
Waktu silih berganti dari detik ke menit, menit ke jam,jam ke hari dan begitu seterusnya rutinitas sekolah yg berangkat pagi pulang siang sampai waktu tiba mereka harus berpisah untuk melanjutkan impianya masing2.
Hari-hari mereka disibukan dengan kesibukanya masing-masing mulai dari Nadin yang mengambil langkah untuk tidak meneruskan kuliah karena Nadin sadar akan kekuarga nya yang pas-pasan selain itu ia memiliki 2 adik yang masih kecil iya tak mau menambah beban orang tua,ia memilih kerja jd buruh pabrik yang lumayan dekat dengan rumahnya,sehingga ia bisa pulang seminggu sekali untuk menengok orang tuanya.
Berbeda dengan Mita, Aulia dan Hasna melanjutkan kuliah di perguruan tinggi.
berbeda dengan Vinza dan Esti mereka masuk kursus salon sesuai dengan hobi mereka yang merias diri.
Dengan kesibukan masing2 mereka jadi jarang ketemu,ngobrol aja via whatsap.
Hingga suatu hari si Nadin menemukan seorang teman baru yanh namanya Zahra. Ia berkerja tidak satu pabrik,melainkan sampingan pabriknya tetapi Nadin dan Zahra berencana ngekos bersama karena kalau tidak ngekos hanya capek bolak2lik kerumah saja.
Ngekos sekamar ditempati berdua selain hemat uang jd punya teman juga di kamar jadi tidak kesepian,kamar ditempati juga lumayan besar dengan uk springbad 200x180 lumayanlah buat berdua masih nyaman.
Dari sinilah kisah lika liku asmara Nadin dimulai..
※※※
Ayam berkokok pertanda pagi telah tiba,sang mentari mulai menampakkan diri. Awal pekan yang dinanti untuk berutinitas seperti biasa lagi,waktunya bangun pagi dan siap-siap pergi berkerja kembali.
"Diiin nadiiin, nadiiin banguun udah jam 5 pagi, "teriak mama Nadin membangunkan Nadin sambil menyiapkan sarapan buat Nadin.
__ADS_1
"iya maa,"sahut Nadin sambil meraba-raba bntal cari hp memastikan pukul 5 pagi.
"Sana mandi, sholat trus sarapan,nanti ketinggalan mobil jemputan lho kalau tidak bergegas,"jelas Mama Nadin sembari berjalan kesana kemari ambil gelas piring untuk menyiapkan makan Nadin.
"Siap mama ku sayang,,,"sahut nadin sambil berjalan ke kamar mandi.
setelah selesai mandi nadin sholat dan bergegas kemeja makan untuk.menyantap makanan yang sudah disiapkan mamanya.
"semua keperluanmu dikos sudah dibawaa semua din"tanya mama memastikan tak ada yang ketinggalan
"udah kok ma"jawab nadin sambil memyantap makananya.
udah kebiasaan mama nadin kalo awal.pekan lagi2 haru s bangun kebih awal.untuk menyiapkan sarapan nadin,
pukul tengah 6 tepat mobil jemputan datang.
"tiiiiin tiiiiiiin"
klakson mobil jemputan yang begitu menggelegar
nadin pun bergegas keluar tak lupa ia berpamitan ke papanya yang masih tidur
__ADS_1
"nadin berangkat y pa"
"iya din,hati2 ya,sahut papanya agak setengah sadar bangun,sambil menjulurkn tanganya untuk bersalaman
"nadin berangkat y ma,"cium tangan mama kemudian masuk ke mobil
Perjalan dari rumah ke pabrik nadin selama setengah jam menit, biasanya dimobil sepi karena kebanyakan orang pada manfatin waktu setengah jam buat tidur, lumayankan kan buat memejamkan mata sebentar sebelum berkerja.lalu lalang sepeda motor dan mobil semakin lama semakin semprawut pertanda telah sampai tempat kerja. Karena sudah terbiasa ikut jemputan pak sopir sudah otomatis berhenti di depan pabrik tempat bekerja Nadin sebelum masuk kerja biasanya Nadin mampir kekos dulu untuk menaruh tasnya.
setelah sampai termenunglah Nadin menatap sepeda motor yang berlalu lalang sambil menunggu disabrangkan pak satpam pabrik yang membantu karyawan menyebarang di jalan raya.
"kapan yah aku diantar cowok sampai ke pabrik,kapan juga punya cowok sih aku apa iya ngejomblo trus aku"gumam Nadin didalam hati.
"Astagfirulloh kok barusan aku tadi bilang apa sih,"Nadin bermonolog sendiri didalam hati
"ingat din gak usah mikir yang aneh2 deh,nanti juga ada waktunya,"lanjut gumamnya.
"Nadin,din Nadin."
teriak suara samar2 dari kejahuan yang memecahkan lamunannya.
"nadiiin,"teriaknya lagi sambil melambaikan tangan diantara kerumunan orang.
__ADS_1
tetapi nadin tak mengetahuinya siapa gerangan yang memanggil Nadin menoleh kekanan kekiri menyari sumber suara itu berasal dari mana,ia pun tak menemukanya,
BERSAMBUNG...