka tidak bisa dapatkan dari kenyataan.

__ADS_1


 


❀❀❀


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2