
"woyy" teriak Zahra tiba2 tepat disamping Nadin
"eh kamu ra,kok gak satu mobil tadi sama aku,kamu kesiangan y,"terka Nadin sambil menuding tekunjuk kehadapan Nadin.
"hehe iya tadi malam kemalaman tidurnya,"jawab Zahra tersipu malu.
Memang mobil jemputan Nadin dan Zahra ada 2 yang pagi dan agak siang sedikit terpantau 15 menit. Biasanya Nadin dan Zahra ikut yang lebih awal supaya lekas sampai ditempat pekerjaan lebih awal dan bisa mampir ke kosan sebentar untuk menaruh tas dan istirahat sejenak,kosan dan pabrik lumayan dekat cuman 5 menit nyampai.
setelah sampai kos nadin dan zahra memyiapkan seragam yang akan dikenakanya kemudian bersiap2 untuk berangkat tak lupa dengan id card tanda pengenal dikalungkan dilehernya untuk absen masuk pabrik.
"Nadin kamu pulang jam berapa ntar lembur gak?" tanya Zahra sambil siap2 ganti seragam kerja
"belum tau ra,biasanyanya SPL keluar jam 2nan gitu"jelas Nadin ke zahra.
berdiam sambil berfikir pekerjaan hari ini layout model style baju baru.
"kenapa emang,kayaknya sih pulang lebih awal soalnyanya tempatku layout mesin"jelas Nadin
"emmm gpp, pengen curhat ajahh"jawab zahra sambil senyum manja
"yaelah baru 1 hari gak ketemu udah kangen aku ajaah",,goda nadin ke zahra
"ya gpp dong,dari pada kamu tak ada yang ngangenin,memding dikangenin aku,"
__ADS_1
ejek zahra sambil mengacak jilbab nadin yang rapi.
"iya deh aku kalah",jawab simple nadin yg masih berkaca memperbaiki jilbanya yang penyok akibat diacak2 zahra.
"berangkat yuk biar gak telat,"ajak zahra
"bentarr,,"
sibuk.merapikan jilbab segi empatnya yang acak kadul tak usai2 dicopotlah dan diulangi dari awal.
"kamu bawa kunci satunya kan din,awas jangan sampai ketinggalan,nanti gak bisa masuk kalo kamu pulang duluan,"jelas zahra
"siap boskuh", sambil berpose hormat
"ayo,semangat awal pekan pokonya," jawab nadin menyemangati zahra
"kamu mah enak oulang awal,lha aku," ucap zahra
"y gpp dong biar uangnya banyak,wkwk,"goda nadin
waktu menunjukan pukul 6.30 bergegaslah nadin dan zahra berangkat bekerja.
sesudah disabrangkan pak satpam nadin dan zahra berpisah karena memang pekerjaan mereka beda pabrik
__ADS_1
Kerja pabrik itu harus sabar,karena ikut orang,nadin pernah berfikir kapan keluar dari pabrik ini untuk selamanya,berharap suatu hari nanti berkerja sendiri tidak ikut orang lain lagi dan berharap setelah menikah tak berkerja pabrik lagi fokus mengurus suami dan anak2nya. Bekerja Ikut orang lain itu harus sabar semuanya pokonya,sabar absen hadir,sabar antri pulang sabar antri makan,sampai mau buang air kecil juga harus sabar begitupun dengan sholat juga harus sabar juga,bahkan keluar gerbang pintu pabrik juga harus sabar,pokonya melatih kesabaran banget deh.Makanya jangan heran kalau lagi liburan si Nadin suka bermanja ria dikamar menikmati waktu senggangnya.
"Haii.."terlintas nomer baru menyapa Nadin
"Tteeeettttt.."
belum sempat bales chat wa bel pertanda bekerja dimulai.
"nomer siapa y,"gumam Nadin didalam hati.
disepanjang kerjanya nadin masih penasaran nomer siapakah itu tumben ada yang wa biasanya hp sepi kayak kuburan.
"Apa ini salah satu dari mereka y,,"pikir Nadin sambil melirik mekanik yang berjejeran dihadapanya.
"Ahh gak mungkin ahh,masak ia,"bermonolog sendiri
"tapi mungkin saja salah satu dari mereka tertarik padaku,"gumamnya lagi dengan percaya dirinya
hari itu layout mesin karena style baru jadi semua mekanik ketempat kerja nadin untuk mengatur mesin2nya jadi agak santai waktu kerjanya. nadin pulang lebih awal dari zahra. setelah keluar pabrik bergegaslah ia mencari handphone dan membalas chatnya
"Hai juga,"
balas singakat nadin
__ADS_1
BERSAMBUNG...