
diusia marlina yang meranjak lima belas tahun, setelah menaiki kelas IX, tiga tsanawiyah.pertemanan pastinya makin akrab dan dekat saja.indah teman sekelasnya yang super lucu yang sering membuat marlina tertawa dibuatnya.memgagumi abang kelas, cowok yang putih dan tampan.awalnya karna berteman marlina dan indah sama-sama mengagumi abang itu.cowok itu pandai berpidato dan agak pemalu gitu.
seiring berjalannya waktu...marlina dan indah semakin mengagumi abang kelasnya itu.
"huh, ganteng kali abang itu kan mar" kagum indah
indah yang terlihat agak alim itu ternyata baanyak mengerti tentang cinta..walau masih tsanawiyah, dia lebih dewasa memahami kisah cinta.
"aku ngikut ajalah in" jawab marlina
selain itu diam-diam marlina mengagumi cowok hitam manis berlesung pipit bersama teman seasramanya..latifa.
karena tanggapan cowok itu terkesan cuek dan gak dihiraukan, marlina akhirnya tak mengagumi abang kelasnya yang itu.tetap mengikut abang yang bermarga ritonga.
ujian nasional berlalu....
selesai sudah duduk dibangku tsanawiyah.
karena acara perpisahan kelas IX tsanawiyah dan XII aliyah berbarengan, bagi yang rumahnya jauh tetap diasrama sampai hari H nya.marlina dan beberapa tema lainnya yang kampung halamannya jauh..terpaksa menetap diasrama.kakak kelas yang lain sibuk mempersiapkan untuk hari perpisahan nanti, marlina dan teman yang lainnya sibuk sendiri diam-diam mencuri menonton tv di ruang aula...., maklum muka tv semua agak petak tuh mukanya😅
kekaguman terhadap abang kelas itu, semakin hari semakin besar, karna mulai menyukai ya
__ADS_1
sering juga marlina kesel dengar kalau cowok itu menyukai adek kelasnya.memanglah cowok pantang liat cewek cantik.
tamat mts.
libur dirumah nenek dari mamak,menyenangkan
malamnya, wawan mondar mandir tuh dari atas kebawah...mengendarai motornya yang super ribut itu.maksudnya pasti mau liat marlina yang udah pulang.kalau teringat kisah dengan wawan sih pasti seneng.
pas banget sepi..kesempatanlah wawan mendekati marlina
"udah tamat mts ya dek?"
"gimananya dek, jawaban cinta abang itu..kan adek bilang tamat adek mau ngasih jawaban ke abang!"
"hmmm, kayaknya kawan ajalah kita ya..aku gak mau nanti banyak gosip dari orang tentang aku dan kau"
"ngapain didengarin kata-kata orang lain dek, gak ada gunanya dek"
"itukan menurutmu,kalau aku gak mau digosipin orang-orang"
"ya kalau gitu ya..mau gimana lagi..kawannya kita ya..konco kan" senyum wawan, marlina juha membalas senyum
__ADS_1
"sebenarnya sukanya aku samamu wan, tapi gak mau aku jadi bahan gosipan orang-orang nantinya" bathin marlina menatap wawan.
setelah itu hari-hari wawan dan marlina setiap malamnya dilalui bersama gabung sama teman yang lainnya.
wawan yang memainkan gitarnya, menyanyi dengan bibi mirna.marlina hanya duduk disebelah wawan...malah marlina bersandar dibadan wawan.itu saja sudah membuat marlina senang..teman tapi mesra.
kesannya setiap malam bersama bercerita, wawa yang membuat lelucon.
didalam malam sepi pun marlina teringat madon, abang kelasnya yang dikaguminya.
libur semester telah tiba....dan nomor hp yang dulu marlina terima dari madon.kina sudah bisa saling smsan...ouhh malam marlina semakin indah saja rasanya...walau dari smsan yang lucu dan terkadang saling menggombal..cukup membuat marlina senang
sms yang lucu dan awalnya marlina tidak mengetahui artinya
"lagi dumika dek"
"ini nama kampung atau apa ya" bathin marlina
smsan berlanjut sampai memasuki semester baru....kini marlina murid baru dibangku aliyah...
rasa kagum berubah menjadi suka bahkan cinta
__ADS_1