Pemilik Tulang Rusukku

Pemilik Tulang Rusukku
empat


__ADS_3

Disepanjang jalan nadin masih memikirkan nomer wa baru itu ia berfikir salah satu mekanik yang layout tadi.


"assalamualaikum,"sapa nadin melihat pintu kamar kos terbuka,


mebuang tubuhnya ke springbade empuknya


menatap atas sambil memegang hp menunggu balesan dari nomer tersebut.


"udah pulang din,duluan akunkan,"ikut tiduran disamping nadin


nadin diam dan mengangguk


"kenapa kamu wajahnya lecek abis lesu banhet kayaknya kamu sakit?"terka zahra


"gak kok"jawab nadin sambil mengusap mukanya


"ada yang dipikirin din,apa cerita dong"


"gak ada cuman agak kepikiraan ini nomer siapa apa nomer mas2 mekanik yg layout td,gitu lho,jelas nadin sambil menunjukan nomer hp


"owh itu,maaf ya sebelumnya peace,"ucap zahra sambil memunjukan jari tekunjuk dan tengahnya kyak ngajak damai sambil cengengesan


"kenapa?!"sahut nadin bersemangat


"itu tetanggaku,dia merengek minta nomer cwe,ya udah aku kasih nomer kmu secara kan kamu ngejombloooo,,"sambill mendoyongkan muka kehadapan nadin dan ngejomblonya dikeraskan suaranya


"emange situ gak,situ kan juga ,ngejombloo " balas nadin ke zahra


"y udah deh sama2 jomblo diam"sahut zahra


orang jomblo mah gitu suka ejek2an wkwkw


"kok gak bilang2 dulu sih ra,"lanjut nadin dengan nada tinggi


"aku kan udah minta maaf tdi,hehe

__ADS_1


misal.aku bilang pasti kamu tidak bolehin kan."


"iya juga tapii kaaan"belum selesai ngomong dipotong zahra


"ya udahlah,ditanggepi aja dulu dicoba aja dulu,itung2 dapet teman chating dari pada gabut terus,"rayu zahra


mengelaikan nafas dan mengakah iya dehh


"aku mau mandi dulu ntar gantian y biar gak kecut masak cantik2 kecut,siapa hayo kemaren yang gak mandi" goda zahra sambil berdiri menuding nadin


ambil bantal melemparkan ke arah zahra


zahra menghindar dan kabur ngacir ke kamar mandi.


"boleh kenalan mba?."terlintas notifikasi wa


nadin membuka dan membalasnya


"boleh ini siapa y?"


"*aku oky tetangga zahra,aku dapat nomer kamu dari zahra,"


"owh oky tetangga zahra ya*,"


"iya,kira2 aku ganggu gak y,aku chat ada yang marah gak nih?"


nadin terdiam kok gini amat sih kayak ngece banget deh kalo aku ini ngejomblo


"sabar din,,jangan diambil hati"bergumam sendiri


"gak kok,"


jawabku singkat padat dan jelas


belum oky membalas nadin pamitan mau mandi

__ADS_1


"eh aku mau mandi dulu ya,"


"iya,yang bersih biar harumnya sampai sini,"


oky merayu


nadin cuman membaca aja


bergegas melepas hijab yang dipakainya dan bersiap2 mandi gantian dengan zahra


"sana din gantian mandi"perintah zahra


"siap boskuhh,"


beranjak dr kamar sembari ambil pakaian ganti dan kekamar mandi


sementara zahra asyik menyisir rambut panjang ia habis keramas,bahagia kali dia pulang awaal bisa keramas biasanya pulang malam2 terus.


hp nadin terus berbunyi suara wa masuk


"baru dapat kenalan tadi hpnya tak henti2 bunyinya,nadin2 cantik tpngejomblo terus,"


"eh padahal yang bilang juga jomblo,ckckck," zahra bermonolog sendiri sembari memeperhatikan hp nadin yang sejak tadi berbunyi wa masuk terus menerus


"kenapa kamu ra ketawa sendiri gitu,kamu gak kesambet kan,kamu zahra kan?" sambil pegang pundak zahra,


zahra melotot memperhatikan nadin,dengan mata berbinar2 layaknya orang kesurupan


nadin ketakutan


"nadiiiin"ucap zahra sambil ketawa,ia jailin nadin


"iiih zahra resek deh,,"ucap nadin jengkel


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2